JRKu, Aplikasi Untuk Layanan Digital Jasa Raharja

Media Gathering dengan Tema “Transformasi Manajemen Risiko dan Teknologi Informasi Jasa Raharja” Rabu (13/11/2019) di Jakarta.(Foto: Fahrul Anwar/youngster.id)

youngster.id - Jasa Raharja meluncurkan aplikasi yang bernama JRku, yaitu layanan digital Jasa Raharja untuk masyarakat Indonesia untuk dapat mengajukan santunan secara online, pembayaran IWKBU (khusus Pemilik Otobus), cek masa berlaku SWDKLLJ dan masih banyak lainnya.
Aplikasi JRku bertujuan untuk membungkus semua layanan dalam satu genggaman dengan beberapa fitur unggulan.

“Di era digital saat ini, transformasi menjadi peluang dan tantangan bagi perusahaan untuk mengembangkan bisnis usahanya serta mempertahankan eksistensi perusahaan dan yang nggak kalah penting aplikasi JRku, ada karya anak negeri buatan dari teman-teman IT di Jasa Raharja,” ujar Wahyu Wibowo Direktur Manajemen Risiko dan Teknologi Informasi Jasa Raharja, pada acara Media Gathering dengan Tema
“Transformasi Manajemen Risiko dan Teknologi Informasi Jasa Raharja” Rabu (13/11/2019) di Jakarta.

Aplikasi ini telah diunduh oleh lebih dari 5.000+ pengguna di Google Play Store dan Apple App Store.

“Pastinya di zaman transformasi dalam organisasi tentunya membutuhkan strategi yang komprehensif, Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkompeten dan dukungan teknologi untuk merealisasikan transformasi tersebut. Oleh karena itu, Jasa Raharja senantiasa berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan upaya tersebut juga didukung dengan melakukan sosialisasi kepada masyarakat sehingga Jasa Raharja tetap dirasakan kehadiran dan manfaatnya oleh masyarakat,” paparnya menambahkan.

Baca juga :   Stakeholder Harus Bersatu Untuk Bangun Ekosistem Digital

Sampai dengan saat ini, Jasa Raharja mempunyai 1 kantor pusat, 29 kantor cabang, 62 kantor perwakilan, 65 kantor KPJR dan 1285 samsat yang tersebar di seluruh Indonesia dari Sabang sampai Merauke. Setiap harinya rata-rata klaim adalah sebesar 518 klaim
per hari, rata-rata kendaraan sebanyak 263.098 kendaraan per hari, rata-rata SWDKLLJ 260.397 kendaraan per hari, rata-rata Iuran Wajib 2.701 kendaraan per hari.

Selain itu, Jasa Raharja telah menjalin kerja sama dengan Gojek dengan ditandai telah ditandatanganinya Nota Kesepahaman atau MoU dan dilanjutkan dengan Perjanjian Kerja Sama (PKS), sehingga semua penumpang Go-Car saat ini telah terjamin juga oleh Jasa Raharja. Kedepannya Jasa Raharja juga akan menjalin kerja sama dengan perusahaan transportasi online lainnya yaitu Grab agar semua penumpang Grab-Car juga dapat terjamin ketika melakukan perjalanan.

“Transformasi digital yang dilakukan oleh Jasa Raharja mempunyai tujuan untuk melakukan optimalisasi bisnis proses, interaksi dengan ekosistem serta menciptakan bisnis model atau platform baru, melalui beberapa komponen,” pungkasnya.

Baca juga :   100 Startup Indonesia Pitching di Markas Pusat Plug and Play

FAHRUL ANWAR