Kamis, 21 Mei 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home News

BKPM Susun Juknis Investasi Asing di E-commerce

27 Mei 2016
in News
Reading Time: 2 mins read
BKPM Susun Juknis Investasi Asing di E-commerce

BKPM (foto : istimewa)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) segera menyusun petunjuk teknis (juknis) mengenai implementasi investasi asing untuk e-commerce.

Direktur Pemberdayaan Usaha BKPM Pratito Soeharyo mengatakan, petunjuk teknis disusun setelah Peraturan Presiden Nomor 44/2016 tentang daftar bidang usaha yang tertutup dan bidang usaha yang terbuka dengan persyaratan di bidang penanaman modal atau biasa disebut Daftar Negatif Investasi (DNI) itu disahkan pada 18 Mei lalu.

“Soal juknis (petunjuk teknis) sedang dipelajari dan disusun karena berkaitan dengan operasional. Akan diatur pula kerja sama kemitraannya karena harus sesuai UU Penanaman Modal dan kepentingan usaha kecil menengah (UKM),” katanya dilansir Antara belum lama ini di Jakarta.

Dalam pembaruan DNI, sektor e-commerce yang tadinya tertutup untuk asing, kini bisa 100% terbuka untuk asing namun diwajibkan bermitra dengan usaha kecil menengah (UKM).

Ada pun bidang usaha marketplace terbuka 49% bagi asing untuk nilai investasi di bawah Rp 100 miliar. Usaha tersebut bisa terbuka 100% untuk asing dengan minimal investasi Rp 100 miliar atau setara US$ 8 juta.

“Kemitraan usaha e-commerce, bentuknya seperti apa, sudah ada. Jadi nanti juknisnya akan berisi tentang bentuk kemitraan dan pengawasan. Sehingga walaupun jumlahnya 100%, asing tetap harus bermitra,” katanya.

Menurut Pratito, pengawasan merupakan bagian penting dalam aturan mengenai investasi tersebut. Pasalnya, pengawasan diperlukan untuk memantau kemitraan dengan UKM benar-benar terjadi sehingga para pelaku UKM bisa naik kelas.

Juknis sendiri, lanjut dia, akan disusun BKPM berdasarkan masukan kementerian/lembaga terkait serta para pelaku usaha dan asosiasi.

“Perpresnya baru keluar pekan lalu, jadi setelah keluar kami susun juknis. Target rampungnya secepatnya karena perlu ada kerja sama dengan pihak terkait, seperti Kementerian Komunikasi dan Informatika hingga kepolisian,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum Bidang Kebijakan Publik Indonesia e-commerce Association (IdEA) Budi Gandasoebrata mengaku pelaku usaha “e-commerce” masih menunggu juknis investasi perdagangan online itu.

Namun, ia berharap skema kemitraan yang diatur nanti akan memdorong industri e-commerce lokal agar bisa lebih maju. “Kami tidak ingin Indonesia cuma jadi pasar. Kami ingin pemain e-commerce Indonesia jadi tuan rumah,” katanya.

STEVY WIDIA

Tags: Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM)Daftar Negatif Investasi (DNI)e-commerceinvestasi asingPeraturan Presiden Nomor 44/2016
Previous Post

JNE Siap Bantu UKM Kalsel

Next Post

Inovasi Vivo Bagi Kaum Urban

Related Posts

Pasar Quick Commerce Asia Tenggara
Digital Business

Momentum Works: Pasar Quick Commerce Asia Tenggara Tembus Rp113 Triliun

20 Mei 2026
0
Ekonomi Digital Indonesia
Digital Business

Kontribusi UMKM Diproyeksikan Capai 58% Pasar E-Commerce Asia Tenggara pada 2029

18 Mei 2026
0
Pasar E-Commerce Asia Tenggara 2029
Digital Business

Pasar E-Commerce Asia Tenggara Diprediksi Tembus US$289,8 Miliar pada 2029

15 Mei 2026
0
Load More
Next Post
Inovasi Vivo Bagi Kaum Urban

Inovasi Vivo Bagi Kaum Urban

CEO Microsoft Dukung Komunitas Developer di Indonesia

CEO Microsoft Dukung Komunitas Developer di Indonesia

Waspadai Pemerasan Lewat Online

Waspadai Pemerasan Lewat Online

Discussion about this post

Recent Updates

Kartu Untung Superbank

Gandeng KakaoBank, Superbank Luncurkan Kartu Untung Berbasis Gamifikasi

20 Mei 2026
Pendanaan Startup Asia Tenggara

Peta Baru Pendanaan Startup Asia Tenggara

20 Mei 2026
Oki Ramadhana CEO INA

Resmi! Oki Ramadhana Ditunjuk Jadi CEO INA Periode 2026-2031

20 Mei 2026
Aplikasi Co-Living Cove App

Atasi Kesepian Gen Z, Cove Luncurkan Fitur Media Sosial Pertama di Aplikasi Co-Living

20 Mei 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Kartu Untung Superbank

Gandeng KakaoBank, Superbank Luncurkan Kartu Untung Berbasis Gamifikasi

20 Mei 2026
Pendanaan Startup Asia Tenggara

Peta Baru Pendanaan Startup Asia Tenggara

20 Mei 2026
Oki Ramadhana CEO INA

Resmi! Oki Ramadhana Ditunjuk Jadi CEO INA Periode 2026-2031

20 Mei 2026
Aplikasi Co-Living Cove App

Atasi Kesepian Gen Z, Cove Luncurkan Fitur Media Sosial Pertama di Aplikasi Co-Living

20 Mei 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version