Sabtu, 13 Juni 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline

Wirausaha Perlu Fondasi dan Spiritual Yang Kuat

17 Oktober 2016
in Headline, News
Reading Time: 2 mins read
Wirausaha Perlu Fondasi dan Spiritual Yang Kuat

H. Saat Suharto Amjad, Chairman PBMT Social Venture Singapore Ltd & CEO PBMT Ventura, menyampaikan materi pada bimbingan teknis peningkatan kapasitas pelaku ekonomi kreatif Batik (14/10). (Foto: Bekraf/Youngsters.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Pemerintah terus mendorong gerakan wirausaha. Para wirausaha tak sekadar berbekal modal keuangan, tetapi juga perlu memiliki fondasi bisnis dan spiritual enterpreneurship yang kuat.

Demikian hasil dari gelar bimbingan teknis dari Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) yang berlangsung 13-15 Oktober di Cirebon, Jawa Barat. Kegiatan ini dilakukan untuk peningkatan kapasitas pelaku ekonomi kreatif batik.

Bekraf menghadirkan empat narasumber, yaitu Ketua PBMT Indonesia H. Joelraso; Chairman PBMT Social Venture Singapore Ltd & CEO PBMT Ventura H. Saat Suharto Amjad; Dr. Mulyanto dari Universitas Sebelas Maret Surakarta; serta Nugraha Arif Karyanto.

“Kita harus memiliki nyali untuk menghadapi ketakutan mengawali usaha,” ucap Saat Suharto dalam materi Membangun Fondasi Bisnis. Menurut dia, visi yang jelas diperlukan dalam mengawali usaha. Pengusaha juga perlu melihat peluang bisnis yang bisa dikembangkan atau tidak pada daerah tersebut dan bisa untuk jangka panjang.

“Modal utama bisnis adalah pengusahanya sendiri yang meliputi ide, reputasi, integritas dan kejujuran. Pembukuan kuangan juga penting untuk mengetahui laba sehingga penggunaan biaya produksi tidak melebihi laba,” ucap Saat.

Sedang, Nugraha Arif mengatakan, peningkatan capacity skill pelaku ekonomi kreatif harus mulai dari diri sendiri. “Ubah cara pandang. Taklukkan masa sulit dengan melihatnya sebagai tantangan,” ucap Arif.

Arif juga membahas mengenai lima etos kerja, yaitu kerja keras, kerja cerdas, kerja tuntas, kerja kualitas, dan kerja ikhlas. Menurutnya, kerja keras dilakukan dengan mendedikasikan diri untuk mengerjakan suatu pekerjaan. Kerja cerdas adalah menggunakan akal dalam bekerja. “Ikhlas melaksanakan pekerjaan kita adalah etos kerja yang melengkapi pengusaha,”tambahnya.

Sementara itu, H. Joelraso yang membahas spiritual entrepreneurship. Karya perlu diimbangi dengan doa. Segala jenis usaha memerlukan pentingnya Tuhan. “Profesionalitas perlu attitude dan dalam bekerja perlu orientasi dunia akhirat untuk melahirkan karya terbaik,” kata Joelraso.

Sudut pandang lain disampaikan Mulyanto. Dia memaparkan tentang pengembangan desain motif batik untuk menarik minat pembeli. Tiga hal utama dalam mengembangkan desain motif batik yaitu teknik, desain dan komunikasi.

Menurut dia, tujuh aspek mengembangkan desain produk yang beliau ungkapkan yaitu teknik dalam pemilihan materi membuat batik, ekonomis, ergonomi yaitu aman dan nyaman, sosial budaya, lingkungan, fungsional (bermanfaat), dan memiliki estetika.

Dalam mencari ide, perlu mengidentifikasi ikon suatu daerah, membuat visual ikon tersebut dan memanipulasi ikon tersebut pada visual batik. Bahkan, beliau mengatakan bahwa cerita daerah bisa digunakan sebagai motif batik yang menjanjikan.

“Dengan mengembangkan desain motif batik diharapkan pelaku ekonomi kreatif batik meningkatkan bisnis mereka melalui produk yang memenuhi permintaan pasar,” ucapnya.

Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari para peserta. Riris dari Batik Trusmi senang bisa berpartisipasi pada bimbingan teknis ini karena ia banyak belajar. “Acara ini bagus dan bisa membangun, serta memberitahu pemahaman serta memotivasi para peserta untuk menjadi pengusaha yang lebih baik,” ucapnya.

 

FAHRUL ANWAR

Tags: Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf)ekonomi kreatifwirausaha
Previous Post

Di Peparnas XV Telkom Sediakan Fasilitas ICT Yang Sama Dengan PON

Next Post

Aplikasi Berbakti, Rekatkan Komunikasi Keluarga

Related Posts

Tren Hospitality Indonesia 2026
Industry

Tren Hospitality Indonesia 2026: Pengalaman Autentik dan Budaya Lokal Jadi Kunci Daya Saing Hotel

5 Juni 2026
0
L'Oreal Big Bang 2026
Startup & Entrepreneurship

L’Oréal Cari Startup Teknologi untuk Masa Depan Kecantikan di Big Bang 2026

12 Mei 2026
0
IDN Akuisisi M Bloc Group
Industry

Perkuat Ekosistem Hiburan, IDN Akuisisi M Bloc Group dan Luncurkan IDN Bloc

12 Mei 2026
0
Load More
Next Post
Aplikasi Berbakti, Rekatkan Komunikasi Keluarga

Aplikasi Berbakti, Rekatkan Komunikasi Keluarga

Hacksprint Surabaya Diikuti 26 Tim

Hacksprint Surabaya Diikuti 26 Tim

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Discussion about this post

Recent Updates

Perkuat Ekonomi Restoratif Lewat Tenun dan Ketahanan Pangan

Perkuat Ekonomi Restoratif Lewat Tenun dan Ketahanan Pangan

13 Juni 2026
inovasi Faspol 5.0

Atasi Sampah Plastik, Pertamina Foundation Hadirkan Inovasi Faspol 5.0 Pengolah BBM di Kendal

13 Juni 2026
Mekari Qontak Agentic AI

Pertama di Indonesia, Mekari Qontak Luncurkan Platform Customer Engagement Berbasis Agentic AI

13 Juni 2026
NTT DATA x Google Cloud

NTT DATA dan Google Cloud Perluas Kolaborasi, Targetkan 5.000 Ahli Gemini Enterprise

13 Juni 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Perkuat Ekonomi Restoratif Lewat Tenun dan Ketahanan Pangan

Perkuat Ekonomi Restoratif Lewat Tenun dan Ketahanan Pangan

13 Juni 2026
inovasi Faspol 5.0

Atasi Sampah Plastik, Pertamina Foundation Hadirkan Inovasi Faspol 5.0 Pengolah BBM di Kendal

13 Juni 2026
Mekari Qontak Agentic AI

Pertama di Indonesia, Mekari Qontak Luncurkan Platform Customer Engagement Berbasis Agentic AI

13 Juni 2026
NTT DATA x Google Cloud

NTT DATA dan Google Cloud Perluas Kolaborasi, Targetkan 5.000 Ahli Gemini Enterprise

13 Juni 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version