Efisiensi Operasional, Startup Fintech Flip Dilaporkan Pangkas 15% Karyawan

Flip PHK karyawan

Akses Efisiensi Operasional, Startup Fintech Flip Dilaporkan Pangkas 15 Persen Karyawan (Foto: Istimewa)

youngster.id - Perusahaan financial technology (fintech) asal Indonesia, Flip, dilaporkan melakukan langkah restrukturisasi organisasi dengan memangkas sekitar 70 hingga 80 karyawan. Kebijakan ini diperkirakan berdampak pada 15% dari total sekitar 500 tenaga kerja yang dimiliki perseroan sebelum adanya penyesuaian tersebut.

Menurut laporan Deal Street Asia, pemutusan Hubungan Kerja (PHK) tersebut dikabarkan meluas di sejumlah divisi, termasuk tim operasional. Dalam pernyataan resminya, pihak manajemen Flip menjelaskan bahwa langkah penyesuaian ini diambil sebagai bagian dari strategi perusahaan untuk memperjelas fokus bisnis serta meningkatkan efisiensi operasional.

Restrukturisasi ini dilakukan setelah manajemen melakukan evaluasi menyeluruh terhadap prioritas strategis perusahaan. Ke depan, Flip berencana memberi penekanan lebih besar pada layanan inti (core services) yang memberikan kontribusi paling signifikan terhadap pertumbuhan bisnis, sekaligus terus meningkatkan kualitas produk yang ditawarkan kepada pengguna.

Fokus pada Layanan Inti dan Efisiensi Portofolio

Langkah evaluasi ini merefleksikan tantangan umum yang dihadapi industri fintech dengan portofolio produk yang luas. Meski melayani beragam kebutuhan nasabah membuka peluang pertumbuhan, skema tersebut juga membutuhkan investasi besar pada sumber daya manusia, teknologi, kepatuhan (compliance), hingga dukungan layanan pelanggan.

Flip menegaskan komitmennya untuk memastikan seluruh hak karyawan yang terdampak terpenuhi sesuai dengan regulasi dan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia. Di saat yang sama, perusahaan memastikan bahwa fokus efisiensi operasional ini berjalan selaras dengan upaya menjaga keandalan, keamanan, serta kenyamanan transaksi bagi para pengguna dan mitra bisnis.

Didirikan pada tahun 2015, Flip mengawali bisnisnya sebagai penyedia layanan transfer antarbank gratis di Indonesia. Seiring pertumbuhannya, Flip memperluas jangkauan produk ke layanan transfer uang internasional, pembayaran tagihan, isi ulang dompet digital, hingga penyediaan infrastruktur pembayaran bagi segmen korporasi (B2B payment tools). Restrukturisasi ini menandai fase baru bagi Flip dalam mengalokasikan sumber daya secara lebih terukur guna mendukung portofolio bisnis yang berdaya saing tinggi. (*AMBS)

 

Exit mobile version