GIC Trade Gelar Trading Competition 2019

Teknologi blockchain menjadi inovasi yang berpengaruh di dunia. (Foto; Ilustrasi/youngster.id)

youngster.id - Aplikasi teknologi Blockchain semakin berkembang seiring dengan pesatnya perkembangan teknologi di Indonesia. Salah satu aplikasi dari teknologi Blockchain asal Indonesia adalah GIC Trade yang merupakan platform gabungan antara Metatrader 5 dan Blockchain. Untuk memperkenalkan platform GICTrade kepada masyarakat luas, GICTrade akan mengadakan Trading Competition 2019.

Dalam siaran pers, Minggu (6/1/2019) GICTrade menyebut, kompetisi ini bersifat eksklusif untuk para pelaku pasar derivatif di seluruh Indonesia, yang aktif bertransaksi dan ingin merasakan sensasi platform revolusioner GICTrade, yang berbasis teknologi blockchain. Kompetisi ini diselenggarakan dengan tujuan untuk menyaring trader handal dan profesional.

Kompetisi perdagangan elektronik ini akan diselenggarakan selama 6 minggu. Dibagi dalam 3 gelombang, masing-masing gelombang berlangsung selama 2 minggu dan gratis. Gelombang pertama akan diselenggarakan pada tanggal 1 s/d 14 Februari 2019, gelombang kedua pada tanggal 15 s/d 28 Februari 2019 dan gelombang ketiga pada tanggal 1 s/d 15 Maret 2019.

Masing-masing gelombang akan memperebutkan hadiah senilai 30,000 GICT (GIC Token) ditambah pengalaman Eksklusif bertransaksi menggunakan Platform GIC Trade. Dengan menggunakan Virtual Trading Account, peserta dapat memperdagangkan semua produk GIC Trade yang disimulasikan dalam platform milik GICTrade.

Baca juga :   Kemenkop-UKM Gandeng Bank Plat Merah

Platform ini juga menegaskan bahwa sangat memungkinkan terjadinya Peer-to-Peer Trading, di mana pengguna sebagai Trader akan berhadapan langsung dengan pengguna yang mengambil peran sebagai Market Maker.

Di dalam Platform GIC Trade, para nasabah dapat memilih untuk menjadi Trader, Market Maker, atau bahkan dua-duanya sekaligus.
GIC Trade menawarkan fitur-fitur yang menguntungkan dalam dunia trading seperti nol komisi , bebas swap, dan spread yang rendah. GIC Trade juga didukung oleh lembaga-lembaga berlisensi dan bekerjasama langsung dengan perusahan broker Indonesia yang berlisensi untuk menangani semua transaksi forex dari nasabah GIC.

Adapun setiap transaksi nasabah GIC akan tercatat di dalam perusahaan transaksi broker tersebut dan otomatis tercatat juga ke Bursa Berjangka Jakarta (BBJ) dan Kliring Berjangka Indonesia (KBI).

STEVY WIDIA