Minggu, 4 Januari 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home News Analyze

Celah Keamanan Siber Umum Pada Startup

11 Februari 2022
in Analyze
Reading Time: 3 mins read
cybercrime

Serangan siber. (Foto : istimewa/ilustrasi)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Anda dapat menemukan sekitar satu juta tips tentang cara membuat startup tetap bertahan di era digital. Biasanya banyak konsultan membantu untuk merincikan masalah perencanaan bisnis, strategi pemasaran, menarik investasi tambahan dan sebagainya, namun jarang yang berbicara tentang masalah membangun sistem keamanan siber yang solid. Kurangnya pemahaman yang jelas tentang ancaman dapat membuat startup kehilangan bisnis yang berpotensi sukses.

Kaspersky memaparkan tentang beberapa celah keamanan siber yang paling umum pada bisnis perusahaan rintisan dan yang lebih penting, bagaimana cara untuk mencegahnya:

Hak akses yang terlalu menyebar luas. Seringkali ketika seorang karyawan startup membutuhkan akses ke sumber daya atau layanan perusahaan, ia langsung mendapatkan hak administrator dengan mudah. Orang yang berbagi hak akses tersebut biasanya berpikir lebih mudah untuk memberikan akses ke semuanya sekaligus, tanpa memahami kebutuhan sebenarnya dari karyawan tertentu dan tanggung jawabnya, daripada mendapatkan permintaan akses baru setiap minggu. Tetapi semakin banyak hak akses yang dimiliki karyawan, kemungkinan celah keamanan semakin besar. Jika Anda ingin meminimalkan jumlah insiden siber, karyawan hanya boleh memiliki hak akses yang diperlukan dan hanya terbatas untuk tugas mereka.

Kurangnya aturan sistem penyimpanan informasi. Secara umum, ini buruk untuk bisnis dengan skala apa pun. Tetapi dalam sebuah perusahaan rintisan, karena pergantian staf yang cukup sering, suatu hari Anda mungkin tidak dapat menemukan file pekerjaan penting. Kemungkinan besar mereka ada di suatu tempat, namun akan susah bagi Anda untuk menemukannya kembali.

Baca juga :   5 Skill Teknologi yang Paling Dicari Selama Pandemi

Melupakan kata sandi. Masalah umum lainnya adalah melupakan kata sandi untuk jejaring sosial perusahaan atau layanan lain yang jarang digunakan. Mungkin anggota staf baru membuat akun Facebook atau LinkedIn untuk membantu mempromosikan bisnis, tetapi gagal membagikan detail akun dengan anggota staf lain, lalu segera menuju pergantian jobdesk lainnya – sehingga kredensial masuk telah hilang, dengan sedikit peluang untuk pulih.

Kata sandi bersama. Beberapa orang mungkin berpikir bahwa dengan omset tinggi, mungkin ada baiknya menggunakan akun bersama. Tetapi semakin banyak orang mengetahui kata sandi, semakin besar kemungkinannya bocor karena phishing, kelalaian, atau upaya siber berbahaya lainnya. Selain itu, akan sangat mempersulit penyelidikan suatu insiden, ketika itu terjadi. Katakanlah ternyata seseorang telah mendapatkan akses ke akun – para ahli menduga bahwa kata sandi disadap oleh malware dan ingin memeriksa komputer karyawan yang memiliki akses, ternyata yang terjadi adalah seluruh karyawan memiliki hak akses yang sama.

Baca juga :   Apakah Ini Era Renaisans PC?

Kata sandi di layanan cloud. Kesalahan terkait kata sandi lainnya adalah menyimpannya di beberapa file di Google Documents, karena pengaturan yang salah berarti biasanya dapat diakses oleh siapa saja yang memiliki tautan. Keuntungan yang jelas adalah sangat nyaman untuk mentransfer informasi yang diperlukan ke semua karyawan, cukup untuk memasukkan semua kata sandi yang diperlukan dalam satu dokumen dan mengirim tautan. Namun, dokumen Google tersebut dapat diindeks oleh mesin pencari. Dengan kata lain, file dengan semua kata sandi Anda berpotensi jatuh ke tangan yang salah.

Kurangnya otentikasi dua faktor. Beberapa masalah yang terkait dengan kata sandi akan kurang berbahaya jika perusahaan rintisan tidak mengabaikan otentikasi dua faktor pada akun pekerjaan. Ini memungkinkan Anda untuk melindungi data penting dari berbagai metode pencurian, seperti phishing. Pertama-tama, perlindungan dua langkah harus diterapkan pada semua layanan keuangan, seperti Upwork.

Untuk menghindari kesalahan ‘tipikal’ yang dilakukan oleh banyak usaha kecil dan pemula, coba ikuti tips berikut:

  • Saat memberikan akses ke sumber daya atau layanan, Anda harus mengikuti prinsip hak istimewa terkecil. Artinya, seorang karyawan harus memiliki hak akses minimum — cukup hanya untuk melakukan tugas mereka.
  • Mengetahui persis di mana informasi penting perusahaan Anda disimpan, dan siapa yang memiliki akses ke sana. Setelah itu, kembangkan panduan saat merekrut karyawan baru, termasuk dengan jelas mendefinisikan akun mana yang diperlukan bagi setiap karyawan, dan mana yang harus dibatasi hanya untuk peran tertentu.
  • Budaya keamanan siber perusahaan yang matang membantu mencegah banyak potensi ancaman siber. Anda dapat, misalnya, mulai dengan membuat manual keamanan siber untuk karyawan. Ini adalah contohyang baik untuk karyawan baru.
  • Semua kata sandi harus disimpan dalam pengelola kata sandi yang aman. Ini akan membantu karyawan Anda untuk tidak melupakan atau kehilangan kata sandi tersebut dan juga meminimalkan kemungkinan orang luar mendapatkan akses ke akun Anda. Jangan lupa untuk menggunakan mekanisme otentikasi dua faktor jika memungkinkan.
  • Anjurkan karyawan Anda untuk mengunci komputer mereka ketika meninggalkan meja. Mereka harus ingat bahwa kantor dapat dikunjungi oleh semua jenis pihak ketiga, termasuk kurir, klien, subkontraktor, atau para pencari kerja.
  • Pertimbangkan untuk menginstal perangkat lunak antivirus untuk melindungi perangkat dari virus, trojan, dan program berbahaya lainnya. (*AMBS)
Baca juga :   Potensi Entrepreneur Perempuan dalam Pembangunan Sosial-Ekonomi Indonesia

 

 

Tags: Celah Keamanan Siberkasperskystartup
Previous Post

Inisiatif Hyperlocal Dongkrak Transaksi UMKM Balikpapan Lebih dari Dua Kali Lipat Selama 2021

Next Post

Dapat Pendanaan Tahap Awal Ternak Uang Kembangkan AI Untuk Tingkatkan Literasi Keuangan

Related Posts

Banyak Pengguna AI di Indonesia Berinteraksi Dengan AI Saat Sedih
News

Banyak Pengguna AI di Indonesia Berinteraksi Dengan AI Saat Sedih

2 Januari 2026
0
Tiga Startup Teratas Ajang Semesta AI 2025 Sukses Implementasikan AI
Headline

Tiga Startup Teratas Ajang Semesta AI 2025 Sukses Implementasikan AI

15 Desember 2025
0
MDI Ventures Gelar Explorise Pulse 2025, Upaya Bangun Kepercayaan Ekosistem Digital di Indonesia
Headline

MDI Ventures Gelar Explorise Pulse 2025, Upaya Bangun Kepercayaan Ekosistem Digital di Indonesia

29 November 2025
0
Load More
Next Post
Ternak Uang Raymond Chin

Dapat Pendanaan Tahap Awal Ternak Uang Kembangkan AI Untuk Tingkatkan Literasi Keuangan

CTI IT Infrastructure Summit

Ingin Perusahaan Tumbuh, Customer Centric Jadi Keharusan

#GirlsTakeover 2021

Kementerian BUMN Siapkan Beasiswa Pendidikan Untuk 7.700 Pelajar dan Mahasiswa

Discussion about this post

Recent Updates

bluRDN

Jumlah Investor Ritel Naik 32,6%, blu by BCA Digital Luncurkan bluRDN

2 Januari 2026
Aplikasi Zenius

Ironi Sang Pionir: Jatuh Bangun 20 Tahun Zenius dan Pelajaran dari “Taruhan Eksistensial”

2 Januari 2026
Banyak Pengguna AI di Indonesia Berinteraksi Dengan AI Saat Sedih

Banyak Pengguna AI di Indonesia Berinteraksi Dengan AI Saat Sedih

2 Januari 2026
Siapkan Talenta Cyber Security Masa Depan Telkom Gandeng Palo Alto Networks

Siapkan Talenta Cyber Security Masa Depan Telkom Gandeng Palo Alto Networks

2 Januari 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
pendanaan Fintech

Inilah 5 Fintech dengan Pendanaan Terbesar di Indonesia Tahun 2025

15 Mei 2025
Bang Jamin

Insurtech Bang Jamin Kantongi Rp65 Miliar dari Putaran Pendanaan pra-Seri A

17 Juli 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
bluRDN

Jumlah Investor Ritel Naik 32,6%, blu by BCA Digital Luncurkan bluRDN

2 Januari 2026
Aplikasi Zenius

Ironi Sang Pionir: Jatuh Bangun 20 Tahun Zenius dan Pelajaran dari “Taruhan Eksistensial”

2 Januari 2026
Banyak Pengguna AI di Indonesia Berinteraksi Dengan AI Saat Sedih

Banyak Pengguna AI di Indonesia Berinteraksi Dengan AI Saat Sedih

2 Januari 2026
Siapkan Talenta Cyber Security Masa Depan Telkom Gandeng Palo Alto Networks

Siapkan Talenta Cyber Security Masa Depan Telkom Gandeng Palo Alto Networks

2 Januari 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version