Senin, 16 Februari 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline

Indonesia Berpeluang Punya Startup Hectocorn

25 Januari 2020
in Headline, News
Reading Time: 1 min read
Startup Perlu Perlindungan Hak Cipta

Anak muda menjadi pelopor bisnis startup. (Foto: ilustrasi/youngster.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Indonesia berpeluang punya startup skala Hectocorn, sebutan bagi perusahaan rintisan bervaluasi lebih dari US$ 100 miliar atau sekitar Rp 1.400 triliun. Saat ini status itu disandang oleh Alipay yang menurut data Hurun Research Institute, valuasi berkisar US$ 150 miliar.

Di Indonesia, baru Gojek yang berstatus decacorn atau valuasi melebihi US$ 10 miliar. Sedangkan yang berstatus unicorn atau valuasi lebih dari US$ 1 miliar ada empat yaitu Tokopedia, Traveloka, Bukalapak, dan OVO.
“Kita punya potensi (mencetak hectocorn). Tetapi harus mulai dari perjalanan paling pendeknya seperti pembinaan. Kita harus punya cita-cita yang tinggi,” kata Fadjar Hutomo Deputi Akses Permodalan Kemenparekraf, Kamis (23/1/2020).

Baca juga :   AC Ventures Tutup Putaran Dana Kelolaan ke-5, Fokus Ke Startup Awal

Selain itu, menurut dia pasar di Indonesia sangat potensial. Hal itu terlihat dari banyaknya persoalan di masyarakat yang perlu dibuat solusinya oleh startup.

“Banyak yang bisa di-addressed. Bicara Gojek misalnya, ruang pertumbuhannya bisa ke mana-mana (sektornya),’ kata dia. Ia mencontohkan, masyarakat masih menghadapi persoalan terkait pendidikan, kesehatan, dan energi. Dari ketiga bidang itu saja, potensinya sangat besar. “Sederhana saja. Kalau Indonesia tidak punya potensi sebesar itu, uang investor asing kan masuk ke sini,” katanya.

Berdasarkan riset Google, Temasek dan Bain, potensi ekonomi digital di Indonesia sekitar Rp 1.800triliun hingga 2025. “Saya pikir itu potensi yang sangat besar,” katanya.

Namun menurut Fadjar startup Tanah Air menghadapi beberapa tantangan. Pertama, sumber daya manusia (SDM) yang ahli digital minim. Kedua, pembinaan. Terakhir, permodalan. “Sukses rate startup hanya 10%. Ini ada kaitannya dengan akses permodalan,” ujarnya.

Baca juga :   Anak Indonesia Juara Lukis Lingkungan Hidup Internasional

STEVY WIDIA

Tags: Hectocornstartupunicorn
Previous Post

Glenn Alinskie & Chelsea Olivia : Bangun Bisnis Resto Untuk Penuhi Kebutuhan Kuliner Warga Metropolitan

Next Post

SOS Children’s Villages Dan Marriott Hotel Group Gelar Youth Internship

Related Posts

Living Lab Ventures
STARTUP

Living Lab Ventures Terapkan Strategi Investasi Berbasis Inovasi dan Kebutuhan Kota

12 Februari 2026
0
Kopi Kenangan
STARTUP

Raup Laba US$17 Juta, Kopi Kenangan Siap Meluncur Ke Bursa

9 Februari 2026
0
CES 2026 Innovation Awards
STARTUP

Startup Binaan Samsung C-Lab Raih 17 Penghargaan CES 2026 Innovation Awards

13 Januari 2026
0
Load More
Next Post
SOS Children’s Villages Dan Marriott Hotel Group Gelar Youth Internship

SOS Children’s Villages Dan Marriott Hotel Group Gelar Youth Internship

Chairman WEF Davos Kenakan Topi dan Kain Khas NTT

Chairman WEF Davos Kenakan Topi dan Kain Khas NTT

Bukalapak Gandeng Vidio Untuk Layani Pembeli Prioritas

Bukalapak Gandeng Vidio Untuk Layani Pembeli Prioritas

Discussion about this post

Recent Updates

Bank Saqu

Perkuat Basis Nasabah, Bank Saqu Bangun Engagement Lewat Komunitas Lari dan Sepeda

14 Februari 2026
Fast Charging Station Dharma Polimetal

Dukung Transisi Energi, Dharma Polimetal Kembangkan Fast Charging Station Lokal

14 Februari 2026
Sisternet

Sisternet Jadi Ekosistem Pendukung Pemberdayaan Perempuan

14 Februari 2026
Indomie

Pikat Gen Z, Indomie Hadirkan Inovasi Berdasarkan Tren Kuliner Lokal Yang Viral

14 Februari 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
pendanaan Fintech

Inilah 5 Fintech dengan Pendanaan Terbesar di Indonesia Tahun 2025

15 Mei 2025
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Bank Saqu

Perkuat Basis Nasabah, Bank Saqu Bangun Engagement Lewat Komunitas Lari dan Sepeda

14 Februari 2026
Fast Charging Station Dharma Polimetal

Dukung Transisi Energi, Dharma Polimetal Kembangkan Fast Charging Station Lokal

14 Februari 2026
Sisternet

Sisternet Jadi Ekosistem Pendukung Pemberdayaan Perempuan

14 Februari 2026
Indomie

Pikat Gen Z, Indomie Hadirkan Inovasi Berdasarkan Tren Kuliner Lokal Yang Viral

14 Februari 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version