Sabtu, 27 Juni 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home News

Buku Putih Tentang Serangan Siber di Indonesia Siap Diluncurkan

23 Oktober 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
Keamanan Siber Indonesia

Serangan siber (Foto : istimewa/ilustrasi)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Data McKinsey menunjukkan bahwa selama pandemi COVID-19, rata-rata orang Indonesia menggunakan perangkat selama 6 jam sehari. Sejalan dengan meningkatnya aktivitas di internet di masa pandemi, risiko terjadinya serangan siber juga harus tetap diwaspadai.

Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) menyatakan selama semester 1 di tahun 2020, terdeteksi sekitar 149.783.617 serangan siber ke Indonesia dan meningkat lima kali lipat dibandingkan periode yang sama di tahun 2019.

Untuk itu, Center for Digital Society (CfDS) di Universitas Gadjah Mada Yogyakarta dan Onno Center, lembaga think tank dari Indonesia untuk sektor teknologi dan komunikasi berencana meluncurkan whitepaper tentang keamanan siber di Indonesia.

“Perpindahan aktivitas ke ranah digital yang kemungkinan besar tetap terjadi setelah pandemi berakhir ini menuntut masyarakat untuk semakin meningkatkan literasi digitalnya, terutama dalam hal keamanan,” kata Anisa Pratita Kirana Mantovani, Research Manager, CfDS dalam keterangannya, Jumat (23/10/2020).

Menurut dia, penyusunan whitepaper (buku putih) turut dilandasi oleh tujuan untuk memberdayakan para pengguna dalam mencegah dan menghadapi serangan siber, dan bagaimana para pemangku kepentingan lainnya dapat mengambil perannya.

Sementara itu Onno W. Purbo, ahli teknologi informasi yang giat menyuarakan literasi digital sekaligus pendiri Onno Center, yakin atas rekomendasi yang diberikan di dalam whitepaper ini. “Serangan siber memiliki dampak yang sangat besar, baik untuk perusahaan maupun untuk pengguna, belum lagi jika urusan pemerintah terlibat. Di tengah pandemi yang mendorong kita untuk serba digital ini, kolaborasi antar pemangku kepentingan itu perlu terus disuarakan dan diwujudkan,” ujar Onno.

Whitepaper berjudul “Pentingnya Kemitraan untuk Memperkuat Keamanan Siber Indonesia” menyorot tren utama yang saat ini dan akan terjadi di dunia keamanan siber, serta sejumlah rekomendasi untuk memperkuat keamanan siber. Sejumlah rekomendasi yang diberikan diantaranya, Pemerintah melanjutkan kepemimpinan di dalam transformasi digital, menciptakan regulasi yang sejalan dengan industri.

Pentingnya transparansi di tingkat perusahaan tentang kebijakan dan praktik keamanan siber, agar dapat memberikan keyakinan kepada pemangku kepentingan. Peningkatan sumber daya melalui riset dan pengembangan, serta mempercepat literasi digital untuk memberdayakan pengguna dalam hal keamanan digital. Kolaborasi antar pemangku kepentingan untuk bersama-sama melindungi dunia siber.

Penyusunan whitepaper ini mendapat dukungan dari TikTok. ” Kami berkomitmen untuk membangun lingkungan yang nyaman kepada para pengguna, selagi melindungi keamanan platform kami dari tantangan industri. Kami ingin pengguna mendapatkan pengalaman internet yang terbaik, yang berarti bisa berkreasi dengan aman. Karena itulah, keamanan pengguna menjadi prioritas kami,” kata Arjun Narayan, Director of Trust & Safety, TikTok APAC.

TikTok sekarang memasuki tahun ketiga di Indonesia dan menjadi rumah dari kreativitas bagi banyak masyarakat Indonesia. “Kami mendukung kerjasama antara CfDS dan Onno Center dan menyambut rekomendasi untuk berkolaborasi lebih jauh dengan para pemangku kepentingan. Hal ini tentunya untuk meningkatkan keamanan serta memberdayakan pengguna agar lebih aman di internet,” kata Donny Eryastha, Head of Public Policy, TikTok Indonesia, Malaysia, dan Filipina.

 

STEVY WIDIA

Tags: Center for Digital Society (CfDS) Universitas Gadjah MadaOnno Centerserangan siberTikTokwhitepaper
Previous Post

Tim Mahasiswa ITB Masuk Final University Startup World Cup 2020

Next Post

Tingkat Hunian Naik, RedDoorz Indonesia Luncurkan Brand Baru

Related Posts

anak
Technology

Jutaan Akun Anak Dinonaktifkan, Platform Digital Mulai Perketat Perlindungan Pengguna Muda

27 Juni 2026
0
Industri Musik Digital
Industry

Industri Musik Digital Tumbuh, Mastercard Gelar Program Artist Accelerator SEA

25 Mei 2026
0
ByteDance
Digital Business

Laba ByteDance Anjlok 70% Akibat Investasi Besar-Besaran di Sektor Kecerdasan Buatan

22 April 2026
0
Load More
Next Post
RedDoorz Target Jadi Unicorn Tahun Depan

Tingkat Hunian Naik, RedDoorz Indonesia Luncurkan Brand Baru

Belanja di Toko Fisik Masih Jadi Pilihan Masyarakat

Shooper, Hadirkan Aplikasi Solusi Penghematan Pengeluaran Rumah Tangga

pembayaran digital

ShopeePay Tingkatkan Keamanan Dengan Fitur Rekognisi Wajah

Discussion about this post

Recent Updates

anak

Jutaan Akun Anak Dinonaktifkan, Platform Digital Mulai Perketat Perlindungan Pengguna Muda

27 Juni 2026
Perempuan Kini Jadi Motor Ekonomi Restoratif Indonesia

Perempuan Kini Jadi Motor Ekonomi Restoratif Indonesia

27 Juni 2026
Coursera - Micro-credentials

Coursera: 99% Perusahaan Indonesia Rekrut Lulusan Pemilik Micro-credentials

27 Juni 2026
Amar Bank JAFF Market 2026

Dongkrak Inklusi Keuangan Kreatif, Amar Bank dan JAFF Market 2026 Gandeng BPI Perkuat Ekosistem Film

27 Juni 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
anak

Jutaan Akun Anak Dinonaktifkan, Platform Digital Mulai Perketat Perlindungan Pengguna Muda

27 Juni 2026
Perempuan Kini Jadi Motor Ekonomi Restoratif Indonesia

Perempuan Kini Jadi Motor Ekonomi Restoratif Indonesia

27 Juni 2026
Coursera - Micro-credentials

Coursera: 99% Perusahaan Indonesia Rekrut Lulusan Pemilik Micro-credentials

27 Juni 2026
Amar Bank JAFF Market 2026

Dongkrak Inklusi Keuangan Kreatif, Amar Bank dan JAFF Market 2026 Gandeng BPI Perkuat Ekosistem Film

27 Juni 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version