Sabtu, 23 Mei 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline

Percepatan Ekonomi Digital Jadi Kunci Integrasi Yang Inklusif Kawasan Asia Pasifik

31 Juli 2021
in Headline, News
Reading Time: 2 mins read
huawei-ULearning

Siswa SMA ikuti pelatihan TIK. (Foto: ilustrasi/Istimewa/youngster.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Para pemangku kepentingan di kawasan Asia Pasifik menyerukan pentingnya mengoptimalkan pemanfaatan peluang digital bagi semua pihak guna membangun ekosistem inklusif dan mendorong terselenggaranya integrasi regional dalam rangka melawan pandemi. Mereka juga sepakat terhadap makin diyakininya ekonomi digital sebagai upaya untuk mengatasi beragam tantangan dan disrupsi yang disebabkan oleh COVID-19.

Seruan tersebut mengemuka ketika para pemangku kepentingan yang terdiri dari tokoh-tokoh serta perwakilan dari sektor pemerintahan, industri dan akademisi di seluruh Asia Pasifik tersebut hadir dan bertukar gagasan di diskusi virtual bertema “Accelerate Digital Economy for Inclusive Integration in Asia Pacific – Connecting Digital Industries in Pandemic” yang diselenggarakan oleh Huawei.

Duta Besar Indonesia untuk Tiongkok, Djauhari Oratmangun dalam sambutannya menekankan, ekonomi digital baru saat ini turut membentuk kawasan regional. “Transformasi digital mengalami akselerasi secara signifikan selama pandemi, termasuk dalam turut mendorong cepatnya dinamika perubahan di sektor bisnis. Indonesia terus berupaya dalam memperluas peran ekonomi digital dalam turut mendukung percepatan upaya pemulihan sosial dan transformasi digital,” kata Ambasador Djauhari dalam keterangan pers, Sabtu (31/7/2021).

Perkembangan ekonomi digital yang berlandaskan pada pemahaman dan infrastruktur digital telah menjadi mesin pendorong pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) di kawasan regional serta meningkatkan ketahanan kawasan tersebut di tengah pandemi. ASEAN memprediksikan bahwa kontribusi ekonomi digital terhadap pertumbuhan PDB kawasan mencapai US$1 triliun setiap tahunnya.

“Pengembangan ekosistem ekonomi digital merupakan proses yang membutuhkan partisipasi aktif dari berbagai pemangku kepentingan termasuk dari sektor swasta. Kami menyambut baik inisiatif Huawei untuk menyelenggarakan dialog ini sebagai upaya untuk turut mengadvokasi proses secara nyata,” kata Dr Le Quang Lan, Asisten Direktur Divisi ICT dan Pariwisata, Sekretariat ASEAN.

Sementara itu Jay Chen, Wakil Presiden Huawei Asia Pasifik mengatakan, sebagai bagian dari ekosistem, Huawei berkomitmen untuk mewujudkan ASEAN Digital Masterplan 2025 di tiga bidang utama, yaitu konektivitas TIK, pemberdayaan SDM, dan inkubasi ekosistem Ekonomi digital yang berkembang dengan cepat di kawasan ini menjadi solusi atas hadirnya akses ke layanan digital yang kian inklusif, membentuk lanskap yang mendukung perusahaan-perusahaan rintisan di kawasan regional dalam meningkatkan skalabilitas mereka serta laju perputaran ekonomi secara berkesinambungan.

“Dalam kurun waktu lima tahun ke depan kita akan dapat melihat negara-negara ASEAN melakukan lompatan besar dan bertransformasi menjadi masyarakat digital. Transformasi tersebut akan menjadikan negara-negara ASEAN mampu pulih lebih cepat dari dampak pandemi. Huawei bersama dengan ASEAN berkomitmen untuk mewujudkan ASEAN Digital Master Plan 2025 dan menciptakan nilai baru bagi komunitas digital dan blok ekonomi terkemuka,” ucap Jay.

Huawei telah lama menyadari bahwa pada saat ekonomi kian menjadi digital, maka upaya kontributif yang mampu meningkatkan keterampilan digital kepada semua individu tanpa kecuali menjadi sangat penting untuk dilakukan. Selama bertahun-tahun, dengan bekerja sama dengan pemerintah, universitas dan LSM, Huawei telah menggelar berbagai program pelatihan dan pemberdayaan bagi lebih dari 100.000 SDM TIK di kawasan tersebut.

 

STEVY WIDIA

Tags: Asia PasifikDuta Besar Indonesia untuk Tiongkokekonomi digitalHuawei Asia Pasifik
Previous Post

Kartu Grafis AMD Radeon RX 6600 XT Hadirkan Framerate dan Ketajaman Visual Tinggi

Next Post

3 Tim Pelajar Indonesia Berpartisipasi Pada FedEx/JA International Trade Challenge Asia

Related Posts

Marriott Bonvoy 2026 Indonesia
Industry

Marriott Bonvoy: Partisipasi Program Loyalitas Wisatawan Indonesia Tertinggi di APEC

23 Mei 2026
0
Investasi Cloud dan AI Amazon Indonesia
Technology

Amazon Kucurkan Rp528 Triliun untuk Infrastruktur Cloud dan AI di Indonesia serta Asia Tenggara

22 Mei 2026
0
Pendanaan Startup Asia Tenggara
Features

Peta Baru Pendanaan Startup Asia Tenggara

20 Mei 2026
0
Load More
Next Post
FedEx / JA International Trade Challenge di Indonesia

3 Tim Pelajar Indonesia Berpartisipasi Pada FedEx/JA International Trade Challenge Asia

BINAR

Kiat Menjalankan dan Mengelola Bisnis di Tengah Situasi Krisis

kesejahteraan karyawan

Tips Berkesempatan Berkarir di Industri E-Commerce

Discussion about this post

Recent Updates

GoPlay Hadirkan 5 Judul Baru GoPlay Original

87% Gen Z Indonesia Sudah Gunakan AI untuk Kerja, Tapi Prioritas Karier Mulai Berubah

23 Mei 2026
Bittime x Nobu Bank

Gandeng Nobu Bank, Bittime Hadirkan Akses Virtual Account untuk Investasi Aset Global

23 Mei 2026
Bank Digital di Indonesia

Perang Ekosistem Bank Digital Indonesia: Siapa Menguasai Dompet Anda?

23 Mei 2026
AkuSign

Ramaikan Industri PSrE, AkuSign Diluncurkan untuk Amankan Transaksi Digital

23 Mei 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
GoPlay Hadirkan 5 Judul Baru GoPlay Original

87% Gen Z Indonesia Sudah Gunakan AI untuk Kerja, Tapi Prioritas Karier Mulai Berubah

23 Mei 2026
Bittime x Nobu Bank

Gandeng Nobu Bank, Bittime Hadirkan Akses Virtual Account untuk Investasi Aset Global

23 Mei 2026
Bank Digital di Indonesia

Perang Ekosistem Bank Digital Indonesia: Siapa Menguasai Dompet Anda?

23 Mei 2026
AkuSign

Ramaikan Industri PSrE, AkuSign Diluncurkan untuk Amankan Transaksi Digital

23 Mei 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version