Kamis, 21 Mei 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home News

Penguna Tanda Tangan Digital di Indonesia Meningkat

4 Agustus 2018
in News
Reading Time: 1 min read
PrivyID, Siasati Penyalahgunaan Identitas Digital

Marshall Pribadi (kiri) tengah memberikan penjelasan PrivyID ke Menneg BUMN Rini Soemarno (kedua kiri) beserta Dirut PT Telkom Alex J. Sinaga (empat kiri). (Foto: PrivyID/youngster.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Pertumbuhan pengguna PrivyID, startup tandatangan digital meningkat. Dalam enam bulan telah naik dari 1 juta ke 1,9 juta pengguna di seluruh Indonesia. Dari 1,9 juta pengguna tanda tangan digital PrivyID, sebagian besar masih tersebar di Pulau Jawa.

Chief Executive Officer PrivyID Marshall Pribadi mengatakan, dari data PrivyID, pada semester I/2018, jumlah dokumen yang ditandatangani secara digital lewat platform PrivyID tumbuh sangat cepat. Setiap bulan terdapat 110.669 dokumen yang ditandatangani secara digital lewat PrivyID.

“Jumlah ini melonjak 159 persen dari periode yang sama di tahun lalu, sehingga selama Januari hingga Juni 2018, total dokumen yang telah ditandatangani secara digital lewat PrivyID adalah 664.009 dokumen,” katanya dalam keterangan tertulis, Jumat (3/8/2018).

Menurut data yang dirilis PrivyID sebanyak 59 % pengguna berasal dari Jakarta – Bogor – Tangerang – Depok dan Bekasi. Sementara kalau dibedah dari profesinya, 70 % dari 1,9 juta pengguna tanda tangan digital berprofesi karyawan swasta, dengan rentang usia 25-40 tahun.
Pengguna tanda tangan digital di Indonesia juga masih didominasi oleh laki-laki. Sebanyak 62 % dari 1,9 juta pengguna tanda tangan digital PrivyID adalah laki-laki, sementara 38% lainnya adalah perempuan.

Sementara itu dari 1,9 juta pengguna tanda tangan digital PrivyID, 63 % terbiasa menandatangani dokumen lewat aplikasi smartphone. Sementara ada 37 persen yang masih lebih suka menandatangani via laptop atau komputer desktop.

Menurut Marshall tingginya pertumbuhan ini mengindikasikan bahwa penggunaan tanda tangan digital sudah menjadi kebiasaan bagi masyarakat Indonesia di era yang serba cepat ini.

“Pekerjaan rumah berikutnya adalah mengedukasi masyarakat agar memilih tanda tangan digital yang sesuai dengan undang undang (ITE pasal 11 ayat 8). Supaya, tanda tangan digital bukan cuma memudahkan dan mendukung efisiensi, tapi juga menghadirkan kepastian hukum yang setara dengan tanda tangan basah,” pungkasnya.

STEVY WIDIA

Tags: Privy IDtanda tangan digital
Previous Post

Wismilak Kembali Gelar DSC Untuk Perkuat Sektor Kewirausahaan

Next Post

TCASH dan Blue Bird Jalin Kerja Sama Strategis Dukung Gaya Hidup Digital

Related Posts

Privy - Verifikasi Dokumen
Technology

Lawan 1.000 Scam Per Hari, Privy Perluas Fitur Verifikasi Dokumen Digital ke WhatsApp dan Email

27 April 2026
0
tanda tangan elektronik Privy
Digital Business

Permintaan Tanda Tangan Digital Melonjak 250%, Privy Proses 32 Juta Dokumen di Kuartal I 2026

20 April 2026
0
Privy dan HIPMI Bandung
Digital Business

Sambut Coretax, HIPMI dan Privy Edukasi Pengusaha Bandung Soal Legalitas Dokumen Digital

16 April 2026
0
Load More
Next Post
TCASH dan Blue Bird Jalin Kerja Sama Strategis Dukung Gaya Hidup Digital

TCASH dan Blue Bird Jalin Kerja Sama Strategis Dukung Gaya Hidup Digital

Universitas Prasetiya Mulya

DOKU Dukung Universitas Prasetiya Mulya Inisiasi Fintech Living Lab

Bukalapak dan Muhammadiyah Beri Pelatihan UKM Goes Digital

Bukalapak dan Muhammadiyah Beri Pelatihan UKM Goes Digital

Discussion about this post

Recent Updates

Kartu Untung Superbank

Gandeng KakaoBank, Superbank Luncurkan Kartu Untung Berbasis Gamifikasi

20 Mei 2026
Pendanaan Startup Asia Tenggara

Peta Baru Pendanaan Startup Asia Tenggara

20 Mei 2026
Oki Ramadhana CEO INA

Resmi! Oki Ramadhana Ditunjuk Jadi CEO INA Periode 2026-2031

20 Mei 2026
Aplikasi Co-Living Cove App

Atasi Kesepian Gen Z, Cove Luncurkan Fitur Media Sosial Pertama di Aplikasi Co-Living

20 Mei 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Kartu Untung Superbank

Gandeng KakaoBank, Superbank Luncurkan Kartu Untung Berbasis Gamifikasi

20 Mei 2026
Pendanaan Startup Asia Tenggara

Peta Baru Pendanaan Startup Asia Tenggara

20 Mei 2026
Oki Ramadhana CEO INA

Resmi! Oki Ramadhana Ditunjuk Jadi CEO INA Periode 2026-2031

20 Mei 2026
Aplikasi Co-Living Cove App

Atasi Kesepian Gen Z, Cove Luncurkan Fitur Media Sosial Pertama di Aplikasi Co-Living

20 Mei 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version