Jumat, 22 Mei 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline

Tokopedia Masih Fokus Ke UKM

16 Agustus 2017
in Headline, News
Reading Time: 1 min read
Tokopedia Masih Fokus Ke UKM

(ki-ka) Henky Prihatna Country Industry Head Google Indonesia dan Melissa Siska Juminto Vice President of Business Tokopedia pada pemaparan hasil Google Indonesia akan profil e-commerce. (Foto: Stevy Widia/Youngsters.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Marketplace dan e-commerce Tokopedia terus meningkatkan perhatian pada perkembangan usaha kecil dan menengah (UKM) di Indonesia. Pasalnya lebih dari 80% merchant mereka adalah di sektor bisnis ini.

“Kami fokus untuk menciptakan peluang baru bagi masyarakat untuk berbisnis. Karena lebih dari 80% merchant kami adalah dari UKM,” ungkap Melissa Siska Juminto, Vice President of Business Tokopedia, dalam pemaparan Riset Belanja Indonesia, Selasa (15/8/2017) di Jakarta.

Melissa menjelaskan, profil penjual pada Tokopedia rata-rata didominasi oleh penjual baru yang berasal dari kalangan pekerja kantoran dan pebisnis pemula yang baru memulai usahanya. Saat ini Tokopedia memiliki lebih dari 2 juta merchant aktif, dengan menjual lebih dari 30 juta produk.

“Penjual kami saja 80% adalah penjual baru yang baru membuka usaha, bukan perusahaan besar yang kemudian membuka lapak online. Rata-rata pengusaha di Tokopedia pun masih beromset 20-50 juta per bulannya, jadi masih sangat mikro dan tidak bisa dibilang memberi efek besar pada pertumbuhan ekonomi,” ucap Melissa lagi.

Sampai saat ini mitra penjualan Tokopedia masih didominasi dari Jabodetabek. “Untuk itu kami terus mendorong para produsen dari daerah untuk ikut bergabung. Kami juga mengajak para pengusaha logistic setempat, sehingga dapat menekan beban biaya pengiriman,” katanya.

Berdasar data riset Google dengan perusahaan riset Temasek, e-commerce per 2015 di Indonesia masih sebesar US$ 1,7 juta.

“Angka ini masih kecil jika disebut mampu mempengaruhi PDB. E-commerce mungkin mempengaruhi karena kita prediksi kenaikan e-commerce mencapai 39% pertahunnya, tapi kalau sekarang tentu tidak mungkin berpengaruh,” tutur Henky Prihatna, Country Industry Head Google Indonesia.

 

STEVY WIDIA

Tags: e-commerceGoogle IndonesiaRiset Belanja IndonesiaTokopediaUsaha Kecil dan Menengah (UKM)
Previous Post

Hari Belanja Diskon Diharapkan Dongkrak Konsumsi

Next Post

Telkom Resmikan Beroperasinya Digital GraPari TelkomGroup BSD

Related Posts

Pasar Quick Commerce Asia Tenggara
Digital Business

Momentum Works: Pasar Quick Commerce Asia Tenggara Tembus Rp113 Triliun

20 Mei 2026
0
Ekonomi Digital Indonesia
Digital Business

Kontribusi UMKM Diproyeksikan Capai 58% Pasar E-Commerce Asia Tenggara pada 2029

18 Mei 2026
0
Pasar E-Commerce Asia Tenggara 2029
Digital Business

Pasar E-Commerce Asia Tenggara Diprediksi Tembus US$289,8 Miliar pada 2029

15 Mei 2026
0
Load More
Next Post
Telkom Resmikan Beroperasinya Digital GraPari TelkomGroup BSD

Telkom Resmikan Beroperasinya Digital GraPari TelkomGroup BSD

Kreator “Fin Komodo” Peroleh BJ Habibie Award

Kreator "Fin Komodo" Peroleh BJ Habibie Award

Tingkatkan Digital Experience Pelanggan, TelkomGroup Luncurkan Digital GraPARI

Tingkatkan Digital Experience Pelanggan, TelkomGroup Luncurkan Digital GraPARI

Discussion about this post

Recent Updates

iForte dan BCA Libatkan Ribuan Pelaku Seni dan UMKM di Pagelaran Sabang Merauke 2026

iForte dan BCA Libatkan Ribuan Pelaku Seni dan UMKM di Pagelaran Sabang Merauke 2026

21 Mei 2026
Command Center Pupuk Indonesia

Pantau Stok Real-Time, Pupuk Indonesia Operasikan Command Center Distribusi Nasional

21 Mei 2026
Grab Konsolidasikan Saham Superbank

Laba Meroket 1.528%, Saham Mayoritas Superbank Siap Dikonsolidasikan Grab

21 Mei 2026
Pembiayaan Berkelanjutan Bank DBS Indonesia

Pembiayaan Berkelanjutan Bank DBS Indonesia Tembus Rp15,6 Triliun

21 Mei 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
iForte dan BCA Libatkan Ribuan Pelaku Seni dan UMKM di Pagelaran Sabang Merauke 2026

iForte dan BCA Libatkan Ribuan Pelaku Seni dan UMKM di Pagelaran Sabang Merauke 2026

21 Mei 2026
Command Center Pupuk Indonesia

Pantau Stok Real-Time, Pupuk Indonesia Operasikan Command Center Distribusi Nasional

21 Mei 2026
Grab Konsolidasikan Saham Superbank

Laba Meroket 1.528%, Saham Mayoritas Superbank Siap Dikonsolidasikan Grab

21 Mei 2026
Pembiayaan Berkelanjutan Bank DBS Indonesia

Pembiayaan Berkelanjutan Bank DBS Indonesia Tembus Rp15,6 Triliun

21 Mei 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version