Kamis, 12 Februari 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home News

Jumlah Startup Unicorn di Dunia Turun Drastis

10 November 2022
in News
Reading Time: 1 min read
Digital Entrepreneurship Academy

Startup menjadi bisnis yang banyak disukai anak muda. (Foto: ilustrasi/istimewa)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Jumlah perusahaan rintisan dengan valuasi di atas US$1 miliar atau yang biasa disebut unicorn pada kuartal III/2022 ada 25 startup. Jumlah ini pun merupakan terendah sejak 2020. Berdasarkan data dari CB insights, jumlah ini turun tajam hingga 81,6% secara tahunan (yoy) dan 70,6% secara kuartalan (q-to-q).

Penurunan jumlah unicorn baru sudah mulai terlihat sejak kuartal III/2021. Saat itu, hanya 136 unicorn baru yang muncul. Jumlahnya turun 8,1% dibandingkan pada kuartal sebelumnya (q-to-q) yaitu 148 unicorn. Unicorn paling banyak ada di Amerika Serikat yaitu mencapai 14 startup. Selanjutnya, dari Asia terdapat 7 startup, Eropa sebanyak 3 startup dan Amerika Latin & Karibia sebanyak 1 startup.

Baca juga :   Setiap Hari Ada 1 Juta Pengguna Baru Teknologi 5G

CB Insights menilai tren penurunan startup unicorn ini sejalan dengan menyusutnya pendanaan dari perusahaan modal ventura. Total pendanaan startup secara global hanya US$108,5 miliar atau senilai Rp1.159 triliun pada kuartal III/2022 atau menjadi yang terendah dalam 9 kuartal terakhir.

Selain itu, pendanaan pada kuartal III/2022 ini juga turun 58% dari puncak pendanaan di kuartal IV/2021. Penurunan pendanaan ini bersamaan dengan adanya tech winter yang sedang melanda beberapa perusahaan teknologi dan startup.

Pendanaan untuk mega round juga tercatat menurun menjadi US$29,6 miliar (Rp460 triliun) atau turun 44% kuartal per kuartal. Pendanaan megaround di kuartal III ini pun terendah dalam 9 kuartal, yaitu hanya ada 144 pendanaan megaround secara global.

Baca juga :   MCI Pimpin Pendanaan Pra Seri A untuk Crowde

Menariknya, pada kuartal III/2022 ini, pendanaan di Asia berhasil menyalip Eropa di pendanaan mega round, dengan perusahaan-perusahaan yang berbasis di Asia mengumpulkan US$1,7 miliar atau senilai Rp16 triliun lebih banyak dibandingkan Eropa. AS pun saat ini masih memimpin di kategori mega round, menyumbang setengah dari pendanaan mega-round.

Di kuartal ini pun terlihat penurunan signifikan dalam keseluruhan mega-putaran di beberapa negara tertentu seperti Kanada, Afrika, Amerika Latin dan Australia tidak melihat kesepakatan kaliber ini.

 

STEVY WIDIA

Tags: pendanaan startupstartupstartup unicorn
Previous Post

Inisiatif Hyperlocal Tokopedia Dukung UMKM Lokal Jadi Pahlawan Ekonomi Digital

Next Post

Ajak Generasi Muda Cintai Produk Lokal Lazada Hadirkan Kolaborasi 10 Brand dan 10 KOL

Related Posts

Living Lab Ventures
STARTUP

Living Lab Ventures Terapkan Strategi Investasi Berbasis Inovasi dan Kebutuhan Kota

12 Februari 2026
0
Kopi Kenangan
STARTUP

Raup Laba US$17 Juta, Kopi Kenangan Siap Meluncur Ke Bursa

9 Februari 2026
0
CES 2026 Innovation Awards
STARTUP

Startup Binaan Samsung C-Lab Raih 17 Penghargaan CES 2026 Innovation Awards

13 Januari 2026
0
Load More
Next Post
Lazada

Ajak Generasi Muda Cintai Produk Lokal Lazada Hadirkan Kolaborasi 10 Brand dan 10 KOL

Greatedu

Indonesia Tetap Menarik Untuk Investasi Teknologi

OYO di Bali

Jaring 13 Juta Pelanggan, OYO Indonesia Siapkan Strategi Khusus di 2023

Discussion about this post

Recent Updates

XTransfer

XTransfer Dorong Solusi Pembayaran B2B untuk Percepat Ekspor UMKM di ASEAN

12 Februari 2026
Geotab Connect 2026

Geotab Perkenalkan Inovasi Telematika Berbasis AI untuk Tingkatkan Keselamatan Armada di Indonesia

12 Februari 2026
Grab

Cetak Sejarah, Grab Raih Laba Bersih Perdana US$268 Juta Sepanjang 2025

12 Februari 2026
AFTECH

AFTECH Luncurkan Chatpindar, Dorong Literasi Keuangan Digital

12 Februari 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
pendanaan Fintech

Inilah 5 Fintech dengan Pendanaan Terbesar di Indonesia Tahun 2025

15 Mei 2025
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
XTransfer

XTransfer Dorong Solusi Pembayaran B2B untuk Percepat Ekspor UMKM di ASEAN

12 Februari 2026
Geotab Connect 2026

Geotab Perkenalkan Inovasi Telematika Berbasis AI untuk Tingkatkan Keselamatan Armada di Indonesia

12 Februari 2026
Grab

Cetak Sejarah, Grab Raih Laba Bersih Perdana US$268 Juta Sepanjang 2025

12 Februari 2026
AFTECH

AFTECH Luncurkan Chatpindar, Dorong Literasi Keuangan Digital

12 Februari 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version