Sabtu, 4 Juli 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline

Peran Cloud dan AI dalam Mewujudkan Industri 4.0

10 Oktober 2021
in Headline, Industry
Reading Time: 2 mins read
Industri 4.0

Untuk mendukung implementasi industri 4.0, Kemenperin akan bangun pusat inovasi (Foto: Ilustrasi/youngster.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Indonesia telah memasuki era Industri 4.0, yang ditandai dengan semakin meningkatnya konektivitas dan interaksi. Juga, semakin terintegerasinya batas antara manusia, mesin, dan sumber daya lainnya melalui teknologi informasi dan komunikasi.

Hadirnya era ini pun membuka peluang besar bagi Indonesia untuk meningkatkan produktivitas tenaga kerja dalam negeri, menguatkan pangsa pasar ekspor global, dan mencapai visi Indonesia sebagai negara dengan ekonomi digital terdepan di Asia Tenggara.

Demi mencapai visi tersebut, transformasi digital dalam negeri perlu semakin diakselerasi. Dan pada prosesnya, cloud serta artificial intelligence (AI) memainkan peranan yang sangat penting. Khususnya bagi industri, cloud dan AI memegang peranan strategis untuk meningkatkan kolaborasi, otomasi, produktivitas, dan kemampuan analisis data, sehingga memungkinkan pelaku industri untuk tetap terdepan.

Berdasarkan data dari Kementerian Perindustrian, industri manufaktur memberikan kontribusi terbesar atas kenaikan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang mencapai 7,07% pada triwulan II tahun 2021, di mana sektor manufaktur merupakan sumber pertumbuhan ekonomi tertinggi, yaitu sebesar 1,35%. Dengan dukungan cloud dan AI, maka industri manufaktur berpotensi memberikan kontribusi yang lebih besar lagi.

Pada praktiknya, salah satu tantangan terbesar yang dijumpai oleh industri manufaktur adalah efisiensi dan optimalisasi proses perencanaan produksi. Peluang itu ditangkap perusahaan teknologi Microsoft, yang memperkenalkan Open Manufacturing Platform.

Memanfaatkan teknologi Cloud-based Manufacturing SaaS Applications, platform ini memungkinkan pelaku industri untuk mengakses berbagai data secara real time, sehingga mampu membangun insights yang komprehensif dan memudahkan pengambilan keputusan atau penetapan rencana bisnis. Data yang dimaksud misalnya, prediksi supply-demand, penjadwalan produksi berdasarkan demand pasar, pemilihan mesin yang paling optimal, dan sebagainya.

Seperti namanya, platform ini terbuka untuk seluruh pelaku industri manufaktur. Semakin banyak yang berpartisipasi, semakin besar pula insights yang dapat ditarik. Para pelaku industri bahkan bisa saling berkolaborasi melalui berbagi mesin untuk meningkatkan efisiensi biaya operasi  sehingga tercipta optimalisasi kapasitas industri.

Dalam perjalanannya, sejumlah keberhasilan pemanfaatan cloud dan AI dalam industri manufaktur di Indonesia telah cukup banyak dihasilkan. Misalnya: Hologram Indonesia, sebuah perusahaan teknologi kreatif yang mengembangkan potensi penerapan Mixed Reality di berbagai industri dalam negeri, sukses membantu berbagai industri -termasuk manufaktur- untuk membuat proses kerja sehari-hari menjadi lebih efektif, lancar, serta hemat biaya. Skopie, sukses mengembangkan Production Integrated Monitoring System yang memberikan manfaat berupa meningkatkan pengiriman tepat waktu, serta optimalisasi proses dengan program digitalisasi yang berpotensi mengurangi biaya hingga sebesar 10%. Juga, Jejak.in, perusahaan startup Indonesia yang menyediakan solusi berbasis Artificial Intelligent (AI) dan Internet of Things (IoT), sukses mengembangkan solusi teknologi berbasis Microsoft Azure untuk membantu mendemokratisasi pengimbangan carbon offset.

Semua itu menunjukkan bagaimana kolaborasi (seperti melalui asosiasi dan mitra) sangat diperlukan untuk mempercepat transformasi digital industri.

Dan, pada akhirnya, seluruh transformasi digital ini diharapkan akan berdampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi digital Indonesia. (*AMBS)

 

 

Tags: Artificial Intelligence (AI)cloudindustri manufakturMicrosoftOpen Manufacturing Platform
Previous Post

Berkat UMKM, e-Commerce Ini Duduki Posisi Teratas Pengguna Terbanyak di Indonesia

Next Post

ISYF Coaching Class V.2 Pelatihan Keterampilan Kesejahteraan Digital Bagi Pelajar

Related Posts

Agentic AI
Digital Business

AI Agent Diprediksi Jadi Tren Teknologi, Pasar Asia Capai US$782 Juta pada 2025

30 Juni 2026
0
Tren AI untuk Bekerja
Technology

Kini AI Bukan Lagi Sekadar Tren tapi Jadi Cara Baru Bekerja

26 Juni 2026
0
Skill AI
Technology

AI Tak Lagi Masa Depan, Tapi Skill yang Akan Dibutuhkan di Semua Industri

22 Juni 2026
0
Load More
Next Post
Startup Indonesia

ISYF Coaching Class V.2 Pelatihan Keterampilan Kesejahteraan Digital Bagi Pelajar

Fleet Management

TransTRACK.ID Raih Pendanaan Awal Rp 8 Miliar

telemedicine

Telkomsel Hadirkan Aplikasi Robocall Untuk Permudah Layanan Online Rumah Sakit

Discussion about this post

Recent Updates

Meta Pocket

Tanpa Perlu Coding, Meta Luncurkan ‘Pocket’ untuk Bikin Mini-Game Berbasis AI

3 Juli 2026
Pendanaan Startup Asia Tenggara 2026

Investasi Sektor Teknologi Asia Tenggara Tembus US$7,4 Miliar di Semester I-2026

3 Juli 2026
Aplikasi Mobile OCTO CIMB Niaga

Aplikasi OCTO Siap Luncurkan Asuransi Sun Life, Tinggalkan Konsep Super App

3 Juli 2026
Ekspansi OMOWAY Indonesia

Kantongi Pendanaan Puluhan Juta Dolar, OMOWAY Bidik Pasar Indonesia untuk Ekspansi Motor Listrik Pintar

3 Juli 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Meta Pocket

Tanpa Perlu Coding, Meta Luncurkan ‘Pocket’ untuk Bikin Mini-Game Berbasis AI

3 Juli 2026
Pendanaan Startup Asia Tenggara 2026

Investasi Sektor Teknologi Asia Tenggara Tembus US$7,4 Miliar di Semester I-2026

3 Juli 2026
Aplikasi Mobile OCTO CIMB Niaga

Aplikasi OCTO Siap Luncurkan Asuransi Sun Life, Tinggalkan Konsep Super App

3 Juli 2026
Ekspansi OMOWAY Indonesia

Kantongi Pendanaan Puluhan Juta Dolar, OMOWAY Bidik Pasar Indonesia untuk Ekspansi Motor Listrik Pintar

3 Juli 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version