Kamis, 29 Oktober 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline Startup & Entrepreneurship

Pemuda.ai, Agregator AI Lokal untuk Kreator dan Pelaku UMKM

29 Oktober 2026
in Startup & Entrepreneurship
Reading Time: 2 mins read
Pemuda.ai, Agregator AI Lokal untuk Kreator dan Pelaku UMKM

CEO Pemuda.ai Djoko Setyanto. (Foto: stevywidia/youngster)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) semakin berkembang, mulai dari produksi konten hingga mendukung aktivitas bisnis. Namun, akses terhadap berbagai model AI dan pemahaman cara menggunakannya masih menjadi tantangan bagi sebagian masyarakat. Melihat peluang tersebut, Pemuda.ai hadir sebagai ekosistem teknologi lokal yang menyediakan akses ke berbagai layanan AI untuk kreator, developer, pelaku usaha, hingga perusahaan.

Dikembangkan sebagai bagian dari Prominence Group, Pemuda.ai menghadirkan empat layanan utama, yaitu Pemuda Token, Asmuni (Asisten Pemuda Terkini), Pemuda Studio, dan Pemuda Satria.

President Director PT Kencana Satu Nuswapada (Prominence), Edi Sugianto, mengatakan pengembangan Pemuda.ai berangkat dari kebutuhan untuk membuat teknologi AI lebih mudah dijangkau dan dimanfaatkan masyarakat Indonesia.

“Perkembangan AI telah mengubah cara masyarakat bekerja, berdiskusi, dan menjalankan bisnis. Karena itu, akses terhadap teknologi tersebut perlu diikuti kemudahan penggunaan dan pemahaman mengenai cara memanfaatkannya,” ucap Edi dalam peluncuran Pemuda.ai Rabu (28/10/2026) di Jakarta.

Menurut Edi, bagi kreator dan pelaku UMKM, kehadiran berbagai layanan tersebut membuka peluang untuk memanfaatkan AI dalam proses kerja. Teknologi ini dapat membantu mempercepat sejumlah tahapan, mulai dari pengembangan ide dan produksi konten hingga mendukung pekerjaan administratif.

Meski demikian, Edi menekankan bahwa teknologi perlu tetap menempatkan manusia sebagai pengendali. “Tujuan kita berinvestasi teknologi ini adalah bagaimana manusia mempunyai kemampuan yang lebih kuat karena AI. Jadi bukan kita dimakan, tapi bagaimana kita memanfaatkan AI tersebut,” katanya.

Sementara itu, CEO Pemuda.ai Djoko Setyanto menjelaskan, platform ini dirancang untuk memberikan akses ke berbagai model AI sekaligus membantu pengguna mengelola pemanfaatannya. “Pendekatan tersebut ditujukan untuk menjawab kebutuhan pengguna individu maupun perusahaan,” ujarnya.

Layanan pertama adalah Pemuda Token, yang mengintegrasikan akses ke beragam model AI, termasuk model dari OpenAI, Anthropic, Google, dan Meta. Melalui layanan ini, pengguna dapat memilih model sesuai kebutuhan tanpa harus mengakses setiap penyedia secara terpisah.

Pemuda Token juga dilengkapi fitur pengelolaan anggaran penggunaan AI, pengaturan hak akses, audit aktivitas, serta penyamaran informasi sensitif atau personally identifiable information (PII). Fitur tersebut ditujukan untuk membantu perusahaan mengendalikan biaya sekaligus menjaga keamanan data dalam penggunaan AI.

Layanan kedua adalah Asmuni, asisten AI yang diperkenalkan sebagai rekan kerja virtual. Asmuni dirancang untuk membantu aktivitas seperti brainstorming, kolaborasi, penyusunan dokumen, pengingat, hingga kreasi konten.

Djoko mencontohkan, asisten AI dapat dimanfaatkan untuk membantu kegiatan komunitas, misalnya menyusun surat atau mengingatkan anggota panitia mengenai tugas tertentu. “Nanti Asmuni juga diharapkan dapat membantu pelaku UMKM menyusun strategi penjualan serta mendukung tenaga pendidik dalam membuat materi ajar interaktif,” ujarnya.

Layanan ketiga, Pemuda Studio, berfokus pada produksi video berbasis AI untuk kebutuhan industri kreatif. Menurut Djoko, pengembangannya memperhatikan elemen produksi seperti pergerakan kamera, sudut pengambilan gambar, konsistensi karakter, dan suasana adegan.

Sementara itu, Pemuda Satria menyediakan layanan keamanan siber yang mencakup pemindaian kerentanan dan mitigasi risiko pada aplikasi maupun aset digital yang terhubung ke internet.

“Tentu AI dapat menghasilkan gambar dan video, tetapi masih terdapat aspek manusia yang penting dalam proses kreatif, termasuk rasa, suasana, dan interpretasi karya,” katanya.

Melalui empat layanannya, Pemuda.ai berupaya membangun ekosistem yang menggabungkan akses ke berbagai model AI, asisten virtual, produksi konten, dan keamanan siber. Pengembangannya diharapkan dapat memperluas pemanfaatan AI di Indonesia, baik untuk kebutuhan individu maupun bisnis.

 

STEVY WIDIA

Tags: AIindustri kreatifPemuda.aiProminence GroupPT Kencana Satu Nuswapada (Prominence)startup teknologiteknologiUMKM
Previous Post

WCCE 2026 Jaring Pengunjung Dari 82 Negara, Buka Peluang Kreator Lokal ke Pasar Global

Related Posts

WCCE 2026 Jaring Pengunjung Dari 82 Negara, Buka Peluang Kreator Lokal ke Pasar Global
Industry

WCCE 2026 Jaring Pengunjung Dari 82 Negara, Buka Peluang Kreator Lokal ke Pasar Global

29 Oktober 2026
0
Bank Saqu perluas akses pasar modal solopreneur
Digital Business

Bank Saqu Perluas Akses Pasar dan Modal Solopreneur

29 Oktober 2026
0
5 Kebiasaan Digital yang Perlu Diubah di Era AI agar Terhindar dari Ancaman Siber
Technology

5 Kebiasaan Digital yang Perlu Diubah di Era AI agar Terhindar dari Ancaman Siber

28 Oktober 2026
0
Load More

Discussion about this post

Recent Updates

Pemuda.ai, Agregator AI Lokal untuk Kreator dan Pelaku UMKM

Pemuda.ai, Agregator AI Lokal untuk Kreator dan Pelaku UMKM

29 Oktober 2026
WCCE 2026 Jaring Pengunjung Dari 82 Negara, Buka Peluang Kreator Lokal ke Pasar Global

WCCE 2026 Jaring Pengunjung Dari 82 Negara, Buka Peluang Kreator Lokal ke Pasar Global

29 Oktober 2026
Bank Saqu perluas akses pasar modal solopreneur

Bank Saqu Perluas Akses Pasar dan Modal Solopreneur

29 Oktober 2026
Schneider Electric Electrician Academy

Schneider Electric Luncurkan Electrician Academy 2026, Pacu Sertifikasi Kompetensi Teknisi Listrik

29 Oktober 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Pemuda.ai, Agregator AI Lokal untuk Kreator dan Pelaku UMKM

Pemuda.ai, Agregator AI Lokal untuk Kreator dan Pelaku UMKM

29 Oktober 2026
WCCE 2026 Jaring Pengunjung Dari 82 Negara, Buka Peluang Kreator Lokal ke Pasar Global

WCCE 2026 Jaring Pengunjung Dari 82 Negara, Buka Peluang Kreator Lokal ke Pasar Global

29 Oktober 2026
Bank Saqu perluas akses pasar modal solopreneur

Bank Saqu Perluas Akses Pasar dan Modal Solopreneur

29 Oktober 2026
Schneider Electric Electrician Academy

Schneider Electric Luncurkan Electrician Academy 2026, Pacu Sertifikasi Kompetensi Teknisi Listrik

29 Oktober 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version