Rabu, 25 Februari 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline

Kedai Sayur Luncurkan Layanan B2C

29 Mei 2020
in Headline, News
Reading Time: 2 mins read
Kedai Sayur

Startup Kedai Sayur. (Foto: istimewa/youngster.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Merebaknya pademi COVID-19 membuat pasar produk pangan mengalami shifting demand dari Business-to-Business (B2B) seperti hotel, restoran dan kafe menjadi Business-to-Consumer (B2C). Hal ini dirasakan pula oleh Kedai Sayur Indonesia dimana terjadi peningkatan permintaan yang cukup tajam pada konsumen B2C.

Adrian Hernanto selaku CEO Kedai Sayur mengatakan sebelumnya, masyarakat memilih menghabiskan anggaran belanja guna keperluan konsumsi dan gaya hidup dan melakukan transaksi secara langsung dengan mendatangi pusat perbelanjaan. Kini masyarakat cenderung beralih menggunakan kesempatan berbelanja untuk memenuhi kebutuhan pangan dan konsumsi sehari-hari dan dilakukan secara daring. Perubahan kondisi ini juga memberikan dampak kepada perusahaan yang bergerak dalam bidang agritech seperti Kedai Sayur.

Baca juga :   SUV Ini Terbaik di IIMS 2018

“Kedai Sayur mengalami peningkatan penjualan khususnya B2C, traffic social media dan jumlah unduhan aplikasi Kedaisayur. Pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) oleh pemerintah juga memberikan dampak kepada pasar B2B,” kata Adrian dalam keterangannya, Kamis (29/5/2020).

Menurut dia, walaupun terjadi penurunan permintaan dari pasar B2B, di sisi lain peningkatan yang signifikan terjadi dari pasar B2C atau konsumen rumahan. Terjadinya shifting demand tersebut membuat Kedai Sayur dengan sigap melakukan perubahan flow bisnis dan meluncurkan layanan baru yaitu B2C demi memenuhi permintaan pasar.

“Tidak hanya melalui aplikasi Kedaisayur, masyarakat juga bisa mendapatkan produk-produk segar dari Kedai Sayur melalui Official Store Tokopedia dan Blibli.com. Hadirnya channel dan aplikasi baru tersebut diharapkan dapat memberikan alternatif bagi masyarakat untuk memenuhi kebutuhan pangan selama masa pandemi COVID-19,” ungkap Adrian.

Dia mengungkapkan, Kedai Sayur juga memiliki strategi dan langkah untuk menghadapi tingginya permintaan konsumen B2C. Seperti melakukan analisis produk high demand, pricing control, memastikan ketersediaan stok langsung dari sumbernya, memeperketat quality control, dan lain sebagainya agar dapat memberikan layanan terbaik bagi konsumen.

Baca juga :   Perusahaan Ini Kirim Rata-Rata 4,5 Juta Paket Setiap Bulan Sepanjang 2021

Selain layanan B2B dan B2C, Kedai Sayur juga memiliki layanan khusus bernama Mitra Sayur.Mitra Sayur merupakan pedagang sayur baik itu pedagang keliling ataupun dengan lapak atau kios yang menjadi konsumen Kedai Sayur. Layanan ini pertama kali diluncurkan sejak awal didirikannya Kedai Sayur dengan visi membantu para pedagang sayur meningkatkan bisnis mereka. Saat ini sudah lebih dari tujuh 7 ribu pedagang sayur yang tergabung menjadi mitra Kedai Sayur dan merasakan dampak positif terhadap usahanya.

Untuk memberikan layanan terbaik, Kedai Sayur saat ini telah memiliki dua buah Distribution Centre (DC) yang berlokasi di Setu, Jakarta Timur dan juga Cipondoh, Tangerang, dengan pasokan produk pangan segar dari 30 lebih vendor yang terdiri dari petani, pasar induk, dan pasar lokal.

Baca juga :   Hadaphy, Hand Sanitizer dari Alang-Alang 100% Bebas Alkohol

STEVY WIDIA

Tags: aplikasi kedai sayurB2CKedai Sayurstartup
Previous Post

Masyarakat Perlu Mengelola Keuangan Di Masa Pandemi Covid-19

Next Post

Huawei Dukung XL Axiata Tingkatkan Jaringan

Related Posts

SelectUSA Investment Summit 2026
Startup

SelectUSA Investment Summit 2026, Kompetisi Bagi Startup Indonesia Yang Siap Masuk Pasar AS

24 Februari 2026
0
TechCrunch Disrupt 2022
Startup

TechCrunch Kembali Gelar Startup Battlefield 200 Tahun 2026

18 Februari 2026
0
Living Lab Ventures
Startup

Living Lab Ventures Terapkan Strategi Investasi Berbasis Inovasi dan Kebutuhan Kota

12 Februari 2026
0
Load More
Next Post
Lalu Lintas Data Internet Terpusat di Jawa Saat Lebaran

Huawei Dukung XL Axiata Tingkatkan Jaringan

5 Peneliti Tel-U Masuk Kedalam Peneliti Terbaik Indonesia

5 Peneliti Tel-U Masuk Kedalam Peneliti Terbaik Indonesia

mitra bukalapak

Bukalapak Gandeng GrabKios Bantu 5 Juta Warung di Indonesia

Discussion about this post

Recent Updates

RAFI 2026, Telkomsel Proyeksi Payload Naik 11,1%

RAFI 2026, Telkomsel Proyeksi Payload Naik 11,1%

25 Februari 2026
AdaKami

Riset LPEM FEB UI: AdaKami Berkontribusi hingga Rp10,96 Triliun terhadap PDB Indonesia pada 2024

25 Februari 2026
Mambu

Mambu Perluas Payments Hub ke Asia Tenggara, Indonesia Jadi Pasar Utama

25 Februari 2026
bisnis kost

Ramadan Jadi Periode Performa Terendah Bagi Bisnis Kost

25 Februari 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
pendanaan Fintech

Inilah 5 Fintech dengan Pendanaan Terbesar di Indonesia Tahun 2025

15 Mei 2025
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
RAFI 2026, Telkomsel Proyeksi Payload Naik 11,1%

RAFI 2026, Telkomsel Proyeksi Payload Naik 11,1%

25 Februari 2026
AdaKami

Riset LPEM FEB UI: AdaKami Berkontribusi hingga Rp10,96 Triliun terhadap PDB Indonesia pada 2024

25 Februari 2026
Mambu

Mambu Perluas Payments Hub ke Asia Tenggara, Indonesia Jadi Pasar Utama

25 Februari 2026
bisnis kost

Ramadan Jadi Periode Performa Terendah Bagi Bisnis Kost

25 Februari 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version