Minggu, 5 April 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home News

Transformasi Energi Hijau di Indonesia Targetkan Nol Emisi Karbon Pada 2060

6 Agustus 2022
in News
Reading Time: 2 mins read
Huawei Digital Power

Huawei luncurkan Digital Power. (Foto: istimewa/Huawei)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Isu “energi hijau” semakin gencar digaungkan. Kawasan Asia Tenggara termasuk Indonesia memiliki potensi besar untuk pengembangan energi terbarukan. Hal ini didorong oleh target nyata pengurangan emisi karbon hingga nol, melimpahnya sumber energi terbarukan yang belum dimanfaatkan, serta prospek pertumbuhan ekonomi yang positif.

Untuk mendorong transformasi energi hijau Indonesia menuju target nol emisi karbon pada 2060 perlu kolaborasi dan kerja sama antara para pemangku kepentingan dalam ekosistem.

Untuk mendorong transformasi energi hijau Indonesia menuju target nol emisi karbon pada 2060 perlu kolaborasi dan kerja sama antara para pemangku kepentingan dalam ekosistem.

Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi, Kementerian ESDM Republik Indonesia, Dadan Kusdiana mengatakan, pemerintah Indonesia telah menetapkan kapasitas tambahan sebesar 361 gigawatt untuk dihasilkan oleh solar PV hingga 2060, khususnya melalui pengembangan PV berskala besar, rooftop PV, dan floating PV.

“Berkat potensi sumber energi baru terbarukan (EBT) yang tersebar di berbagai wilayah di penjuru Nusantara, teknologi smart grid serta super grid dapat menjadi salah satu solusi untuk meningkatkan pemanfaatan serta penetrasi EBT di Indonesia. Saat ini, kami terus berupaya mendorong pelaksanaan skema dan program berskala nasional untuk menggali dan memanfaatkan potensi tersebut. Indonesia punya segala yang dibutuhkan untuk mewujudkan target nol emisi karbon di tahun 2060,” ungkap Dadan dalam konferensi “Green, the New Fashion” yang digelar Huawei Indonesia baru-baru ini di Jakarta.

Baca juga :   Penduduk Kelas Menengah Jadi Peluang Ekraf di 2020

Menurut data statistik 2020, porsi energi terbarukan dalam keseluruhan kapasitas pembangkitan listrik telah meningkat secara signifikan, didominasi oleh pembangkit listrik tenaga air dan surya yang memberikan kontribusi terbesar untuk pembangkit energi hijau.

CEO Huawei Digital Power Indonesia Andi Liu mengatakan,  Huawei mengintegrasikan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dengan teknologi listrik, untuk memaksimalkan efisiensi daya dan digitalisasi industri daya. Indonesia sangat kaya dalam potensi energi surya, dibandingkan dengan sumber energi angin atau air.

“Dengan memanfaatkan sumber energi surya yang berlimpah ini, kita dapat mendukung transisi energi Indonesia guna menyumbangkan lebih banyak lagi energi hijau, serta mendorong transformasi industri sehingga tercipta lebih banyak peluang kerja dan SDM yang kompeten, guna mewujudkan manfaat yang sangat besar bagi bangsa Indonesia,” katanya.

Baca juga :   Pameran Pendidikan Tinggi Eropa (EHEF) 2018 ke-10 di Jakarta

Andi menegaskan, Huawei berkomitmen untuk berkontribusi bagi ekosistem digital Indonesia. “Kami terbuka untuk kerja sama dengan semua pihak terkait IPP, EPC, konsultan, asosiasi serta SDM lainnya, untuk bersama-sama memberikan kontribusi dalam perjalanan transformasi energi ini,” ujarnya lagi.

Sementara itu Direktur Aneka Energi Baru dan Energi Terbarukan, Kementerian ESDM RI Andriah Feby Misna, mengatakan, salah satu strategi yang telah diimplementasikan Indonesia guna mendorong pengembangan dan adopsi EBT secara masif, khususnya oleh khalayak luas, adalah melalui regulasi dan promosi yang mendukung pemasangan solar PV di atap bangunan. Sektor EBT yang terus bertumbuh pesat ini juga akan diuntungkan dengan kehadiran startup-startup baru yang dapat memprakarsai proyek-proyek EBT, membuka lapangan pekerjaan, dan meningkatkan laju inovasi.

Baca juga :   Kopi Kenangan Bangun Aplikasi dan Ekspansi

“Sebagai salah satu perusahaan teknologi terkemuka di dunia, Huawei mampu memberikan kontribusi yang bermakna terhadap percepatan dan penerapan inovasi, sehingga kita dapat mewujudkan kemampuan beradaptasi dan daya saing tinggi yang dibutuhkan bidang EBT serta konservasi energi di Indonesia,” ucapnya.

 

STEVY WIDIA

Tags: Energi Baru Terbarukanenergi hijauHuawei Indonesianol emisi karbon
Previous Post

MPX Group Luncurkan Layanan Logistik Digital Melalui MPX Go

Next Post

Ekonomi Digital Indonesia Diproyeksi Capai Rp4.500 Triliun, Terbesar di Asia Tenggara

Related Posts

Huawei ICT Competition 2025 Dorong Universitas Jadi Pusat Solusi dan Pengembangan Talenta Digital
Technology

Huawei ICT Competition 2025 Dorong Universitas Jadi Pusat Solusi dan Pengembangan Talenta Digital

2 Januari 2026
0
Pacu Transformasi Industri, Huawei  Rilis Solusi Berbasis Skenario eKit 4+10+N
Technology

Pacu Transformasi Industri, Huawei Rilis Solusi Berbasis Skenario eKit 4+10+N

1 November 2025
0
Solar Academy Indonesia 2025 Ikut Andil Cetak Pekerjaan Hijau di Sektor PLTS
Industry

Solar Academy Indonesia 2025 Ikut Andil Cetak Pekerjaan Hijau di Sektor PLTS

20 Oktober 2025
0
Load More
Next Post
#GirlsTakeover 2021

Ekonomi Digital Indonesia Diproyeksi Capai Rp4.500 Triliun, Terbesar di Asia Tenggara

mobile

Penetrasi Internet di Indonesia Naik Jadi 77,02%

coding bagi SMK

Perlu Kolaborasi Dunia Pendidikan dan Industri untuk Atasi Masalah Pengangguran

Discussion about this post

Recent Updates

Equinix

Atasi Kelangkaan Talenta AI, Equinix Luncurkan Investasi Pengembangan SDM Global

2 April 2026
Maybank Indonesia

Maybank Indonesia Akselerasi Pembiayaan Berkelanjutan hingga Rp8,24 Triliun pada 2025

2 April 2026
Telkomsel x Huawei

Telkomsel Gandeng Huawei, Percepat 5G dan Internet Rumah di Indonesia

2 April 2026
Hiburan Digital XLSMART

Hiburan Digital Dongkrak Trafik Lebaran, XLSMART Catat Lonjakan 21%

2 April 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Equinix

Atasi Kelangkaan Talenta AI, Equinix Luncurkan Investasi Pengembangan SDM Global

2 April 2026
Maybank Indonesia

Maybank Indonesia Akselerasi Pembiayaan Berkelanjutan hingga Rp8,24 Triliun pada 2025

2 April 2026
Telkomsel x Huawei

Telkomsel Gandeng Huawei, Percepat 5G dan Internet Rumah di Indonesia

2 April 2026
Hiburan Digital XLSMART

Hiburan Digital Dongkrak Trafik Lebaran, XLSMART Catat Lonjakan 21%

2 April 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version