Senin, 6 April 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline

E-Commerce Asing Bukan Ancaman

1 Februari 2017
in Headline, News
Reading Time: 1 min read
E-Commerce Asing Bukan Ancaman

Pagelaran IESE 2017 ajang Industri E-Commerce Indonesia unjuk gigi. (Foto: Istimewa/Youngsters.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Pesatnya perkembangan industri e-Commerce di Indonesia juga menarik perhatian e-Commerce asing.
Menanggapi maraknya kehadiran e-Commerce asing di Indonesia, Asosiasi e-Commerce Indonesia (idEA) mengaku tak gentar. Anggota idEA juga selalu diingatkan untuk tidak menganggap e-Commerce asing sebagai ancaman. Sebaliknya, kehadiran mereka bisa menjadi pemicu untuk lebih baik lagi.

“Dalam industri digital ini, masuknya e-Commerce asing tidak bisa dielakkan. Kita juga harus berfikir suatu hari nanti kita yang akan datang ke negara mereka. Pada saat itu, kita juga harus siap dipertanyakan. Jadi, tidak perlu berfikiran negatif tentang pemain asing, jangan menjadikan mereka sebagai ancaman,” kata Aulia E. Marinto, Ketua Umum idEA, Senin (30/1/2017) di acara Sosialisasi Kebijakan Pemasaran Susu Formula di Media Online yang digelar APPNIA dan idEA, di Jakarta.

Baca juga :   GBK Mandiri ISEE FEST 2019: Hybrid Festival

Menurut Aulia, dibandingkan e-Commerce asing, para pemain lokal sebetulnya punya modal kuat yang membuat mereka bisa menjadi pemenang. Apalagi kondisi geografis Indonesia juga sangat unik dan tidak biasa dihadapi pemain asing, terutama untuk urusan logistik.

“Kehadiran e-Commerce itu sebenarnya melakukan perdagangan lokal. Artinya, yang mengerti bagaimana kebutuhan masyarakat lokal ya pemain lokal itu sendiri. Dengan kondisi geografis Indonesia yang begitu unik, ini bakal jadi tantangan besar untuk pemain asing. Sebenarnya ini juga jadi tantangan pemain lokal, tetapi setidaknya kita sudah lebih memahami kondisinya,” ungkap Aulia.

idEA saat ini mendorong kesiapan para pemain lokal agar nantinya e-Commerce asing tersebut tidak menjadi ancaman dalam bisnis mereka. Caranya dengan mendorong kesiapan dan keahlian para pemain lokal.

“Yang perlu dilakukan adalah menata diri agar para pemain lokal yang nantinya menjadi pemenang di industri ini, setidaknya di negara sendiri,” imbuhnya.

Baca juga :   Generasi Muda Harapan Pelestarian Lingkungan

STEVY WIDIA

Tags: e-commercee-commerce asinge-commerce lokalIndonesian E-Commerce Association (idEA)
Previous Post

UCNews Buat Kontes Menulis Berhadiah Ratusan Juta Rupiah

Next Post

Citi Indonesia Gelar Kompetisi Wirausaha

Related Posts

J&T Express
Digital Business

Laba Bersih Meroket, J&T Global Express Catat Pendapatan US$12,2 Miliar di Tahun 2025

31 Maret 2026
0
Festival Belanja Ramadan Lazada
Digital Business

Festival Belanja Ramadan Lazada Dongkrak Pertumbuhan Penjualan Signifikan

30 Maret 2026
0
Flip Deals
Digital Business

Transaksi Harian Flip Deals Melonjak 31%, Produk Kecantikan Terfavorit

30 Maret 2026
0
Load More
Next Post
Citi Indonesia Gelar Kompetisi Wirausaha

Citi Indonesia Gelar Kompetisi Wirausaha

Born To Control : Peretas Harus Punya Moral

Born To Control : Peretas Harus Punya Moral

Game Developers Conference

Pasar Game Indonesia Tertinggi Sedunia

Discussion about this post

Recent Updates

masa depan industri P2P Lending

Akhir Era “Bakar Uang”: Menakar Kedewasaan Baru Industri P2P Lending Indonesia

6 April 2026
Pitchbook - venture capital

Laporan Pitchbook Q1 2026: Investasi VC Asia Stabil, Sektor AI Geser Dominasi Fintech

6 April 2026
Agoda x WWF x Livingseas

Agoda dan WWF Kucurkan Dana Konservasi untuk Livingseas Asia di Bali

6 April 2026
ShopeePay

ShopeePay Soroti Perubahan Pola Konsumsi Masyarakat Pasca Ramadan 2026

6 April 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
masa depan industri P2P Lending

Akhir Era “Bakar Uang”: Menakar Kedewasaan Baru Industri P2P Lending Indonesia

6 April 2026
Pitchbook - venture capital

Laporan Pitchbook Q1 2026: Investasi VC Asia Stabil, Sektor AI Geser Dominasi Fintech

6 April 2026
Agoda x WWF x Livingseas

Agoda dan WWF Kucurkan Dana Konservasi untuk Livingseas Asia di Bali

6 April 2026
ShopeePay

ShopeePay Soroti Perubahan Pola Konsumsi Masyarakat Pasca Ramadan 2026

6 April 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version