Minggu, 16 Agustus 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home News

Fintech Policy Forum: Menjaga Momentum Inovasi dan Mendorong Kehati-hatian Industri Fintech

19 Mei 2023
in News
Reading Time: 2 mins read
Fintech Policy Forum 2023

Fintech Policy Forum 2023. (Foto: istimewa/youngster.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Indonesia Fintech Society (IFSOC) dan Centre for Strategic and International Studies (CSIS) Indonesia menggelar Fintech Policy Forum 2023. Program ini diharapkan akan mendorong pengembangan dan penguatan sektor fintech, serta perluasan peranan dan pemanfaatan fintech di sektor keuangan Indonesia.

Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Mahendra Siregar menyampaikan, kondisi ekonomi global saat ini telah membuat industri fintech berada di persimpangan jalan. Menurutnya kondisi masa lalu dimana industri fintech berfokus pada top-line growth telah berlalu.

“Tidak ada lagi easy money, tidak ada lagi cheap money. Mindset, bisnis model, dan prospek startup fintech telah berubah. Saat ini dihadapkan pada realita baru, either you make money or you gone”, tegas Mahendra dalam keterangan pers, Jumat (19/5/2023).

Mahendra mengatakan, lahirnya Undang-Undang tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU PPSK) akan turut mempengaruhi aspek pengaturan dan pengawasan sektor keuangan termasuk industri fintech. Oleh karena itu menurutnya, secara bersama-sama regulator dan industri harus mampu mengimplementasikan perintah dari UU PPSK.

“Kedepan kita akan melihat peer-to-peer lending (P2P) lebih baik dan lebih prudent dalam memberikan kredit, semakin hati-hati dalam pengelolaan risk dan compliance”, tambah Mahendra.

Fintech Policy Forum merupakan forum eksekutif fintech dan industri keuangan. Kali ini  mengangkat tema ”Menjaga Momentum Inovasi dan Mendorong Kehati-hatian Industri Fintech”.

Ketua Steering Committee IFSOC Rudiantara mengatakan, sektor keuangan Indonesia telah membuat langkah yang maju dengan terbitnya UU PPSK yang mengakomodir peran teknologi dalam pengembangan dan penguatan sektor keuangan.

“Kita berharap hal ini dapat mendorong peningkatan literasi keuangan dan menekan gap antara literasi dan inklusi keuangan, yang selama ini masih menjadi permasalahan utama di sektor keuangan kita”, kata Rudiantara.

Sementara Deputi Komisioner OJK Bambang W. Budiawan mengungkapkan, OJK senantiasa mendorong keseimbangan di Industri fintech. Dia juga menekankan pentingnya kolaborasi platform fintech dan regulator dalam mendorong proteksi lender, serta dalam mengedukasi konsumen terutama dalam hal yang berkaitan dengan risiko transaksi, layanan pengaduan, dan mitigasi dampak fintech lending ilegal.

“Kami mengupayakan ekosistem dimana bisnis bisa berjalan, tetapi mesin-mesin mitigasi juga bisa berjalan dengan baik,” ujarnya.

Di sisi lain, Direktur Pengawasan Financial Technology (Fintech) OJK, Tris Yulianta menyampaikan bahwa selama ini fintech lending telah berperan sebagai enabler UMKM. Dia juga menjelaskan bahwa selama satu tahun terakhir, fintech lending telah mampu menyalurkan pendanaan ke sektor produktif hingga Rp.99,15 triliun atau sekitar 43% dari total penyaluran industri.

“Penyaluran pendanaan UMKM harus didorong baik melalui kolaborasi ekosistem, kolaborasi dengan perbankan, peningkatan porsi pendanaan produktif, dan edukasi masyarakat terkait pemanfaatan fintech lending”, ujar Tris.

Sementara itu Steering Committee IFSOC, Rico Usthavia Frans menekankan pentingnya kesimbangan peran fintech lending dengan peran perbankan dan lembaga pembiayaan. Menurutnya perlu untuk melakukan pemetaan spesifik tentang peran apa yang diharapkan dan kerangka kebijakan yang relevan untuk fintech lending. Selain itu, menurutnya keseimbangan pengaturan dan pengawasan dengan pertumbuhan industri perlu diperhatikan.

“Ruang inovasi yang fleksibel harus disediakan, sepanjang inovasi masih berada dalam koridor prinsip-prinsip yang berlaku”, tegas Rico yang juga Komisaris AwanTunai ini.

Sekretaris Jenderal AFPI, Sunu Widyatmoko menyampaikan bahwa selama lima tahun terakhir, industri fintech lending telah berkembang pesat dan semakin baik. Kebijakan yang diterbitkan oleh regulator bersama dengan asosiasi telah membawa industri sejauh ini.

“Hal ini salah satunya ditunjukkan oleh risiko lending yang semakin rendah seiring peningkatan penyaluran, dilihat dari Tingkat Keberhasilan Bayar (TKB)“, ungkap Sunu yang juga merupakan CEO Dompet Kilat.

 

STEVY WIDIA

Tags: fintechFintech Policy Forum 2023Indonesia Fintech Society (IFSoc)otoritas jasa keuangan
Previous Post

Huawei Luncurkan Aliansi Enam Mitra pada Konferensi Mitra Asia Pasifik 2023

Next Post

Antler Siapkan Investasi Rp223 Miliar, Fokus Pendanaan Startup Tahap Awal

Related Posts

pendanaan startup Asia Tenggara Juli 2026
Startup & Entrepreneurship

Tembus US$4,77 Miliar, Pendanaan Startup Asia Tenggara Melonjak 180% di Juli 2026

14 Agustus 2026
0
Transaksi kripto Agustus Indonesia
Digital Business

Transaksi Kripto Agustus di Indonesia Konsisten Tembus Rp45 Triliun

5 Agustus 2026
0
Akselerasi fintech OJK 2026
Digital Business

Dorong Kepercayaan Publik, OJK Perkuat Ekosistem Fintech Nasional Lewat Akselerasi Inovasi

30 Juli 2026
0
Load More
Next Post
Antler Asia Regional Portfolio Showcase 2026

Antler Siapkan Investasi Rp223 Miliar, Fokus Pendanaan Startup Tahap Awal

UMKM

PaDi UMKM Konsisten Dukung Pengembangan UMKM Indonesia

TikTok AR

TikTok Hadirkan Program Rewards Pengguna AR Berhadiah Rp89 Miliar

Discussion about this post

Recent Updates

Tabungan Emas BCA Pegadaian myBCA

Gandeng Pegadaian, BCA Luncurkan Layanan Tabungan Emas Digital di myBCA

15 Agustus 2026
pasar data center Indonesia BMI

Pasar Data Center Indonesia Berprospek Cerah, BMI Ingatkan Ancam Masalah Listrik dan Air

15 Agustus 2026
pendanaan startup Asia Tenggara Juli 2026

Tembus US$4,77 Miliar, Pendanaan Startup Asia Tenggara Melonjak 180% di Juli 2026

14 Agustus 2026
kinerja keuangan XLSMART

Sinergi Merger Melesat, Laba Bersih XLSMART Melonjak 294% di Semester I-2026

14 Agustus 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Tabungan Emas BCA Pegadaian myBCA

Gandeng Pegadaian, BCA Luncurkan Layanan Tabungan Emas Digital di myBCA

15 Agustus 2026
pasar data center Indonesia BMI

Pasar Data Center Indonesia Berprospek Cerah, BMI Ingatkan Ancam Masalah Listrik dan Air

15 Agustus 2026
pendanaan startup Asia Tenggara Juli 2026

Tembus US$4,77 Miliar, Pendanaan Startup Asia Tenggara Melonjak 180% di Juli 2026

14 Agustus 2026
kinerja keuangan XLSMART

Sinergi Merger Melesat, Laba Bersih XLSMART Melonjak 294% di Semester I-2026

14 Agustus 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version