Senin, 12 Januari 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline

Coding Mum Memajukan Taraf Hidup Buruh Migran

25 Maret 2017
in Headline, News
Reading Time: 1 min read
Coding Mum Memajukan Taraf Hidup Buruh Migran

Menteri Keternagakerjaan RI Hanif Dhakiri. (Foto: Stevy Widia/Youngsters.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Globalisasi menuntut peningkatan kemampuan sumber daya manusia. Hal itu juga berlaku bagi kaum perempuan, termasuk mereka yang bekerja sebagai tenaga kerja wanita atau buruh migran di luar negeri. Untuk itu Kementerian Tenaga Keja mendukung program Coding Mum untuk TKW dari Bekraf.

Demikian disampaikan Hanif Dhakiri Menteri Ketenagakerjaan RI. Menurut Hanif kegiatan ini turut memajukan taraf hidup para buruh migran Tanah Air dalam meningkatkan perekonomiannya.

“Yang jelas, pogram ini akan kami support full terutama diluar negeri. Karena adanya program ini bisa menjadi solusi dalam membekali tenaga kerja Indonesia memiliki bekal ketrampilan ketika mereka bekerja diluar negeri maupun ketika mereka berada dinegerinya sendiri karena melalui program ini mereka telah memiliki bekal ketrampilan sehinga bisa meningkatkan taraf kehidupannya kedepan, ” ucap Hanif pada peluncuran Coding Mum Luar Negeri Jumat (24/3/2017) di Jakarta.

Baca juga :   Bekraf Gencar Gelar Program Untuk Anak Muda Dan Kaum Ibu

Coding Mum ini akan digelar di lima negara, antara lain Singapura, Malaysia, Hong Kong, Taiwan, Arab Saudi. Kurikulum Coding Mum di Asia mewajibkan peserta melakukan pelatihan dalam delapan kali pertemuan. Targetnya peserta akan menguasai dasar-dasar Front End Designer aplikasi web, mengerti konsep arsitektur sebuah aplikasi web dan mampu mendesain sebuah halaman website. Pelatihan ini dapat berkembang menjadi penguasaan terhadap developer HTML dan Javascript. Sehingga, para alumninya dapat mengembangkan karir sebagai programmer paruh waktu ataupun bekerja full time disebuah perusahaan.

Sementara Triawan Munaf Kepala Bekraf menegaskan melalui program Coding Mum ini, nantinya para buruh migran asal Tanah Air bisa melakukan bisnis online dengan cara membuat halaman situs sendiri ataupun sebagai programmer. Dengan begitu, mereka tak bergantung lagi ke luar negeri.

Baca juga :   LindungiHutan Masuk Top 9 Kompetisi Startup NEXSPACE 2023

“Dengan program ini agar mereka kalau pulang Indonesia bisa berdikari, tidak lagi pergi, dan mengharapkan pekerjaan di luar negeri,” harap Triawan.

FAHRUL ANWAR

Tags: Coding momMenteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiritenaga kerja Indonesia (TKI)Tenaga Kerja Wanita (TKW)
Previous Post

Bekraf Gelar Coding Mom Bagi Buruh Migran

Next Post

Aplikasi Paprika Mudahkan Reward Point Di Resto

Related Posts

Komunitas Masyarakat Robotik Indonesia untuk Perkembangan Robotika
Headline

Komunitas Masyarakat Robotik Indonesia untuk Perkembangan Robotika

11 Januari 2019
0
Bekraf Targetkan Serap 17 Juta Pelaku Ekonomi Kreatif
Headline

Bekraf Targetkan Serap 17 Juta Pelaku Ekonomi Kreatif

7 Mei 2018
0
Dorong Kewirausahaan, Perusahaan Diminta Bermitra Dengan UMKM
Headline

Dorong Kewirausahaan, Perusahaan Diminta Bermitra Dengan UMKM

16 Oktober 2017
0
Load More
Next Post
Aplikasi Paprika Mudahkan Reward Point Di Resto

Aplikasi Paprika Mudahkan Reward Point Di Resto

BinaryStudio 54 Rilis Game Terakhir Seri Juragan

BinaryStudio 54 Rilis Game Terakhir Seri Juragan

Pemerintah Akan Tetapkan Tarif Transportasi Online

Masa Transisi Aturan Taksi Online 3 Bulan

Discussion about this post

Recent Updates

Realme Jadi Official Gaming Phone Kompetisi M7 World Championship

Realme Jadi Official Gaming Phone Kompetisi M7 World Championship

12 Januari 2026
Ini Tiga Model Ekonomi Kreatif Yang Bakal Tren di 2025

Sinergi Hexahelix Jadi Penguat Ekosistem Creative Tech Nasional

12 Januari 2026
Bursa Kripto Indonesia

Didukung Investasi Rp1 Triliun, Indonesia Resmikan Bursa Kripto Teregulasi ICEx

12 Januari 2026
Transaksi Kripto

Transaksi Aset Kripto Indonesia Tembus Rp482 Triliun Sepanjang 2025

9 Januari 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
pendanaan Fintech

Inilah 5 Fintech dengan Pendanaan Terbesar di Indonesia Tahun 2025

15 Mei 2025
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Realme Jadi Official Gaming Phone Kompetisi M7 World Championship

Realme Jadi Official Gaming Phone Kompetisi M7 World Championship

12 Januari 2026
Ini Tiga Model Ekonomi Kreatif Yang Bakal Tren di 2025

Sinergi Hexahelix Jadi Penguat Ekosistem Creative Tech Nasional

12 Januari 2026
Bursa Kripto Indonesia

Didukung Investasi Rp1 Triliun, Indonesia Resmikan Bursa Kripto Teregulasi ICEx

12 Januari 2026
Transaksi Kripto

Transaksi Aset Kripto Indonesia Tembus Rp482 Triliun Sepanjang 2025

9 Januari 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version