youngster.id - Perekonomian Bali mencatatkan pertumbuhan sebesar 5,78% pada triwulan II 2026, melampaui laju pertumbuhan ekonomi nasional yang sebesar 5,29%. Pertumbuhan ekonomi kota dan ketersediaan lapangan kerja turut mendorong migrasi masyarakat, dengan catatatan Dinas PMD Dukcapil Provinsi Bali menunjukkan 300.258 pendatang masuk ke Pulau Dewata sepanjang 2025.
Fenomena migrasi ini memicu pergeseran kebutuhan hunian dari sekadar akomodasi wisata harian menjadi sewa jangka menengah. Merespons tren tersebut, penyedia co-living modern Cove memperluas portofolionya di Bali ke skema sewa bulanan dan harian fleksibel, yang mencatatkan lonjakan kamar tersewa secara bulanan sebesar 100% sejak awal 2026.
Pergeseran Tren Hunian: Pekerja Domestik Dominasi Sewa Bulanan
Berbeda dari pola wisatawan umum, penghuni kamar bulanan Cove di Bali saat ini didominasi oleh warga negara Indonesia (domestik) sebesar 76%. Mayoritas penghuni berada pada rentang usia 25–29 tahun (29%), dengan latar belakang utama sebagai pekerja profesional (46,6%) dan pekerja lepas (freelancer) sebesar 22,7%.
Country Director of Growth and VP of Online Marketing Cove, Dian Paskalis, menjelaskan bahwa pergerakan Gen Z dan Milenial ke Bali kini erat kaitannya dengan mobilitas pekerjaan jangka pendek seperti relokasi proyek atau pekerjaan freelance.
“Mayoritas penghuni bulanan Cove di Bali memilih tinggal selama 1–2 bulan. Kebutuhan ini sulit dipenuhi oleh hotel harian atau sewa tradisional yang membutuhkan kontrak tahunan. Oleh karena itu, kami memperluas akses ke co-living bulanan untuk menyediakan hunian berkualitas,” ujar Dian, dikutip Kamis (17/9/2026).
Denpasar Jadi Pusat Keterisian Utama dan Preferensi Harga
Dari sisi preferensi, permintaan kamar bulanan di Bali terpusat pada properti dengan tarif sewa di bawah Rp5 juta per bulan, menjadikan faktor harga sebagai penentu utama dibanding lokasi.
Kawasan Denpasar memimpin tingkat okupansi hingga lima kali lipat dibanding area lain dan dipilih oleh 79% total penghuni bulanan Cove. Hal ini sejalan dengan posisi Denpasar sebagai pusat pemerintahan, pusat ekonomi, serta lokasi proyek strategis nasional seperti Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sanur.
Melihat berkembangnya aktivitas ekonomi di luar kawasan wisata utama, Cove berkomitmen untuk terus memperluas portofolio hunian sewa fleksibel guna mendukung pertumbuhan kebutuhan mobilitas tenaga kerja di Bali.
STEVY WIDIA

















Discussion about this post