Senin, 18 Mei 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Innovation

Produk Tempe Ini Berbahan Baku Biji Karet

21 Maret 2022
in Innovation
Reading Time: 2 mins read
Tempe

Tempe. (Foto: ilustrasi/istimewa)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Tempe adalah makanan yang umum di Indonesia. Namun beberapa kali terjadi krisis ketersediaan tempe karena naiknya harga bahan baku berupa kedelai. Hal ini menginspirasi tim mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) membuat inovasi dengan mengolah biji karet menjadi tempe.
Tim UNY beranggotakan Tegar Ristianto dan Alifah Nur Aqrimah prodi Pendidikan Sejarah, Aji Nur Wijaksono prodi Pendidikan Fisika. Mereka tergabung dalam program Pejuang Muda di Sumatera Selatan. Mereka dibantu oleh Mangara Klose Siahaan dari Prodi Teknik Sipil Intitut Teknologi Sumatera, Gulfi Oktariani serta Nadya Lucyana Prodi Sistem Komputer Unsri.

Tim ini ditempatkan di Desa Babat, Kecamatan Penukal, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir, Sumatera Selatan. Di sini mereka berbagi dengan masyarakat tentang pengolahan tempe dari biji karet.

Tegar Ristianto menjelaskan, kegiatan ini diadakan karena prihatin pada kondisi masyarakat yang belum memiliki pekerjaan sampingan setelah menyadap karet dan banyaknya biji karet yang belum dimanfaatkan sebagai bahan baku olahan pangan.

“Biji karet yang jatuh dari pohon hanya dibiarkan begitu saja dan hanya sebagian yang digunakan sebagai bibit oleh petani,” ujar Tegar dikutip dari laman uny.ac.id.

Di samping itu, sosialisasi dilaksanakan bertujuan untuk memberikan pandangan baru bagi masyarakat bahwa biji karet yang menjadi potensi besar di Desa Babat akan memiliki nilai jual lebih jika masyarakat mau tergerak untuk memanfaatkannya, seperti mengolah menjadi tempe.

Alifah Nur Aqrimah menjelaskan, biji karet mengandung 31,6 % karbohidrat, 15,6% protein, 40,9% lemak dan sisanya adalah minerak dan asam sianida. Oleh karena itu asam sianida ini harus dihilangkan dengan cara perendaman selama 24 jam dan perebusan selama 90 menit.

Asam sianida mempunyai sifat mudah larut dan mudah menguap sehingga saat perendaman akan terbuang bersama air. Sedangkan proses perebusan zat linamerase dan asam sianida akan terakumulasi.

“Tempe dari biji karet lebih lembut daripada tempe kedelai, tidak cepat menjadi busuk dan dapat disimpan selama 2 minggu di dalam lemari es,” terang Alifah.

Selain itu, tahap peragian (fermentasi) adalah tahap penentu keberhasilan dalam membuat tempe. Selanjutnya, tempe dikemas sesuai dengan selera, dapat menggunakan plastik ataupun daun pisang.

Plastik atau daun pisang yang telah berisi biji karet dilubangi dengan menggunakan jarum yang terbuat dari kayu ukuran kecil kira-kira 8-10 lubang untuk setiap sisi atas dan sisi bawah. Tempe disimpan di tempat yang tidak tertutup.

Untuk menghindari pembusukan pada tempe karena suhu yang terlalu panas, usahakan di tempat yang terjadi sirkulasi udara. Tempe didiamkan kurang lebih selama 2×24 jam. Setelah itu tempe siap diolah menjadi makanan yang lezat dan bergizi tinggi.

Pejuang Muda merupakan program sinergi antara Kementerian Sosial RI, Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi serta Kementerian Agama yang diperuntukkan bagi mahasiswa agar berperan dalam penanganan kemiskinan dan masalah sosial di masyarakat.

 

STEVY WIDIA

Tags: biji karetinovasiprogram Pejuang MudatempeUniversitas Negeri Yogyakarta (UNY)
Previous Post

Meta Luncurkan Komik Inspirasi dari Komunitas, Kreator, dan Pelaku Usaha

Next Post

Kunjungi Posko Layanan, Menkominfo Apresiasi Kesigapan TelkomGroup Bangun Infrastruktur ICT Mandalika GP Series

Related Posts

Aspire for Startups 2026
Startup & Entrepreneurship

Dukung Startup Awal, Aspire Luncurkan Program Insentif dan Uji Coba AI Senilai US$500.000

13 Mei 2026
0
Avnet & HKSTP DfMA Launchpad
Startup & Entrepreneurship

Avnet & HKSTP Ajak Startup AI Gabung di DfMA Launchpad

12 Mei 2026
0
L'Oreal Big Bang 2026
Startup & Entrepreneurship

L’Oréal Cari Startup Teknologi untuk Masa Depan Kecantikan di Big Bang 2026

12 Mei 2026
0
Load More
Next Post
Posko Layanan Mandalika

Kunjungi Posko Layanan, Menkominfo Apresiasi Kesigapan TelkomGroup Bangun Infrastruktur ICT Mandalika GP Series

Flip Globe

Flip Turunkan Biaya Transfer Uang ke Singapura Lebih dari 50%

Microsoft Indonesia dan KUMPUL

Warung Pintar Dukung Pemberdayaan Pengusaha Perempuan di Ekosistem Warung

Discussion about this post

Recent Updates

Ekonomi Digital Indonesia

Kontribusi UMKM Diproyeksikan Capai 58% Pasar E-Commerce Asia Tenggara pada 2029

18 Mei 2026
Pertamina Goes to Campus 2026

Pertamina Goes to Campus 2026: Dorong Inovasi Mahasiswa di Sektor Energi Berkelanjutan

18 Mei 2026
Subholding Transmisi PLN IEEFA

IEEFA Usul PLN Bentuk Subholding Transmisi Guna Atasi Kesenjangan Investasi Jaringan Listrik

18 Mei 2026
Rumah Pintar Evomab

Tren Rumah Pintar di Indonesia Meningkat, Sistem Keamanan Digital Kian Diminati

18 Mei 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Ekonomi Digital Indonesia

Kontribusi UMKM Diproyeksikan Capai 58% Pasar E-Commerce Asia Tenggara pada 2029

18 Mei 2026
Pertamina Goes to Campus 2026

Pertamina Goes to Campus 2026: Dorong Inovasi Mahasiswa di Sektor Energi Berkelanjutan

18 Mei 2026
Subholding Transmisi PLN IEEFA

IEEFA Usul PLN Bentuk Subholding Transmisi Guna Atasi Kesenjangan Investasi Jaringan Listrik

18 Mei 2026
Rumah Pintar Evomab

Tren Rumah Pintar di Indonesia Meningkat, Sistem Keamanan Digital Kian Diminati

18 Mei 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version