Sabtu, 4 Juli 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline

Google Hapus 600 Aplikasi Mengganggu

23 Februari 2020
in Headline, News
Reading Time: 1 min read
google play

Google Play. (Foto: Ilustrasi/istimewa)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Google menghapus sedikitnya 600 aplikasi mengganggu dari toko aplikasi Play Store. Penghapusan ratusan aplikasi dari Play Store ini dilakukan sebagai upaya mengendalikan penipuan iklan seluler yang sering terjadi.

Kebijakan Google tidak mengizinkan adanya iklan yang ditampilkan ketika aplikasi tidak digunakan serta iklan yang menipu pengguna untuk mengklik secara tidak sengaja.

Google juga mendefinisikan ulang apa itu iklan mengganggu. Menurut Senior Product Manager Google Per Bjorke, iklan mengganggu adalah “iklan yang ditampilkan ke pengguna dengan cara tak diinginkan. Itu termasuk iklan yang mengganggu fungsi perangkat.”

Batasan mengganggu antara lain adalah menutupi layar dengan iklan hingga pop-up iklan yang kerap muncul di layar saat pengguna sedang menelepon atau memakai aplikasi navigasi.

Google telah mengembangkan sebuah pendekatan berbasis machine learning untuk membantu mereka mendeteksi iklan yang tak sesuai konteks. Machine learning inilah yang membantu Google menghapus setidaknya 600 iklan mengganggu. Tak hanya itu, pengembang aplikasi-aplikasi ini juga diblokir.

“Pengembang jahat memang kini lebih pintar dalam membuat iklan-iklan mengganggu. Namun kami juga mengembangkan teknologi-teknologi baru untuk melindungi pengguna dari iklan yang jahat dan mengganggu,” kata Bjorke yang dilansir The Verge, Jumat (21/2/2020).

Menurut laporan yang dipublikasi BuzzFeed News, kebanyakan aplikasi jahat dibuat oleh para pengembang yang berbasis di Tiongkok, India, dan Singapura. Parahnya, iklan-iklan mengganggu ini menyasar pengguna berbahasa Inggris.

STEVY WIDIA

Tags: aplikasiGoogle
Previous Post

Grab Beroleh Dana Segar dari MUFG

Next Post

Menristek Targetkan Indonesia Tambah 5 Unicorn

Related Posts

Gen Z Mengenal Dangdut Lewat AI, Google Catat Lonjakan Pencarian hingga 90%
Technology

Gen Z Mengenal Dangdut Lewat AI, Google Catat Lonjakan Pencarian hingga 90%

22 Juni 2026
0
Anthropic
Features

Fenomena Pendanaan Startup: Bagaimana Anthropic Mengubah Arah Investasi di Silicon Valley

5 Juni 2026
0
Grup GoTo
Features

Perjalanan GoTo dari Startup Call Center hingga Raksasa Ekosistem Digital Indonesia

28 Februari 2026
0
Load More
Next Post
Start Summit

Menristek Targetkan Indonesia Tambah 5 Unicorn

Milenial Perlu Rencanakan Keuangan Sedini Mungkin

Milenial Perlu Rencanakan Keuangan Sedini Mungkin

Tim Indonesia Jadi Runner Up di Final Microsoft Imagine Cup Asia 2020

Tim Indonesia Jadi Runner Up di Final Microsoft Imagine Cup Asia 2020

Discussion about this post

Recent Updates

Meta Pocket

Tanpa Perlu Coding, Meta Luncurkan ‘Pocket’ untuk Bikin Mini-Game Berbasis AI

3 Juli 2026
Pendanaan Startup Asia Tenggara 2026

Investasi Sektor Teknologi Asia Tenggara Tembus US$7,4 Miliar di Semester I-2026

3 Juli 2026
Aplikasi Mobile OCTO CIMB Niaga

Aplikasi OCTO Siap Luncurkan Asuransi Sun Life, Tinggalkan Konsep Super App

3 Juli 2026
Ekspansi OMOWAY Indonesia

Kantongi Pendanaan Puluhan Juta Dolar, OMOWAY Bidik Pasar Indonesia untuk Ekspansi Motor Listrik Pintar

3 Juli 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Meta Pocket

Tanpa Perlu Coding, Meta Luncurkan ‘Pocket’ untuk Bikin Mini-Game Berbasis AI

3 Juli 2026
Pendanaan Startup Asia Tenggara 2026

Investasi Sektor Teknologi Asia Tenggara Tembus US$7,4 Miliar di Semester I-2026

3 Juli 2026
Aplikasi Mobile OCTO CIMB Niaga

Aplikasi OCTO Siap Luncurkan Asuransi Sun Life, Tinggalkan Konsep Super App

3 Juli 2026
Ekspansi OMOWAY Indonesia

Kantongi Pendanaan Puluhan Juta Dolar, OMOWAY Bidik Pasar Indonesia untuk Ekspansi Motor Listrik Pintar

3 Juli 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version