Sabtu, 14 Maret 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline

Perlu Ada Perlindungan Konsumen e-Commerce Antar Negara

14 April 2016
in Headline, News
Reading Time: 2 mins read
Perlu Ada Perlindungan Konsumen e-Commerce Antar Negara

Kawasan Asia Pacific akan menjadi pasar B2C e-commerce terbesar tahun 2016 (foto: slildeshare.net)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Perdagangan e-commerce memang merupakan perdagangan bisnis yang fleksibel. E-commerce bisa membuat jalur perdagangan internasional terpotong. Untuk itu WTO dan pemerintah mesti mengatur tentang perlindungan konsumen dan bea masuk untuk bisnis e-commerce yang terjadi secara langsung antar Negara.

Demikian disampaikan Kepala Departemen Ekonomi Center for Strategic and International Studies (CSIS) Yose Rizal Damuri dalam sebuah diskusi Rabu (13/4/2015) di Jakarta.  Dia berpendapat

penting bagi masyarakat Indonesia, perdagangan e-commerce lintas negara diatur oleh WTO. Minimal, organisasi di bawah PBB tersebut mesti membuat aturan tentang hak perlindungan konsumen dan standar kualitas barang yang dijual secara e-commerce.

“Konsumen itu perlu proteksi karena rantai dagangnya kan dipotong. Selama ini kan ada retailer atau distributor yang tanggung jawab terhadap kualitas barang. Kalau e-commerce, pelayanannya kan gak face to face. Jadi proteksi perlu,” tegas Yose.

Baca juga :   OLX Siapkan Banyak Fitur Baru di 2017

Sementara itu Direktur Jenderal WTO Roberto Azevedo menuturkan pihaknya memang sudah membawa isu e-commerce ke dalam diskusi kelompok kerja (working group) di WTO. Namun, hasilnya belum bisa menentukan apakah perdagangan e-commerce akan diatur WTO atau tidak.

Permasalahannya, kata dia, banyak pihak termasuk diskusi di tubuh WTO sudah mempermasalahkan berbagai pajak, hak perlindungan konsumen, dan peraturan yang menyangkut e-commerce. Padahal, menurut dia, substansi dasar tentang e-commerce belum disepakati dan diharmonisasi.

Roberto memaparkan arti e-commerce sendiri sangat luas, bisa berupa perdagangan barang, jasa, platform aplikasi, atau bentuk lainnya. Selain itu, belum ada diskusi yang berhasil menghasilkan fokus dari perdagangan e-commerce yang jenisnya sangat luas, tujuan, dan hasil yang diharapkan dari bisnis online tersebut.

Baca juga :   JD.ID Pikat Pelanggan Dengan Fitur Beli Bareng dan Potongan Harga

Karena itu, Roberto masih pesimistis sistem perdagangan lewat e-commerce akan diatur oleh WTO dalam waktu dekat. Dia menilai seluruh pihak yang berdiskusi soal e-commerce, termasuk pada pelaku usaha masih belum bisa merinci hal-hal mendasar tersebut.

“Saya sudah berbicara dengan pemilik Amazon, Alibaba, dan semua perusahaan besar e-commerce. Saya minta mereka jelaskan tentang operasi mereka dan hambatan yang paling besar untuk bisnisnya. Lalu, saya juga tanyakan ke meraka apa yang bisa mereka lakukan untuk membantu usaha kecil menengah (UKM) masuk ke pasar global. Sejauh ini, saya tidak mendapatkan jawabannya,” tuturnya dilansir Metrotvnews.com.

 

STEVY WIDIA

 

Tags: e-commercekonsumerworld trade organization (WTO)
Previous Post

Tokopedia Startup Favorit Pencari Kerja

Next Post

Nayoko Wicaksono : “Mak Comblang” Penyedia dan Pemberi Jasa

Related Posts

Blibli - YouTube Shopping
Digital Business

Blibli Hadir di YouTube Shopping, Integrasikan Produk Yang Direkomendasi Kreator

9 Maret 2026
0
Genjot Penjualan Furnitur, Lazada Hadirkan Fitur Layanan Instalasi
Digital Business

Genjot Penjualan Furnitur, Lazada Hadirkan Fitur Layanan Instalasi

7 Maret 2026
0
Komunitas TikTok
Digital Business

Penemuan dan Komunitas TikTok Mempengaruhi Tren Perdagangan E-commerce

5 Maret 2026
0
Load More
Next Post

Nayoko Wicaksono : "Mak Comblang" Penyedia dan Pemberi Jasa

Gamal Albinsaid, Raih Penghargaan Pangeran Charles Berkat Klinik Asuransi Sampah

Gamal Albinsaid, Raih Penghargaan Pangeran Charles Berkat Klinik Asuransi Sampah

IoT Picu Transformasi Digital Perusahaan

IoT Picu Transformasi Digital Perusahaan

Discussion about this post

Recent Updates

Penipuan Digital

Penipuan Digital di Indonesia Lebih Tinggi dari Negara Lain, Ini Cara Menghindarinya

13 Maret 2026
Apple Developer Academy

Apple Developer Academy Kelima Digelar, Lebih dari 100 Peserta Ikut Kelas Perdana

13 Maret 2026
Kinerja Keuangan Bukalapak 2025

Pendapatan Bukalapak Melonjak 46% di 2025, Segmen Gaming Jadi Kontributor Utama

13 Maret 2026
Investasi Digital Ajaib

Pertumbuhan Pengguna Investasi Digital Ajaib Capai 7 Juta Investor

13 Maret 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Penipuan Digital

Penipuan Digital di Indonesia Lebih Tinggi dari Negara Lain, Ini Cara Menghindarinya

13 Maret 2026
Apple Developer Academy

Apple Developer Academy Kelima Digelar, Lebih dari 100 Peserta Ikut Kelas Perdana

13 Maret 2026
Kinerja Keuangan Bukalapak 2025

Pendapatan Bukalapak Melonjak 46% di 2025, Segmen Gaming Jadi Kontributor Utama

13 Maret 2026
Investasi Digital Ajaib

Pertumbuhan Pengguna Investasi Digital Ajaib Capai 7 Juta Investor

13 Maret 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version