youngster.id - Pasar skincare Indonesia terus berkembang seiring meningkatnya perhatian konsumen terhadap perawatan kulit. Data Euromonitor mencatat penjualan ritel skincare di Indonesia mencapai Rp60,24 triliun pada 2025, tumbuh 19% dibandingkan tahun sebelumnya.
Kategori facial care menjadi kontributor terbesar dengan nilai penjualan Rp51,78 triliun. Pertumbuhan pasar tersebut berjalan beriringan dengan perubahan preferensi konsumen, terutama generasi muda yang semakin memperhatikan kondisi dan tampilan kulit.
Di tengah pertumbuhan tersebut, tren kecantikan di kalangan generasi muda juga ikut berkembang. Salah satu tren adalah glass skin, tampilan kulit yang terlihat sehat, lembap, halus, dan glowing. Namun, bagi Gen Z yang memiliki aktivitas dinamis, mendapatkan tampilan tersebut tidak selalu berarti harus menjalani rutinitas skincare yang panjang.
Kebutuhan terhadap perawatan kulit yang lebih sederhana dan sesuai dengan kondisi kulit kemudian mendorong munculnya berbagai produk yang menawarkan rutinitas lebih praktis. Konsep ini juga menjadi perhatian Glow & Lovely melalui peluncuran Glass Bright Ultralight Range yang membawa konsep #NoFilterGlassSkin.
Rangkaian tersebut dirancang untuk membantu Gen Z mendapatkan tampilan kulit yang sehat dan bercahaya melalui rutinitas perawatan yang lebih sederhana.
“Di tengah gaya hidup generasi muda, khususnya Gen Z, yang semakin dinamis, journey menuju glass skin sering kali terasa rumit karena banyaknya langkah skincare, pilihan produk, hingga berbagai macam kebutuhan kulit. Untuk itu, kami menghadirkan solusi yang lebih sederhana namun tetap efektif untuk mewujudkan #NoFilterGlassSkin dengan cara yang lebih effortless sesuai dengan kebutuhan kulit masing-masing,” ungkap Ita Karo Karo, Brand Lead Glow & Lovely, pada peluncuran Glass Bright Ultralight Range, Selasa (11/8/2026) di Jakarta.
Ita menjelaskan, Glass Bright Ultralight Range hadir dalam dua format, yakni Gel Cleanser dan Gel Moisturizer, dengan tiga varian yang ditujukan untuk kebutuhan kulit berbeda.
Varian GlassBright ditujukan bagi konsumen yang menginginkan kulit tampak lebih cerah. Produk ini terdiri dari Gel Cleanser dengan formula low pH serta Gel Moisturizer yang mengandung kombinasi Niacinamide dan Hyaluronic untuk membantu mencerahkan sekaligus menjaga hidrasi kulit.
Sementara itu, GlassHydra menyasar kulit yang membutuhkan hidrasi. Varian ini menggunakan Gel Cleanser dengan pH netral dan Gel Moisturizer yang dilengkapi Pro-Ceramide serta Niacinamide untuk membantu menjaga kelembapan dan skin barrier.
Adapun GlassClear ditujukan untuk membantu merawat kulit dengan noda hitam. Varian ini dilengkapi Gluta Boost, teknologi pencerah kulit dari Glow & Lovely yang juga digunakan pada GlassBright.
Research and Development Manager Glow & Lovely Zulfa Hudaya mengatakan, ketiga varian tersebut dikembangkan dengan mempertimbangkan perbedaan kebutuhan kulit setiap konsumen.
“Setiap kulit memiliki kebutuhan yang berbeda, sehingga tidak ada satu solusi yang bisa berlaku untuk semua orang. Berangkat dari pemahaman ini, kami mengembangkan Glass Bright Ultralight Range dengan tiga varian yang dirancang untuk menjawab berbagai skin concerns,” ungkapnya.
Untuk memperkenalkan rangkaian tersebut, Glow & Lovely juga menghadirkan GLASSMAZE 2.0 Experience di Main Atrium Kota Kasablanka, Jakarta, pada 11–16 Agustus 2026.
Melalui instalasi interaktif tersebut, pengunjung dapat mengenal lebih jauh teknologi dan kandungan yang digunakan dalam ketiga varian Glass Bright Ultralight Range.
Perkembangan tren skincare di kalangan Gen Z menunjukkan bahwa perhatian terhadap tampilan kulit tidak selalu diikuti keinginan menjalani rutinitas yang panjang. Di tengah aktivitas yang semakin dinamis, perawatan yang praktis sekaligus dapat disesuaikan dengan kebutuhan kulit menjadi salah satu pilihan yang semakin relevan bagi konsumen muda.
STEVY WIDIA



















Discussion about this post