Kamis, 21 Mei 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline

Blibli Bangun Gudang di Lima Kota

28 Juni 2016
in Headline, News
Reading Time: 1 min read
Blibli Bangun Gudang di Lima Kota

Gudang Blibli.com menampung lebih dari 800.000 barang. (Foto : Istimewa/Youngsters.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Untuk mendukung kecepatan operasional sekaligus upaya mendekatkan diri dengan pelanggan. Perusahaan e-commerce Blibli.com akan membangun enam gudang baru di Jakarta dan empat kota lain. Semua sistem operasional itu didukung dengan teknologi informasi canggih.

Saat ini, perusahaan memiliki tiga gudang (warehouse) untuk melayani konsumen di Jadetabek yang terletak di Cawang, Jakarta Timur, lalu Batuceper, Tangerang, dan Cakung, Jakarta Timur. Jika ditotal ketiga memiliki luas sekitar 16.000 meter persegi.

CEO Blibli.com Kusumo Martanto berkata, mereka menargetkan akan membangun satu gudang baru beserta sistemnya di sekitar Marunda, Jakarta Utara.

“Ini akan jadi sentral. Luasnya mencapai 10 hektar,” kata Kusumo dalam jumpa pers belum lama ini di Jakarta.

Gudang baru lainnya ditargetkan bisa memenuhi kecepatan operasional dan pengiriman barang di luar Jakarta dan luar Jawa. Gudang-gudang itu akan dibangun di Surabaya, Semarang, Medan, dan Balikpapan, dan ditargetkan rampung pada pertengahan 2018.

Gudang baru ini juga akan dijadikan hub bagi Blibli dalam melayani pengiriman barang ke konsumen.
Bagi e-commerce dengan model bisnis e-ritel, gudang atau warehouse memegang peran penting dalam mengelola stok barang, penyimpanan, memproses pemesanan, pengemasan, sampai pengiriman.

Blibli saat ini menampung lebih dari 800.000 barang yang dengan penambahan antara 10.000 sampai 15.000 barang per pekan. Kusumo mengklaim conversation rate Blibli sepanjang operasional 2016 ini mencapai 3,5 sampai 4 persen di perangkat desktop dan sekitar 6 persen di perangkat mobile.

Sejak 2015, Blibli memperbarui sistem teknologi mereka yang dirancang agar melepas ketergantungan dengan vendor penyedia solusi. Jika sebelumnya mereka memakai solusi dari IBM, kini Blibli membangun sendiri sistem operasional mereka agar lebih efisien dan cepat di masa depan.

Tak mengherankan untuk saat ini, pengeluaran terbesar perusahaan dialokasikan untuk sumber daya manusia dan sistem operasional.

Perusahaan menargetkan pada 2021, bisnis Blibli bisa balik modal, atau 10 tahun setelah berdiri pada 2011.

 

STEVY WIDIA

Tags: bliblie-commercegudang
Previous Post

Bukalapak.com Dorong UKM Beralih ke E-commerce

Next Post

Kopi Indonesia Hadir Di Ajang World of Coffee Expo Dublin 2016

Related Posts

Pasar Quick Commerce Asia Tenggara
Digital Business

Momentum Works: Pasar Quick Commerce Asia Tenggara Tembus Rp113 Triliun

20 Mei 2026
0
Ekonomi Digital Indonesia
Digital Business

Kontribusi UMKM Diproyeksikan Capai 58% Pasar E-Commerce Asia Tenggara pada 2029

18 Mei 2026
0
Pasar E-Commerce Asia Tenggara 2029
Digital Business

Pasar E-Commerce Asia Tenggara Diprediksi Tembus US$289,8 Miliar pada 2029

15 Mei 2026
0
Load More
Next Post
Kopi Indonesia Hadir Di Ajang World of Coffee Expo Dublin 2016

Kopi Indonesia Hadir Di Ajang World of Coffee Expo Dublin 2016

First Media Sediakan Aplikasi Mobile Terbesar

First Media Sediakan Aplikasi Mobile Terbesar

Inilah Film Horor Dengan Pendapatan Terbesar Sepanjang Masa

Inilah Film Horor Dengan Pendapatan Terbesar Sepanjang Masa

Discussion about this post

Recent Updates

Kartu Untung Superbank

Gandeng KakaoBank, Superbank Luncurkan Kartu Untung Berbasis Gamifikasi

20 Mei 2026
Pendanaan Startup Asia Tenggara

Peta Baru Pendanaan Startup Asia Tenggara

20 Mei 2026
Oki Ramadhana CEO INA

Resmi! Oki Ramadhana Ditunjuk Jadi CEO INA Periode 2026-2031

20 Mei 2026
Aplikasi Co-Living Cove App

Atasi Kesepian Gen Z, Cove Luncurkan Fitur Media Sosial Pertama di Aplikasi Co-Living

20 Mei 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Kartu Untung Superbank

Gandeng KakaoBank, Superbank Luncurkan Kartu Untung Berbasis Gamifikasi

20 Mei 2026
Pendanaan Startup Asia Tenggara

Peta Baru Pendanaan Startup Asia Tenggara

20 Mei 2026
Oki Ramadhana CEO INA

Resmi! Oki Ramadhana Ditunjuk Jadi CEO INA Periode 2026-2031

20 Mei 2026
Aplikasi Co-Living Cove App

Atasi Kesepian Gen Z, Cove Luncurkan Fitur Media Sosial Pertama di Aplikasi Co-Living

20 Mei 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version