Rabu, 27 Mei 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home News

Layanan Pelanggan di Indonesia Tidak Memuaskan

9 Desember 2021
in News
Reading Time: 2 mins read
Customer Service

Berdasarkan hasil riset Qualtrics, layanan pelanggan di Indonesia tidak memuaskan (Foto: Ilustrasi)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Hampir semua konsumen di Indonesia (96%) tidak puas dengan layanan pelanggan yang mereka dapatkan di tahun 2021.

Hal itu terungkap dari hasil riset Qualtrics 2022 Global Consumer Trends. Dampak dari ketidakpuasan tersebut bisa merugikan perusahaan hingga US$ 59 miliar per tahunnya.

Selain harga dan biaya, dukungan layanan pelanggan menduduki peringkat ke-2 dari faktor-faktor yang harus ditingkatkan oleh bisnis menurut konsumen. Namun, mempermudah akses dan penggunaan terhadap produk serta layanan juga perlu ditingkatkan. Tiga perempat responden juga merasa bahwa bisnis perlu menunjukkan perhatiannya kepada pelanggan (72%) dan mendengarkan umpan balik mereka dengan lebih baik lagi (76%).

Sekitar 75% responden menyatakan bahwa mereka akan menghabiskan lebih banyak uang dengan sebuah perusahaan jika mereka dihargai lebih. Pentingnya pengalaman pelanggan ini juga diteliti lebih lanjut dalam penelitian tambahan dari Qualtrics XM Institute, yang menunjukkan bahwa konsumen Indonesia 3x lebih berpotensi untuk membeli ulang, mempercayai, dan merekomendasikan perusahaan setelah pengalaman pelanggan yang positif. Setengah dari responden (50%) mengatakan mereka telah mengurangi pembelian mereka setelah pengalaman buruk.

Menurut Mao Gen Foo, Director of Sales for Southeast Asia, Qualtrics, pengalaman karyawan juga penting untuk menarik, mempertahankan, dan membentuk talenta untuk tahun depan. Dua pertiga orang Indonesia (64%) merencanakan untuk mencari pekerjaan baru pada tahun 2022 berdasarkan data dari riset Qualtrics’ Great Resignation or Great Opportunity? Alasan utamanya adalah untuk mencari peluang berkembang (69%). Alasan lainnya juga termasuk gaji (48%), ingin mencari pekerjaan yang memiliki purpose (23%), atau ingin mengganti industri (22%).

Bagi mereka yang tetap bertahan di pekerjaan saat ini, responden menyatakan bahwa keseimbangan antara kehidupan pekerjaan dan kehidupan pribadi menjadi alasan mereka bertahan (61%). Pekerjaan yang memiliki purpose (43%) dan peluangn berkembang (33%) juga menjadi faktor penting.

“Saat organisasi di seluruh Indonesia mempercepat investasi mereka dalam bidang teknologi, mengatasi kesenjangan antara apa yang diinginkan pelanggan dan karyawan dan apa yang sebenarnya disampaikan harus diprioritaskan. Pengalaman menjadi faktor penting di setiap fungsi dan departemen. Perusahaan yang cepat memulai perjalanan untuk mengubah pengalaman yang mereka berikan untuk memenuhi kebutuhan saat ini dan yang terus berkembang akan memenangkan pangsa pasar yang besar,” jelas Foo, dalam keterangan pers, dikutip Kamis (9/12/2021).

Disebutkan Foo, dengan terus mendengarkan dan menjawab kebutuhan penting bagi pelanggan dan karyawan, bisnis dapat menjawab tantangan makroekonomi yang tengah dihadapi. “Misalnya keterbatasan talenta, disrupsi rantai pasokan, hingga peningkatan biaya dengan cara yang lebih bertanggungjawab dan bermakna,” pungkasnya. (*AMBS)

Tags: ketidakpuasan pelangganlayanan pelangganriset Qualtrics 2022 Global Consumer Trends
Previous Post

ITDRI Gelar Festival Menuju Kemandirian Teknologi Digital

Next Post

Teknologi Graph Akan Menjadi Tren di Dunia Digital?

Related Posts

FedEx Chatbot
Technology

Permudah Layanan Logistik, FedEx Luncurkan Chatbot WhatsApp untuk Pelanggan di Indonesia

16 April 2026
0
Percepat Transformasi Digital, Salesforce Hadirkan Agentforce Berbahasa Indonesia
Technology

AI Diperkirakan Dapat Menyelesaikan Sebagian Besar Kasus Layanan Pelanggan di Indonesia Pada 2027

23 Januari 2026
0
Gaery Undarsa
Startup & Entrepreneurship

Tiket.com Hadirkan Layanan Pelanggan Berbasis AI Sebagai Solusi Masalah Perjalanan

5 September 2025
0
Load More
Next Post
Graph Technology

Teknologi Graph Akan Menjadi Tren di Dunia Digital?

SYNRGY Accelerator

Kolaborasi BCA x Grab Indonesia x Binar Academy Hadirkan “SYNRGY Academy Batch Grab”

Huawei Nova 9

Huawei Nova 9, Hadir Dengan Fitur Kamera Untuk Banyak Skenario

Discussion about this post

Recent Updates

Oxford Economics startup

Oxford Economics: Beban Regulasi Digital Tekan Inovasi dan Pendanaan Startup di Asia

26 Mei 2026
Bimo - CarbonEtics

Permenhut 6/2026 Terbit, Startup CarbonEthics Siap Dorong Investasi Karbon Komunitas Lewat Proyek Pulang Pisau

26 Mei 2026
EBITDA SCG

EBITDA SCG Tumbuh 17% Menjadi Rp8,3 Triliun, Indonesia Jadi Penopang Utama di ASEAN

26 Mei 2026
Google for Startups Accelerator: Southeast Asia

Gandeng Komdigi, Google Cloud Luncurkan Akselerator Startup AI Regional Berhadiah Kredit Rp5,6 Miliar

26 Mei 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Oxford Economics startup

Oxford Economics: Beban Regulasi Digital Tekan Inovasi dan Pendanaan Startup di Asia

26 Mei 2026
Bimo - CarbonEtics

Permenhut 6/2026 Terbit, Startup CarbonEthics Siap Dorong Investasi Karbon Komunitas Lewat Proyek Pulang Pisau

26 Mei 2026
EBITDA SCG

EBITDA SCG Tumbuh 17% Menjadi Rp8,3 Triliun, Indonesia Jadi Penopang Utama di ASEAN

26 Mei 2026
Google for Startups Accelerator: Southeast Asia

Gandeng Komdigi, Google Cloud Luncurkan Akselerator Startup AI Regional Berhadiah Kredit Rp5,6 Miliar

26 Mei 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version