youngster.id - Perkembangan ekonomi digital membuat peluang penghasilan semakin beragam. Bagi pekerja di dalam ekosistem platform digital, keterampilan baru tidak hanya dapat digunakan untuk meningkatkan pekerjaan utama, tetapi juga membuka kesempatan menjalankan usaha hingga masuk ke industri kreatif.
Peluang tersebut terlihat dari pemanfaatan GrabAcademy yang sepanjang 2025 telah diakses lebih dari 1,15 juta Mitra Pengemudi. Dari jumlah tersebut, lebih dari 204.000 mitra telah menyelesaikan seluruh modul wajib.
Melihat tingginya kebutuhan terhadap pengembangan keterampilan, Grab Indonesia memperluas GrabAcademy sebagai wadah pembelajaran bagi Mitra Pengemudi dan Mitra Merchant. Melalui program “Mitra Naik Kelas”, para mitra dapat mengembangkan kemampuan sekaligus menjajaki pilihan penghidupan yang lebih beragam di dalam ekosistem Grab.
CEO Grab Indonesia Neneng Goenadi mengatakan, setiap mitra memiliki aspirasi dan jalur perkembangan yang berbeda. Karena itu, kesempatan untuk “naik kelas” tidak harus selalu berarti meninggalkan pekerjaan yang sedang dijalani.
“Naik kelas tidak harus berarti menempuh jalan yang sama, tetapi memiliki semakin banyak pilihan untuk menentukan jalan ke depan,” ujar Neneng dalam peluncuran GrabAcademy, Selasa (11/8/2026) di Jakarta.
GrabAcademy yang pertama kali hadir pada 2018 sebagai pustaka video pelatihan dasar bagi Mitra Pengemudi kini diperluas dengan lima jalur pengembangan, yakni Mitra Melaju, Mitra Pengusaha, Mitra Kreator, Mitra Instruktur, dan Beasiswa Mitra.
Membuka Peluang di Ekonomi Kreator
Neneng mengungkapkan, peluang pengembangan juga hadir melalui jalur Mitra Kreator bagi Mitra Pengemudi yang tertarik mengembangkan kemampuan di bidang konten digital.
Sekitar 14.721 Mitra Pengemudi telah menyelesaikan modul pelatihan Mitra Kreator, sementara lebih dari 200 mitra terpilih mengikuti workshop untuk mengembangkan kemampuan mereka lebih lanjut.
“Melalui jalur ini, pengalaman sebagai Mitra Pengemudi dapat dikembangkan menjadi konten digital sekaligus membuka peluang penghasilan tambahan dari ekonomi kreator,” ucapnya.
Selain jalur pengusaha dan kreator, GrabAcademy menyediakan Mitra Instruktur, Mitra Melaju, serta Beasiswa Mitra. Melalui program beasiswa, sebanyak 4.732 mitra dan anak mitra telah memperoleh akses untuk melanjutkan pendidikan tinggi.
GrabAcademy juga menyediakan pembelajaran bagi Mitra Merchant melalui kelas daring, pelatihan tatap muka, serta materi mandiri yang membahas pengelolaan toko, promosi, periklanan, keuangan, media sosial, hingga pemanfaatan teknologi dan fitur berbasis AI.
Salah satu jalur yang ditawarkan adalah Mitra Pengusaha, yang ditujukan bagi Mitra Pengemudi yang ingin merintis atau mengembangkan usaha kuliner menjadi Mitra Merchant. Sepanjang 2026, sebanyak 19.368 Mitra Pengemudi telah bertransisi menjadi Mitra Merchant.
Dengan diperluasnya GrabAcademy, ekosistem platform digital tidak lagi hanya menjadi tempat menjalankan satu jenis pekerjaan. Bagi para mitra, keterampilan yang diperoleh dapat menjadi pintu untuk mengembangkan usaha, berkarya sebagai kreator, berbagi pengetahuan, hingga melanjutkan pendidikan.
STEVY WIDIA

















Discussion about this post