Senin, 15 Juni 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline

Amartha Siap Menjangkau Seluruh Indonesia

26 Oktober 2019
in Headline, News
Reading Time: 2 mins read
Amartha

Tim Leader Amartha. (Foto: istimewa)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Perkembangan fintech peer to peer lending (P2P) PT Amartha Mikro Fintek semakin pesat. Startup fintech yang fokus pada pinjaman ultra mikro bagi kaum perempuan ini siap ekspansi ke luar pulau Jawa setelah mendapatkan dana segar dari investor.

Hadi Wenas Chief Commercial Officer Amartha mengungkapkan, dengan pendanan baru maka Amartha akan berekpansi ke seluruh Indonesia.
“Pendanaan ini akan digunakan untuk ekspansi ke seluruh Indonesia. Jawa dan Sulawesi sudah terjangkau, setelah ini Sumatera, Bali, Nusa Tenggara, juga Kalimantan,” kata Hadi dalam keterangannya Jumat (25/10/2019).

Namun ia masih enggan menyebut besaran dana yang akan diperoleh dan siapa investor yang akan masuk. Sebelumnya, Amartha sudah mendapatkan pendanaan Seri A pada tahun 2017 yang dipimpin oleh Mandiri Capital Indonesia anak perusahaan dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Turut serta dalam pendanaan tersebut Lynx Asia Partners. Termasuk investor Amartha sebelumnya yakni Beenext dan Midplaza Holding.

Hadi menegaskan, pendanaan terbaru ini tidak ada kaitannya dengan status izin yang sudah Amartha kantongi dari regulator. Sebab, deal dari pendanaan ini hanya berselang satu bulan dari perolehan izin dari OJK. Ia menyebut hal ini sudah sesuai rencana Amartha untuk hadir di seluruh Indonesia.

Setelah terdaftar di OJK sejak 31 Mei 2017, Amartha menerima izin permanen usaha P2P lending dari regulator 31 Mei 2019. Kini Amartha menjadi satu sari 13 P2P lending yang sudah mendapatkan izin dari 127 P2P lending terdaftar di OJK.

Menurut Hadi, biasanya perusahaan rintisan teknologi atau start up fokus pada dua hal pertama pertumbuhan bisnis atau growth. Kedua profitability yang tecermin dari nilai valuasi start up. Ia menyatakan susah bagi fintech untuk fokus kepada dua hal tersebut.

“Amartha sendiri fokus pada dua-duanya, tahap awalnya harus sehat dulu, itu yang membuat Amartha beda. Nah makanya dari awalnya dari 2010 ke 2015 kita konvensional bisnis yakni koperasi. Lalu di 2016, Founder kami Taufan melihat peluang menggunakan teknologi menjadi fintech bisa lebih cepat lagi,” jelas Wenas.

Hingga saat ini, Amartha sudah menyalurkan pinjaman senilai Rp 1,47 triliun sejak awal berdiri. Pinjaman tersebut telah disalurkan kepada 311.783 peminjam perempuan.



STEVY WIDIA

Tags: AmarthaekspansiFintech P2P Lending
Previous Post

Pemerintah Gandeng Bukalapak Tingkatkan Kapasitas UMKM Pesantren

Next Post

Rasakan Pengalaman Baru Perayaan Halloween di Kota Kasablanka

Related Posts

Financial Health
Startup & Entrepreneurship

Financial Health Jadi Fokus Baru untuk Perkuat Ketahanan UMKM Indonesia

6 Juni 2026
0
Potensi UMKM Indonesia
Startup & Entrepreneurship

Potensi UMKM Indonesia di Mata Investor Global Masih Menjanjikan

5 Juni 2026
0
Platform Fintech P2P Lending Pohon Dana
Technology

Perkuat Pendanaan UMKM, Pohon Dana Adopsi Core Banking Digital-Native

25 Mei 2026
0
Load More
Next Post
Rasakan Pengalaman Baru Perayaan Halloween di Kota Kasablanka

Rasakan Pengalaman Baru Perayaan Halloween di Kota Kasablanka

Bareksa Prioritas Dukung Karya Fashion Desainer Muda

Bareksa Prioritas Dukung Karya Fashion Desainer Muda

Kredivo

Kredivo: Millenial Paling Banyak Ajukan Kredit

Discussion about this post

Recent Updates

Perkuat Ekonomi Restoratif Lewat Tenun dan Ketahanan Pangan

Perkuat Ekonomi Restoratif Lewat Tenun dan Ketahanan Pangan

13 Juni 2026
inovasi Faspol 5.0

Atasi Sampah Plastik, Pertamina Foundation Hadirkan Inovasi Faspol 5.0 Pengolah BBM di Kendal

13 Juni 2026
Mekari Qontak Agentic AI

Pertama di Indonesia, Mekari Qontak Luncurkan Platform Customer Engagement Berbasis Agentic AI

13 Juni 2026
NTT DATA x Google Cloud

NTT DATA dan Google Cloud Perluas Kolaborasi, Targetkan 5.000 Ahli Gemini Enterprise

13 Juni 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Perkuat Ekonomi Restoratif Lewat Tenun dan Ketahanan Pangan

Perkuat Ekonomi Restoratif Lewat Tenun dan Ketahanan Pangan

13 Juni 2026
inovasi Faspol 5.0

Atasi Sampah Plastik, Pertamina Foundation Hadirkan Inovasi Faspol 5.0 Pengolah BBM di Kendal

13 Juni 2026
Mekari Qontak Agentic AI

Pertama di Indonesia, Mekari Qontak Luncurkan Platform Customer Engagement Berbasis Agentic AI

13 Juni 2026
NTT DATA x Google Cloud

NTT DATA dan Google Cloud Perluas Kolaborasi, Targetkan 5.000 Ahli Gemini Enterprise

13 Juni 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version