Sabtu, 4 Juli 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home News

Go-Jek Bakal Jadi Startup Unicorn Pertama di Indonesia

21 Juli 2016
in News
Reading Time: 1 min read
Taksi Aplikasi Terancam Sanksi Jika Langgar Perizinan

Startup Indonesia Go-Jek akan hadir di Filipina. (Foto: dok.Youngster.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Keberhasilan Go-Jek menarik sejumlah firma pendanaan untuk berinvestasi di aplikasi transportasi online ini. Menyusul pembukaan putaran pendanaan yang dilakukan penyedia layanan transportasi online tersebut.

Wall Street Journal, baru-baru ini mengabarkan KKR & Co. dan Warburg Pincus LLC adalah perusahaan yang akan berpartisipasi pada putaran pendanaan ini. Lewat pendanaan ini, Go-Jek diperkirakan dapat menerima tambahan dana sekitar US$ 400 juta atau sekitar Rp 5,3 triliun, sekaligus meningkatkan nilai valuasi perusahaan tersebut menjadi US$ 1,2 miliar atau sekitar Rp 15,6 triliun. Jumlah itu sudah termasuk bentuk dana segar.

Berdasarkan sumber anonim, putaran pendanaan ini masih belum selesai sehingga aturan dan investor yang berpartisipasi dapat berubah.

Apabila sukses, pendanaan ini dapat membawa Go-Jek bergabung menjadi anggota klub startup bernilai US$ 1 miliar atau sekitar Rp 13 triliun di Asia Tenggara, selain Grab dari Malaysia.

Di samping itu, perusahaan yang dipimpin Nadiem Makarim tersebut akan menjadi startup pertama di Indonesia yang mendapat predikat unicorn. Dengan catatan, perusahaan startup Tanah Air kompetitor belum diketahui nilai keseluruhannya.

Go-Jek diketahui telah menghabiskan dana begitu besar untuk menarik pengendara menggunakan platform-nya. Perusahaan itu telah mengeluarkan uang sekitar US$ 73 juta atau sekitar Rp 954 juta antara Oktober 2015 sampai Maret 2016 untuk memperbesar usahanya.

Uang itu dikucurkan dalam bentuk subsidi pengendara dan mengurangi harga layanan. Cara itu berhasil menarik pertumbuhan sekitar 12 persen pengguna di periode yang sama.

Namun, langkah itu disebut membuat dana perusahaan di bank hanya menyisakan sekitar US$ 100 juta atau sekitar Rp 13 miliar pada Maret 2016.

Salah satu investor Go-Jek saat ini adalah DST Global, yang dijalankan oleh miliarder asal Rusia, Yuri Milner. Selain itu, ada pula perusahaan modal ventura Sequia Capital dan NSI Ventures, unit dari Northstar Group, perusahaan ekuitas swasta di Asia Tenggara.

STEVY WIDIA

Tags: go-jekpendanaanstartupstartup unicorn
Previous Post

Alicia van Akker : Tak Takut Ciptakan Kompetitor

Next Post

Website UGM Paling Populer Versi 4ICU

Related Posts

Sociolla IPO
Industry

Siap Melantai di Bursa, Sociolla Bersiap IPO Domestik Usai Cetak Profitabilitas

3 Juli 2026
0
pendanaan Fintech
Startup & Entrepreneurship

Kantongi Investasi US$6,61 Miliar, Sektor Fintech Indonesia Kini Diperkuat 1,96 Ribu Startup

29 Juni 2026
0
Perplexity AI
Startup & Entrepreneurship

Perplexity Raih Pendanaan Baru US$200 Juta untuk Garap Browser AI ‘Comet’, Valuasi Tembus US$20 Miliar

9 Juni 2026
0
Load More
Next Post
Website UGM Paling Populer Versi 4ICU

Website UGM Paling Populer Versi 4ICU

Bioskop Online

BKPM Tarik Investor Sektor Perfilman

L’Occitane Tunjuk JD.ID Sebagai Mitra Ritel Online

L’Occitane Tunjuk JD.ID Sebagai Mitra Ritel Online

Discussion about this post

Recent Updates

Meta Pocket

Tanpa Perlu Coding, Meta Luncurkan ‘Pocket’ untuk Bikin Mini-Game Berbasis AI

3 Juli 2026
Pendanaan Startup Asia Tenggara 2026

Investasi Sektor Teknologi Asia Tenggara Tembus US$7,4 Miliar di Semester I-2026

3 Juli 2026
Aplikasi Mobile OCTO CIMB Niaga

Aplikasi OCTO Siap Luncurkan Asuransi Sun Life, Tinggalkan Konsep Super App

3 Juli 2026
Ekspansi OMOWAY Indonesia

Kantongi Pendanaan Puluhan Juta Dolar, OMOWAY Bidik Pasar Indonesia untuk Ekspansi Motor Listrik Pintar

3 Juli 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Meta Pocket

Tanpa Perlu Coding, Meta Luncurkan ‘Pocket’ untuk Bikin Mini-Game Berbasis AI

3 Juli 2026
Pendanaan Startup Asia Tenggara 2026

Investasi Sektor Teknologi Asia Tenggara Tembus US$7,4 Miliar di Semester I-2026

3 Juli 2026
Aplikasi Mobile OCTO CIMB Niaga

Aplikasi OCTO Siap Luncurkan Asuransi Sun Life, Tinggalkan Konsep Super App

3 Juli 2026
Ekspansi OMOWAY Indonesia

Kantongi Pendanaan Puluhan Juta Dolar, OMOWAY Bidik Pasar Indonesia untuk Ekspansi Motor Listrik Pintar

3 Juli 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version