Rabu, 20 Mei 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home News

Microsoft Tingkatkan Perlindungan Konsumen

22 Februari 2017
in News
Reading Time: 2 mins read
Microsoft Tingkatkan Perlindungan Konsumen

Andreas Diantoro Presiden Direktur Microsoft Indonesia menandatangani MoU Clean e-Commerce. (Foto: microsoft/Youngsters.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Tim Microsoft Digital Crimes Unit (DCU) mulai mengidentifikasi dan mengambil langkah tegas terhadap penjual peranti lunak palsu di sejumlah marketplace di Indonesia. Tindakan ini diharapkan mampu meminimalisir bahaya serangan siber bagi konsumen, baik individu maupun organisasi.

Langkah ini bekerjasama dengan sejumlah Internet Service Provider (ISP) dan Computer Emergency Response Team (CERTs) di lingkungan pemerintahan untuk mengatasi serangan siber.

“Upaya mengurangi bahaya dan kerugian yang diakibatkan oleh peredaran barang palsu dapat terwujud jika para pemangku kepentingan perlindungan konsumen, mulai dari produsen, penjual, penegak hukum, hingga masyarakat sendiri sepakat untuk bersinergi.” Ungkap Justisiari P. Kusumah, Sekretaris Jenderal, Masyarakat Indonesia Anti Pemalsuan dalam keterangan tertulis Selasa (21/2/2017).

Tindakan yang telah dijalankan diharapkan dapat mendorong terciptanya transaksi dagang yang lebih sehat di Indonesia. Sebab, salah satu penyebab utama tingginya angka penjualan dan penggunaan barang palsu adalah kurangnya sanksi nyata terhadap para penjual maupun konsumen. Lebih dari 64% konsumen merasa tidak mungkin diadili sekalipun mereka menggunakan barang palsu, sementara lebih dari 32% penjual mengaku sering mengalami razia, tetapi tidak terkena sanksi hukum.

Tingkat pemalsuan barang, termasuk peranti lunak di Indonesia memang masih berada di angka yang mengkhawatirkan. Studi terakhir yang dilakukan MIAP dan Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia menempatkan tinta printer (49,4%), pakaian (38,9%), barang dari kulit (37,2%), dan peranti lunak (33,5%) sebagai daftar barang dengan angka pemalsuan tertinggi di Indonesia. Sebuah situasi yang menimbulkan kerugian terhadap ekonomi nasional hingga Rp 65,1 triliun serta hilangnya pendapatan dari pajak tidak langsung atas penjualan peranti lunak asli hingga Rp 424 miliar.

“Selama jangka waktu tiga bulan, Microsoft DCU berhasil mengidentifikasi sedikitnya 23 penjual peranti lunak palsu yang beroperasi di e-commerce. Saat ini, kami sedang memproses tindakan hukum untuk tiga di antaranya. Kami juga tengah bekerja sama dengan MIAP dan pemerintah untuk menindaklanjuti para penjual peranti lunak palsu lainnya. Tujuan akhir kami yakni memastikan agar pelanggan terlindungi dari bahaya penggunaan peranti lunak yang dijual oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab,” kata Linda Dwiyanti, Consumer Channels Group Director, Microsoft Indonesia.

Sebagai hasil dari rangkaian tindakan yang telah diambil, beberapa penjual berinisiatif mengakui kesalahan mereka dalam menjual peranti lunak palsu dan/atau menempatkan sertifikat keaslian palsu di barang dagangan masing-masing. Pada Februari 2017, reseller daring seperti Suryabaru IT di Surabaya, Kamar 56 di Jakarta, dan Inotech di Bandung, serta toko-toko seperti Notebook ASEAN dan Ruphen Shop di Jakarta, menerbitkan iklan permintaan maaf kepada pelanggan melalui beberapa media cetak maupun online.

STEVY WIDIA

Tags: Masyarakat Indonesia Anti Pemalsuanperanti lunak palsuperlindungan konsumenTim Microsoft Digital Crimes Unit (DCU)
Previous Post

Gaun Wayang Meggie di NY Couture Fashion Week 2017

Next Post

Symantec Cloud Security Platform, Solusi Keamanan Cloud Komprehensif

Related Posts

Pengguna Keuangan Digital OJK 2026
Digital Business

OJK Catat Pengguna Keuangan Digital Tembus 17,17 Juta, Fokus Industri Bergeser ke Perlindungan Konsumen

18 Mei 2026
0
Keamanan Siber OJK
Digital Business

Jaga Kepercayaan Publik, OJK Perkuat Ketahanan Siber Industri Keuangan Digital dan Aset Kripto

4 Mei 2026
0
Layanan pengaduan
Headline

Tahun 2021, e-Commerce Paling Banyak Mendapat Pengaduan Konsumen

8 Januari 2022
0
Load More
Next Post
Palo Alto Network - Prisma Cloud Darwin

Symantec Cloud Security Platform, Solusi Keamanan Cloud Komprehensif

Bekraf Fasilitasi Pembiayaan Industri Kreatif Hingga Rp500 miliar

Bekraf Fasilitasi Pembiayaan Industri Kreatif Hingga Rp500 miliar

ITS: Inovasi Winglet Cant Penghemat Bahan Bakar Pesawat

ITS: Inovasi Winglet Cant Penghemat Bahan Bakar Pesawat

Discussion about this post

Recent Updates

Oki Ramadhana CEO INA

Resmi! Oki Ramadhana Ditunjuk Jadi CEO INA Periode 2026-2031

20 Mei 2026
Aplikasi Co-Living Cove App

Atasi Kesepian Gen Z, Cove Luncurkan Fitur Media Sosial Pertama di Aplikasi Co-Living

20 Mei 2026
Pasar Quick Commerce Asia Tenggara

Momentum Works: Pasar Quick Commerce Asia Tenggara Tembus Rp113 Triliun

20 Mei 2026
Platform Keamanan Identitas Idira

Atasi Celah Keamanan AI, Palo Alto Networks Luncurkan Platform Identitas ‘Idira’

20 Mei 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Oki Ramadhana CEO INA

Resmi! Oki Ramadhana Ditunjuk Jadi CEO INA Periode 2026-2031

20 Mei 2026
Aplikasi Co-Living Cove App

Atasi Kesepian Gen Z, Cove Luncurkan Fitur Media Sosial Pertama di Aplikasi Co-Living

20 Mei 2026
Pasar Quick Commerce Asia Tenggara

Momentum Works: Pasar Quick Commerce Asia Tenggara Tembus Rp113 Triliun

20 Mei 2026
Platform Keamanan Identitas Idira

Atasi Celah Keamanan AI, Palo Alto Networks Luncurkan Platform Identitas ‘Idira’

20 Mei 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version