Minggu, 5 Juli 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline

East Ventures Gandakan Dukungan ke Nusantics, Triawan Munaf Bergabung Sebagai Komisaris

8 Januari 2021
in Headline, News
Reading Time: 2 mins read
East Ventures Gandakan Dukungan ke Nusantics, Triawan Munaf Bergabung Sebagai Komisaris

Triawan dan Tim Nusantics. (Foto: istimewa/youngster.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Nusantics, perusahaan rintisan lokal yang bergerak di bidang teknologi genomika, mengumumkan penggalangan modal dengan nilai yang tidak dipublikasikan dalam ronde pendanaan Seri A yang dipimpin oleh East Ventures.

Nusantics akan menggunakan hasil ronde pendanaan Seri A untuk memperkuat kapabilitas penelitian dan pengembangan sehingga mereka bisa meneruskan inovasi di bidang analisis mikrobioma dan alat diagnosis medis.

“Fokus jangka pendek kami adalah turut serta dalam upaya penanggulangan pandemi, sedangkan fokus jangka menengah kami ialah membentuk pemahaman di publik tentang keterkaitan antara keanekaragaman mikrobioma dan kesehatan. Kami ingin berkontribusi dalam mencari solusi dari dampak Anthropocene (dampak manusia ke lingkungan), dengan memanfaatkan indeks keanekaragaman hayati yang terkait mikrobioma. Ini adalah perjalanan yang menantang, tetapi mengasyikan,” kata Sharlini Eriza Putri CEO Nusantics dalam keterangannya, Jumat (8/1/2021).

Sementara itu Venture Advisor East Ventures Triawan Munaf bergabung sebagai anggota Dewan Komisaris di Nusantics.

“Anak muda Indonesia harus terus berinovasi di bidang bioteknologi di dalam negeri dan berkolaborasi dengan pemangku kepentingan yang lain, termasuk pemerintah, demi meningkatkan ketahanan lokal. Nusantics, telah menunjukan semangat kolaborasi tersebut dan saya sangat senang bisa menjadi bagian dari perjalanan mereka,” kata Triawan.

East Ventures menggandakan dukungan ke Nusantics dengan mengucurkan investasi lanjutan kurang dari setahun setelah memimpin ronde pendanaan tahap awal (seed) ke startup tersebut. Modal segar ini adalah buah dari capaian pertumbuhan bisnis Nusantics dan kesigapan mereka dalam merespons disrupsi yang terjadi akibat pandemi Covid-19.

Nusantics berhasil menggunakan kemampuan perusahaan dalam riset mikrobioma untuk mengembangkan dua generasi alat uji (test kit) Covid-19 berbasis PCR dengan tingkat sensitivitas dan spesifitas tinggi. Test kit tersebut juga mampu mendeteksi beragam mutasi virus Corona di Indonesia, termasuk strain virus yang baru-baru ini mewabah di United Kingdom.

Alat uji generasi pertama telah distribusikan ke 19 provinsi di penjuru Indonesia sebagai bagian dari gerakan Indonesia PASTI BISA berkolaborasi dengan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT). Kemudian, Nusantics bermitra dengan PT Bio Farma (Persero) dalam pengembangan alat uji generasi kedua yang memangkas proses diagnosis pengujian menjadi 3x lebih cepat. Alat uji ini juga terbukti masih relevan dengan mutasi virus terkini yang terdeteksi mewabah di United Kingdom.

Bio Farma telah memproduksi dan memasarkan kedua generasi test kit tersebut, dengan kapasitas produksi 1,5 juta test kit per bulan yang bisa ditingkatkan hingga 3 juta test kit per bulan.

Inovasi Nusantics tidak berhenti sampai di situ saja. “Kami berencana mengembangkan produk baru, yaitu test kit yang dapat mendeteksi virus melalui sampel air liur. Penggunaan air liur meningkatkan efisiensi, tingkat keselamatan tenaga medis, dan membuat proses pengambilan sampel menjadi lebih nyaman. Metode uji ini juga memungkinkan deteksi potensi penularan karena dapat membedakan sampel mana yang lebih menular [infectious]. Selain itu, kami terus melakukan optimasi agar test kit yang selama ini diproduksi dapat digunakan di semua jenis mesin PCR di Indonesia,” kata Revata Utama CTO Nusantics.

Sejak ronde pendanaan seed diumumkan, Nusantics telah membuka Nusantics Hub di Jakarta, laboratorium mikrobioma pertama di Indonesia yang menyediakan layanan pengujian dan konsultasi untuk perawatan keseimbangan mikrobioma kulit. Perusahaan rintisan tersebut saat ini juga bekerja sama dengan beberapa perusahaan dalam proyek penelitian dan pengembangan terkait mikrobioma.

 

STEVY WIDIA

Tags: East Venturesinvestasi lanjutanNusanticsTriawan Munaf
Previous Post

Sirclo Bukukan Rp1 Triliun Di Masa Pandemi 2020

Next Post

Elon Musk Duduki Puncak Daftar Orang Terkaya di Dunia

Related Posts

Daya Saing Digital
Industry

Melesat ke Skor 42,2, Laporan EV-DCI 2026 Sebut Daya Saing Digital Indonesia Terus Menguat

24 Juni 2026
0
My First $1000
Startup & Entrepreneurship

My First $1000, Menumbuhkan Generasi Entrepreneur Tangguh Lewat Pengalaman Bisnis Nyata

4 Juni 2026
0
Pendanaan Startup Asia Tenggara 2026
Startup & Entrepreneurship

Tracxn: Investasi Startup Indonesia Merosot 52%, Pendanaan Awal Tahun Cuma US$50,7 Juta

25 Mei 2026
0
Load More
Next Post
Elon Musk Duduki Puncak Daftar Orang Terkaya di Dunia

Elon Musk Duduki Puncak Daftar Orang Terkaya di Dunia

Coca Cola Bantu Ribuan Pemulung dan Petugas Persampahan

Coca Cola Bantu Ribuan Pemulung dan Petugas Persampahan

Qoala

Perusahaan Insurtech Qoala Sudah Layani 10.000 Mitra

Discussion about this post

Recent Updates

Program She Can

Program She Can, Gelar Literasi Keuangan bagi 1.200 Pasang Calon Pengantin di Pontianak

4 Juli 2026
Privy Digital Identity

Atasi Penipuan Tiket Konser, Privy Segera Integrasikan Digital ID ke Ekosistem Ticketing

4 Juli 2026
Platform SCF ICX

Catat Kinerja Impresif, Platform SCF ICX Fasilitasi Buyback Saham Investor Hingga Rp71 Miliar

4 Juli 2026
pendanaan startup Asia Tenggara

Cetak Rekor Baru, Pendanaan Startup Asia Tenggara Juni 2026 Meroket Tembus US$3,84 Miliar

4 Juli 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Program She Can

Program She Can, Gelar Literasi Keuangan bagi 1.200 Pasang Calon Pengantin di Pontianak

4 Juli 2026
Privy Digital Identity

Atasi Penipuan Tiket Konser, Privy Segera Integrasikan Digital ID ke Ekosistem Ticketing

4 Juli 2026
Platform SCF ICX

Catat Kinerja Impresif, Platform SCF ICX Fasilitasi Buyback Saham Investor Hingga Rp71 Miliar

4 Juli 2026
pendanaan startup Asia Tenggara

Cetak Rekor Baru, Pendanaan Startup Asia Tenggara Juni 2026 Meroket Tembus US$3,84 Miliar

4 Juli 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version