Rabu, 18 Februari 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Innovation

Mahasiswa UB Buat Pewarna Makanan Antioksidan Dari Bunga Telang

31 Juli 2017
in Innovation
Reading Time: 1 min read
Mahasiswa UB Buat Pewarna Makanan Antioksidan Dari Bunga Telang

Tim mahasiswa Universitas Brawijaya (UB), Malang dan pewarna makanan Blue CT. (Foto: UB/Youngsters.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Belakangan ini banyaknya produksi makanan yang menggunakan bahan pewarna untuk menarik konsumen. Sayangnya, pewarna makanan itu bisa berbahaya apabila dikonsumsi. Untuk itu, mahasiswa dari Universitas Brawijaya (UB), Malang, berinovasi membuat pewarna alami dari bunga telang.

Bunga telang sendiri memiliki nama lain clitoria ternatea. Sebuah tumbuhan merambat yang biasa ditemukan di tepi hutan atau pekarangan rumah. Bagian dari bunga telang ini dapat digunakan sebagai bahan pewarna terutama pewarna makanan.

Bubuk itu diberi nama Blue CT, sebuah inovasi bubuk pewarna alami tinggi oksidan yang memanfaatkan teknologi ultrasonik sebagai upaya produk pangan bebas pewarna sintetik. Demikian dilansir dari laman UB, Minggu (30/7/2017).

Baca juga :   Kantong Plastik dari Biji Durian

Bunga telang ini mengandung antosianin yang merupakan pigmen larut air yang secara alami terdapat pada berbagai jenis tumbuhan. Pigmen ini memberikan warna pada bunga, buah, dan daun. Sementara kandungan antioksidan pada Blue-CT sendiri berasal dari kandungan flavonoid dan antosianin yang merupakan komponen senyawa terbanyak pada bunga telang.

Proses pembuatan bubuk pewarna dari bunga telang tersebut adalah dengan mengekstraksi bunga telang dengan teknologi ultrasonik. Metode yang biasa dikenal dengan Ultrasound-Assisted Extraction (UAE) digunakan karena teknik ini tergolong cepat dalam mengekstraksi dan lebih sedikit mengonsumsi energi.

Selain itu penggunaan metode ultrasonik ini juga memungkinkan pengurangan pelarut, sehingga menghasilkan produk yang murni. Di proses ini juga, metode ultrasonik diterapkan untuk mengekstrak komponen makanan yang salah satunya adalah antioksidan.

Walaupun pewarna ini berasal dari bahan alami, pewarna berupa bubuk ini memiliki keunggulan lain yakni dapat memperpanjang umur simpan dari produk. Pasalnya, dalam bubuk bikinan mahasiswa ini memiliki kadar air yang rendah.

Baca juga :   Biokuping, Plastik Dari Kulit Pisang

STEVY WIDIA

Tags: bunga telangpewarna makananUniversitas Brawijaya (UB) Malang
Previous Post

Jakarta Memasuki Tahap Hacksprint Gelombang 2

Next Post

Kemenkominfo Kampanye Internet Sehat Bersama Miss Internet Indonesia

Related Posts

Unair
Innovation

Inovasi Tim Mahasiswa Vokasi Unair Ubah Bunga Telang Jadi Skincare

26 Juli 2021
0
MORICO: Alat Pembuatan Asap Cair dari Limbah Batok Kelapa dengan Teknologi Disco
Innovation

MORICO: Alat Pembuatan Asap Cair dari Limbah Batok Kelapa dengan Teknologi Disco

20 Agustus 2018
0
Universitas Brawijaya Juara Umum Nasional Kesenian Reog
News

Universitas Brawijaya Juara Umum Nasional Kesenian Reog

26 September 2017
0
Load More
Next Post
Kemenkominfo Kampanye Internet Sehat Bersama Miss Internet Indonesia

Kemenkominfo Kampanye Internet Sehat Bersama Miss Internet Indonesia

Debora Gondokusumo: Populerkan Superfood Asli Indonesia

Debora Gondokusumo: Populerkan Superfood Asli Indonesia

Sampah Plastik Diuji Cobakan Jadi Aspal

Sampah Plastik Diuji Cobakan Jadi Aspal

Discussion about this post

Recent Updates

SK Innovation E&S

Dukung Startup Hijau, SK Innovation E&S Perkuat Ekosistem Wirausaha Muda di Indonesia

17 Februari 2026
Beasiswa BCA

BCA Berikan Beasiswa Bakti 2026 kepada 700 Mahasiswa dari 20 Perguruan Tinggi

16 Februari 2026
ONIC

ONIC Juara Free Fire Battle Rush Series 2026, Buktikan Dominasi Jelang FFWS SEA

16 Februari 2026
AwanPintar.id

AwanPintar.id: Indonesia Jadi Sumber Serangan Spam dan Malware Terbesar Sepanjang 2025

16 Februari 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
pendanaan Fintech

Inilah 5 Fintech dengan Pendanaan Terbesar di Indonesia Tahun 2025

15 Mei 2025
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
SK Innovation E&S

Dukung Startup Hijau, SK Innovation E&S Perkuat Ekosistem Wirausaha Muda di Indonesia

17 Februari 2026
Beasiswa BCA

BCA Berikan Beasiswa Bakti 2026 kepada 700 Mahasiswa dari 20 Perguruan Tinggi

16 Februari 2026
ONIC

ONIC Juara Free Fire Battle Rush Series 2026, Buktikan Dominasi Jelang FFWS SEA

16 Februari 2026
AwanPintar.id

AwanPintar.id: Indonesia Jadi Sumber Serangan Spam dan Malware Terbesar Sepanjang 2025

16 Februari 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version