Rabu, 8 April 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home News Digital Business

OJK: 72% Bursa Kripto Indonesia Masih Rugi Sepanjang 2025

26 Januari 2026
in Digital Business
Reading Time: 2 mins read
Bursa Kripto Indonesia

OJK: 72% Bursa Kripto Indonesia Masih Rugi Sepanjang 2025 (Foto: Ilustrasi)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan mayoritas bursa kripto atau Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) di Indonesia masih mencatatkan kinerja keuangan negatif sepanjang 2025. Hal ini dipicu rendahnya pemanfaatan ekosistem kripto domestik karena investor lokal lebih banyak bertransaksi melalui platform global.

Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto OJK Hasan Fawzi mengungkapkan, dari 25 hingga 29 PAKD yang terdaftar dan berizin, sekitar 72% mengalami kerugian usaha.

“Dari data PAKD itu masih 72% tercatat mengalami kerugian usaha,” ujar Hasan dalam rapat kerja bersama Komisi XI DPR RI.

Hasan menjelaskan, tekanan kinerja tersebut terutama disebabkan dominasi transaksi masyarakat Indonesia melalui bursa regional dan global, bukan melalui ekosistem domestik.

Baca juga :   OJK Targetkan Transaksi Kripto di Indonesia Mencapai Rp1.000 Triliun di 2028

“Dari data yang ada memang terindikasi sebagian besar transaksi konsumen lokal masih dilakukan melalui pedagang dan bursa-bursa di regional dan global,” katanya.

Menurut OJK, kondisi ini menjadi pekerjaan rumah untuk meningkatkan minat transaksi investor di platform dalam negeri. Sepanjang 2025, nilai transaksi kripto di Indonesia tercatat sebesar Rp482,23 triliun.

Menanggapi hal tersebut, CEO Tokocrypto Calvin Kizana mengatakan tekanan profitabilitas industri tidak terlepas dari tantangan membangun kepercayaan dan volume transaksi di pasar domestik. Namun, ia menegaskan tidak semua pelaku berada pada posisi yang sama.

“Masih banyaknya PAKD yang merugi menunjukkan industri ini masih berada pada fase pertumbuhan yang menuntut skala, efisiensi operasional, dan penguatan kepercayaan pasar,” ujar Calvin.

Baca juga :   OJK Catat Pajak Kripto Rp719,61 Miliar, INDODAX Sumbang Lebih dari 50%

Ia berharap ke depan terdapat ruang untuk mendorong efisiensi biaya, termasuk melalui insentif pajak serta struktur pendapatan yang lebih seimbang seperti penerapan biaya ekosistem atau bursa fee, agar pelaku usaha dapat berinvestasi lebih besar pada kepatuhan dan perlindungan pengguna.

Berdasarkan riset Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LPEM FEB UI), mayoritas investor kripto di Indonesia berpendapatan di bawah Rp8 juta per bulan, didominasi usia di bawah 35 tahun, dan berpendidikan SMA.

Selain itu, OJK menyoroti masih maraknya aktivitas di platform ilegal yang berpotensi menyebabkan hilangnya penerimaan pajak hingga Rp1,1–1,7 triliun per tahun.

“Penegakan terhadap platform ilegal harus tegas, tapi juga perlu dibarengi literasi dan kolaborasi regulator, industri, komunitas, dan akademisi. Targetnya bukan hanya pertumbuhan, tetapi pertumbuhan yang aman dan berkelanjutan,” pungkasnya. (*AMBS)

Baca juga :   Bank Neo Commerce Optimis Arungi Semester Kedua Tahun 2021

Tags: Bursa Kripto IndonesiaOJKPedagang Aset Keuangan Digital (PAKD)Tokocrypto
Previous Post

Pluang Hadirkan Layanan Trading Saham Amerika di Indonesia

Next Post

ParagonCorp Bertransformasi Jadi Purposeful Beauty Tech Company

Related Posts

masa depan industri P2P Lending
Features

Akhir Era “Bakar Uang”: Menakar Kedewasaan Baru Industri P2P Lending Indonesia

6 April 2026
0
Upbit x ICEx
Digital Business

Perkuat Pasar Kripto Indonesia, Upbit dan ICEx Jalin Kemitraan Strategis Infrastruktur Digital

6 April 2026
0
pajak kripto
Digital Business

Setoran Pajak Kripto Indonesia Tembus Rp1,96 Triliun Per Februari 2026

6 April 2026
0
Load More
Next Post
ParagonCorp

ParagonCorp Bertransformasi Jadi Purposeful Beauty Tech Company

OH!SOME

Ikut Tren 2026, OH!SOME Luncurkan Collectible Card dari Pixar dan Esport

NBA Launchpad

NBA Launchpad Umumkan Perusahaan Pengembang Teknologi Angkatan Kelima

Discussion about this post

Recent Updates

Garuda AI Banten

Jadi Pelopor Nasional, Pemda Banten Pimpin Transformasi Tenaga Kerja Berbasis Garuda AI

7 April 2026
Alibaba Qwen-3

Alibaba Luncurkan Qwen3.6-Plus, Fokus pada ‘Agentic AI’ dan Kemampuan Coding Otomatis

7 April 2026
Tablet Baru Lenovo Ini Siap Ubah Cara Kamu Kerja dan “Ngonten”

Tablet Baru Lenovo Ini Siap Ubah Cara Kamu Kerja dan “Ngonten”

7 April 2026
Kredivo paylater

Transaksi PayLater Kredivo Melonjak 27% Selama Ramadan 2026, Kategori Groceries Jadi Primadona

7 April 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Garuda AI Banten

Jadi Pelopor Nasional, Pemda Banten Pimpin Transformasi Tenaga Kerja Berbasis Garuda AI

7 April 2026
Alibaba Qwen-3

Alibaba Luncurkan Qwen3.6-Plus, Fokus pada ‘Agentic AI’ dan Kemampuan Coding Otomatis

7 April 2026
Tablet Baru Lenovo Ini Siap Ubah Cara Kamu Kerja dan “Ngonten”

Tablet Baru Lenovo Ini Siap Ubah Cara Kamu Kerja dan “Ngonten”

7 April 2026
Kredivo paylater

Transaksi PayLater Kredivo Melonjak 27% Selama Ramadan 2026, Kategori Groceries Jadi Primadona

7 April 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version