Minggu, 4 Oktober 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home News

Era Baru Bagi Industri Kreatif Indonesia Melalui Teknologi

30 Desember 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
Bekraf Targetkan Serap 17 Juta Pelaku Ekonomi Kreatif

Ekonomi kreatif juga tumbuh di daerah-daerah. (Foto: Stevy Widia/youngster.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Ekonomi kreatif mempunyai potensi besar menjadi tulang punggung perekonomian Indonesia ke depan, sehingga dibutuhkan peran semua pihak dalam menciptakan ekosistem yang menunjang. Memasuki tahun 2021, berbagai sektor kreatif seperti desain, film, maupun hiburan lainnya harus bersiap untuk terus meningkatkan kinerja dalam setiap aktivitas dan karyanya.

Fardi Yandi, CEO dan Founder dari Social Kreatif yakin bahwa adaptasi teknologi digital dalam industri kreatif akan mempermudah segala proses di dalamnya baik untuk saat ini maupun masa yang akan datang.

Dia berpendapat, pandemi telah mempercepat disrupsi digital dan di tengah situasi yang belum pernah terjadi ini, penerapan teknologi yang tepat dapat mengubah kesulitan menjadi opportunity terlebih bagi industri kreatif. Adanya teknologi memudahkan kita semua untuk bisa tetap terhubung, berkolaborasi, melakukan brainstorming, dan saling menuangkan ide meskipun tidak bisa bertemu secara langsung.

“Sebentar lagi kita sudah memasuki tahun yang baru, adanya berbagai teknologi digital ini bukan hanya membantu bertahan dalam keadaan yang sulit seperti sekarang ini, namun juga sebagai bekal kami di industri kreatif untuk bisa terus berkolaborasi dan berkarya bagaimanapun keadaan yang hadir nanti,” ungkap Fardi dalam diskusi baru-baru ini.

Berdasarkan data yang dihimpun dalam OPUS Ekonomi Kreatif tahun 2019, industri kreatif berkontribusi sebesar Rp 1.105 triliun terhadap PDB nasional, yang membuat Indonesia berada di posisi ketiga setelah Amerika Serikat dan Korea Selatan dalam jumlah kontribusi industri kreatif terhadap PDB negara.

Meski berkembang signifikan, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) mengakui ada ‘pekerjaan rumah’ dalam mengembangkan ekonomi kreatif Tanah Air. Di antaranya adalah regulasi maupun ekosistem dalam menghadapi persaingan global di era Revolusi Industri 4.0. Oleh karena itu, Pemerintah mendorong percepatan penerapan teknologi untuk mendukung pertumbuhan industri kreatif, agar tetap bisa bertahan hingga masa yang akan datang.

Kemenparekraf menyatakan bahwa penerapan teknologi sangat diperlukan untuk mempermudah komunikasi serta kolaborasi dengan berbagai pihak, dan meningkatkan daya saing.

Lark, all-in-one digital collaborations tools menjadi solusi digital untuk terus mendukung kebangkitan dan perkembangan industri kreatif Indonesia. Berbagai fitur lark yang terintegrasi dapat mendukung kinerja industri kreatif agar lebih produktif dan terus berkarya dalam memasuki era baru yang akan datang.

Joey Lim, Lark VP of Commercial, Asia mengatakan industri kreatif merupakan industri yang sangat dinamis dan membutuhkan tools yang tepat untuk dapat menghasilkan karya yang optimal. Melalui Lark, pelaku industri kreatif dapat menciptakan proses kolaborasi yang baik antar tim, maupun dengan pelanggan, serta membuat alur kerja yang efektif. Lark dapat diakses menggunakan PC, laptop, tablet, maupun smartphone sehingga akan lebih mempermudah proses kolaborasi.

“Kami berharap melalui kehadiran Lark dapat mendorong industri kreatif untuk bangkit dan berkembang hari ini, esok, dan seterusnya,” ujarnya.

Sebagai informasi, Lark, sebuah all-in-one digital collaborations tools memiliki beragam fitur yang dapat mendukung produktivitas dan meningkatkan performa kerja bagi pelaku industri kreatif dalam menyongsong tahun yang akan datang. Lark dilengkapi dengan fitur video call, Lark  messenger, Lark mail, hingga Lark Docs.

 

FAHRUL ANWAR

Tags: ekonomi kreatifLarkSocial Kreatif
Previous Post

Startup Edutech Cakap Terima Suntikan Dana US$3 Juta

Next Post

Flick Hadirkan Layanan Keuangan Digital Terintegrasi

Related Posts

Amar Bank JAFF Market Finansial Industri Film
Digital Business

Amar Bank Gandeng JAFF Market Dorong Akses Finansial dan Tata Kelola Pekerja Film Nasional

21 September 2026
0
HeroPlay City Battle
Industry

HeroPlay City Battle Kembali Hadir, Tandingkan Gim Kasual Burger Maker di 38 Provinsi

2 September 2026
0
FedEx Export Challenge
Startup & Entrepreneurship

“FedEx Export Challenge”, Dorong UMKM Indonesia Tembus Pasar Global

2 September 2026
0
Load More
Next Post
Flick Hadirkan Layanan Keuangan Digital Terintegrasi

Flick Hadirkan Layanan Keuangan Digital Terintegrasi

Semangat Award 2020, Bangun Ekosistem Pebisnis Muda di Jawa Barat

Semangat Award 2020, Bangun Ekosistem Pebisnis Muda di Jawa Barat

Kini Bisa Akses Layanan Kartu Kredit BRI di OVO

Kini Bisa Akses Layanan Kartu Kredit BRI di OVO

Discussion about this post

Recent Updates

Samsung Innovation Campus (SIC) Batch 8

6.000 Generasi Muda Asah Computational Thinking di Samsung Innovation Campus Batch 8

3 Oktober 2026
Konsumen Cerdas Lazada

Konsumen Makin Cerdas, Lazada Catat Selisih Belanja eCommerce Rp65 Triliun

3 Oktober 2026
Transaksi ALTO Network 2026

Transaksi Naik 96%, ALTO Network Gandeng 7 Mitra Perbankan dan Dompet Digital

3 Oktober 2026
ROG XBOX Ally X20, Padukan Nostalgia dan Teknologi Gaming Masa Depan

ROG XBOX Ally X20, Padukan Nostalgia dan Teknologi Gaming Masa Depan

3 Oktober 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Samsung Innovation Campus (SIC) Batch 8

6.000 Generasi Muda Asah Computational Thinking di Samsung Innovation Campus Batch 8

3 Oktober 2026
Konsumen Cerdas Lazada

Konsumen Makin Cerdas, Lazada Catat Selisih Belanja eCommerce Rp65 Triliun

3 Oktober 2026
Transaksi ALTO Network 2026

Transaksi Naik 96%, ALTO Network Gandeng 7 Mitra Perbankan dan Dompet Digital

3 Oktober 2026
ROG XBOX Ally X20, Padukan Nostalgia dan Teknologi Gaming Masa Depan

ROG XBOX Ally X20, Padukan Nostalgia dan Teknologi Gaming Masa Depan

3 Oktober 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version