Kamis, 2 Juli 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline

Transaksi Harbolnas Melonjak Jadi Rp 11,6 Triliun

27 Desember 2020
in Headline, News
Reading Time: 1 min read
Transaksi Harbolnas Melonjak Jadi Rp 11,6 Triliun

Survei Nielsen Indonesia pada Harbolnas 2020. (Foto:istimewa)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Riset Nielsen Indonesia menunjukkan, transaksi saat hari belanja online nasional atau Harbolnas 2020 mencapai Rp 11,6 triliun. Nilainya meningkat Rp 2,5 triliun atau 27,4% secara tahunan (year on year/yoy). Ini menunjukkan daya beli masyarakat masih baik meski ditengah pandemi Covid-19.

Director of Nielsen Indonesia Rusdy Sumantri mengatakan, melonjaknya jumlah konsumen digital mendongkrak transaksi Harbolnas. “Semakin banyak online user dan shopper,” katanya dalam keterangan pers ‘Survei Nielsen Indonesia’, baru-baru ini.

Riset tersebut berdasarkan survei terhadap 1.156 responden di 56 kota selama 11-12 Desember. Hasil riset tersebut selaras dengan studi Facebook dan Bain and Company, konsumen digital di Indonesia diperkirakan meningkat dari 119 juta tahun lalu menjadi 137 juta pada 2020. Persentasenya pun melonjak dari 58% menjadi 68% terhadap total populasi.

Rusdy juga mengatakan, konsumen menahan diri untuk tidak berbelanja produk di luar kebutuhan utama saat Pandemi. Mereka memanfaatkan momen pesta diskon seperti 11.11 dan 12.12 untuk membeli barang. Sebanyak 78% dari responden berbelanja saat 12.12 karena ada bebas ongkos kirim. Lalu, karena diskon (73%), voucer (26%), dan uang kembali atau cashback (26%).

Selain karena jumlah konsumen digital melonjak, transaksi Harbolnas di luar Jawa meningkat 97%. Sedangkan di Jawa tumbuh 17%. “Jadi Harbolnas tahun ini didorong oleh transaksi di luar Jawa,” kata Rusdy.

Peningkatan transaksi juga didorong oleh penjualan produk lokal yang melonjak Rp 1 triliun menjadi Rp 5,6 triliun. Jumlah pelanggan yang bertransaksi di rumah juga meningkat 11% yoy, karena ada Covid-19. Konsumen pun semakin aktif menggunakan fitur hiburan yang ada pada platform e-commerce. Nielsen mencatat, penggunaan siaran langsung alias live streaming naik 10% dan gim 8% yoy.

Pelanggan yang paling banyak berbelanja yakni usia 15-24 tahun, sebanyak 36%. Disusul oleh kelompok 25-34 tahun 34%. Kemudian 35-44 tahun porsinya 19% dan sisanya di atas 45 tahun. Sedangkan layanan pembayaran yang paling banyak digunakan yakni dompet digital seperti GoPay, OVO, dan ShopeePay.

 

STEVY WIDIA

Tags: belanja onlineHarbolnaskonsumen digitalNielsen InodnesiaSurvey Nielsen Indonesia
Previous Post

Antisipasi Libur Natal dan Tahun Baru, Halodoc Tambah Lokasi Fasilitas Drive Thru Tes COVID-19

Next Post

Pengguna Capai 500 Juta, Telegram Siap Monetisasi

Related Posts

Transaksi E-Commerce Indonesia 2026
Digital Business

Belanja Online Makin Agresif, Transaksi E-Commerce Indonesia Naik 18% di Awal 2026

25 Juni 2026
0
LazMall
Digital Business

Konsumen Makin Selektif, Penjualan Produk Asli di LazMall Naik 5 Kali Lipat

15 Juni 2026
0
Kredivo paylater
Digital Business

Transaksi PayLater Kredivo Melonjak 27% Selama Ramadan 2026, Kategori Groceries Jadi Primadona

7 April 2026
0
Load More
Next Post
Telegram Pengamanan

Pengguna Capai 500 Juta, Telegram Siap Monetisasi

NTT Investasi US$500 Untuk Jakarta3 Data Center

Bisnis Harus Melihat Sistem Keamanan Sebagai Pendorong Transformasi Digital

Big Data Dorong Kebutuhan Kerja Di Masa Depan

Lima Teknologi Teratas Pada 2021

Discussion about this post

Recent Updates

Rasio Kewirausahaan Indonesia

Rasio Kewirausahaan Indonesia Tertinggal di ASEAN, Alumni LPDP Didorong Cetak Startup Berbasis Solusi

1 Juli 2026
Indeks CFX10

Mengenal Indeks CFX10: Parameter Utama untuk Membaca Arah Pasar Kripto Indonesia

1 Juli 2026
Muhammadiyah - Kementerian UMKM

Gandeng Ritel Raksasa, Business Matching Muhammadiyah-Kementerian UMKM Cetak Potensi Rp2,2 Miliar

1 Juli 2026
Aplikasi AKSARA

Aplikasi AKSARA Jadi Fondasi Data Menuju Ekonomi Hijau di Indonesia

1 Juli 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Rasio Kewirausahaan Indonesia

Rasio Kewirausahaan Indonesia Tertinggal di ASEAN, Alumni LPDP Didorong Cetak Startup Berbasis Solusi

1 Juli 2026
Indeks CFX10

Mengenal Indeks CFX10: Parameter Utama untuk Membaca Arah Pasar Kripto Indonesia

1 Juli 2026
Muhammadiyah - Kementerian UMKM

Gandeng Ritel Raksasa, Business Matching Muhammadiyah-Kementerian UMKM Cetak Potensi Rp2,2 Miliar

1 Juli 2026
Aplikasi AKSARA

Aplikasi AKSARA Jadi Fondasi Data Menuju Ekonomi Hijau di Indonesia

1 Juli 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version