youngster.id - Perusahaan penyedia solusi monetisasi dan distribusi konten digital, Coda, menjalin kemitraan strategis dengan TikTok Gaming untuk memperluas saluran distribusi digital di kawasan Asia Tenggara. Melalui integrasi ini, Coda menghadirkan rute transaksi baru yang menghubungkan proses penemuan konten secara langsung ke tahap pembelian bagi pengguna di Indonesia, Thailand, Malaysia, Singapura, dan Filipina.
Coda—perusahaan teknologi yang berdiri di Jakarta pada 2011—kini memungkinkan pengguna TikTok terhubung langsung ke platform Codashop untuk membeli top-up gim, kartu hadiah (gift card), serta berbagai produk digital lainnya. Para kreator konten dapat menyematkan tautan produk Codashop dalam tayangan langsung (livestream) maupun video pendek, memberikan cara baru bagi penerbit (publisher) gim untuk mengonversi interaksi penonton menjadi transaksi langsung.
Chief Commercial Officer B2B Coda, Zac Liew, menjelaskan bahwa pergeseran perilaku perdagangan digital kini semakin menyatu dengan platform penemuan konten sosial.
“Aktivitas perdagangan kini semakin banyak terjadi di mana pun penemuan konten itu berada. TikTok memberikan cara baru bagi kami untuk menghubungkan momen-momen tersebut. Bagi para publisher, hal ini berarti menjangkau konsumen lebih awal dalam alur perjalanan mereka dan mengubah interaksi menjadi transaksi melalui saluran yang telah menjadi pusat cara orang menemukan gim dan konten,” ujar Zac, dikutip Senin (2/11/2026).
Capaian Performa dan Rekam Jejak Coda
Sejak diluncurkan pada pertengahan Juni 2026, integrasi video kreator yang mengarah ke Codashop mencatatkan performa bisnis yang signifikan. Rangkaian konten tersebut berhasil meraih lebih dari 1 miliar tayangan, dengan rata-rata tingkat klik-tayang (click-through rate) di atas 5%, serta sekitar 5% dari klik tersebut berhasil dikonversi menjadi transaksi pembelian. Sebagian besar pembeli tercatat sebagai pengguna baru Codashop, membuktikan efektivitas model creator-led commerce dalam menjangkau segmen pasar baru.
Perusahaan yang mengawali kiprahnya dari Jakarta ini telah berkembang pesat dari jaringan Asia Tenggara menjadi pemain distribusi digital global. Saat ini, Codashop mencatat lebih dari 6 juta transaksi dan 13 juta kunjungan situs setiap bulannya, serta dipercaya oleh publisher papan atas dunia seperti Activision, Electronic Arts, Riot Games, Ubisoft, hingga Moonton.
Melalui perluasan saluran distribusi ini, Coda semakin memperkuat lini produknya yang mencakup API pembayaran Codapay (terintegrasi dengan lebih dari 400 metode pembayaran di 80 negara), platform Coda Webstore, Coda Distribution, serta platform konsumen seperti Codashop, Recharge.com, dan Startselect.com. Ke depan, Coda berkomitmen untuk terus mengeksplorasi inovasi distribusi digital guna mendorong pertumbuhan pendapatan para mitranya di pasar global. (*AMBS)

















Discussion about this post