Sabtu, 27 Juni 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline

Brick, Fintech Indonesia Penyedia API Raih Pendanaan dari Fintech Fund Silicon Valley

19 Maret 2021
in Headline, News
Reading Time: 2 mins read
Brick- Gavin Tan

CEO Brick, Gavin Tan. (Foto: istimewa/youngster.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Brick, fintech penyedia API berbasis di Indonesia mendapatkan pendanaan awal dari Better Tomorrow Ventures, PT Prasetia Dwidharma, 1982 Ventures, Antler, Rally Cap Ventures dan angels terkemuka seperti Shefali Roy (TrueLayer), Kunal Shah (Cred), Reynold Wijaya (Modalku), Quek Siu Rui (Carousell) dan pendiri Nium, Xfers, Aspire, BukuWarung, ZenRooms, dan CareemPay.

Brick membangun API fintech untuk perusahaan teknologi di mana penggunanya dapat menghubungkan akun keuangan mereka ke aplikasi dan mengakses berbagai layanan keuangan. Brick kompatibel dengan lebih dari 90% rekening bank senior di Indonesia dan saat ini bekerja dengan lebih dari 250 pengembang, 35 perusahaan teknologi, dan klien perusahaan fintech di Indonesia.

CEO Brick, Gavin Tan mengungkapkan, kurangnya infrastruktur modern yang dibutuhkan untuk memberikan pengalaman fintech yang diminta pelanggan. “Karena itu kami memulai Brick untuk memberdayakan perusahaan fintech generasi berikutnya dengan infrastruktur fintech yang mudah diterapkan, hemat biaya, dan inklusif,” katanya dalam keterangan pers, Jumat (19/3/2021).

Brick didirikan pada tahun 2020 oleh para Gavin Tan, Deepak Malhotra (CTO Brick). Saat ini, terdapat lebih dari 400 perusahaan fintech di Indonesia dengan lebih banyak fintech yang didirikan setiap bulan. Brick membangun infrastruktur modern yang memungkinkan fintech dan perusahaan teknologi konsumen untuk dengan mudah menanamkan fitur fintech ke dalam aplikasi mereka. Dengan bekerja sama dengan mitra, Brick bertujuan untuk mendemokratisasi keuangan dan menghadirkan layanan keuangan inklusif kepada hampir 140 juta orang dewasa yang tidak memiliki rekening bank dan tidak memiliki rekening bank di Indonesia.

“Kami masih dalam tahap awal inovasi fintech di Asia Tenggara dan tidak dapat eksis tanpa infrastruktur data yang baik. Perusahaan teknologi di Asia Tenggara masih belum memiliki akses yang mudah ke API keuangan. Kami telah melihat secara langsung inovasi fintech yang diaktifkan dengan membuat API keuangan dan dengan senang hati mendukung Brick, investasi Asia Tenggara pertama kami,” kata Sheel Mohnot, Mitra Umum di Better Tomorrow Ventures.

Permintaan yang tinggi ditambah dengan dukungan regulasi yang kuat dari regulator Indonesia menjadikan Indonesia pasar yang ideal untuk Brick menanamkan penerapan keuangan. Bank sentral Indonesia, Bank Indonesia (BI) menerbitkan standar API perbankan terbuka yang komprehensif pada tahun 2020, dimana membuka jalan bagi penerapan keuangan dalam beberapa tahun ke depan. Brick akan bekerja sama dengan Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

“Setelah menjelajahi beberapa solusi, kami memutuskan untuk bermitra dengan Brick untuk integrasi yang tanpa batas, keandalan, dan cakupannya dalam memimpin pasar. Xettle menggunakan Brick untuk menerapkan layanan penasihat keuangan dengan cepat tanpa kerumitan,” jelas Cokro Gunawan, CEO Xettle.

Brick berencana untuk mencakup semua negara di Asia Tenggara dan akan menggunakan dana yang terkumpul untuk meningkatkan skala platform, meningkatkan cakupan, dan memperluas ke pasar berikutnya. Akhir tahun ini, Brick berencana meluncurkan API baru untuk perusahaan telekomunikasi, dompet seluler, platform e-commerce, inisiasi pembayaran, dan produk keuangan inovatif lainnya.

“Bagi perusahaan fintech, waktu untuk ke pasar adalah aspek yang sangat penting dalam peluncuran produk mereka. Brick akan memungkinkan perusahaan fintech Indonesia untuk meluncurkan produk intinya lebih cepat. Kami percaya bahwa Brick akan menurunkan hambatan masuk ke fintech, dan dengan demikian akan berkontribusi pada pertumbuhan perusahaan fintech di Indonesia,” kata Arya Setiadharma, CEO PT Prasetia Dwidharma.

 

STEVY WIDIA

Tags: 1982 VenturesAntlerAPI FintechBetter Tomorrow VenturesBrickPT Prasetia DwidharmaRally Cap Ventures
Previous Post

Huawei Indonesia dan Telkomsel Gelar Program Kolaboratif Untuk Tingkatkan SDM Digital

Next Post

Hacker Catut Pos Indonesia Untuk Phising

Related Posts

Antler Asia Regional Portfolio Showcase 2026
Startup & Entrepreneurship

Antler Rilis 28 Startup Pilihan di Asia, Geser Fokus ke Sistem Otonom dan AI Agent

22 Juni 2026
0
Pendanaan Startup Indonesia 2026
Startup & Entrepreneurship

Tracxn: Investasi Startup Indonesia Merosot 52%, Pendanaan Awal Tahun Cuma US$50,7 Juta

25 Mei 2026
0
Aspire for Startups 2026
Startup & Entrepreneurship

Aspire Gandeng Antler untuk Perkuat Fondasi Keuangan Startup Global, Indonesia Jadi Pasar Strategis

18 Februari 2026
0
Load More
Next Post
ancaman siber

Hacker Catut Pos Indonesia Untuk Phising

gofood

Gojek Menaikan Biaya Skema Bagi Hasil GoFood

#TAYTBFest

Bangun Generasi Indonesia Yang Financially Fit

Discussion about this post

Recent Updates

APEC Sustainable Bartender Championship 2026

Usung Konsep Zero-Waste, Marriott International Gelar APEC Sustainable Bartender Championship 2026

27 Juni 2026
Tren Cari Kost Mahasiswa Cove

Cove Ungkap Tren Cari Kost Mahasiswa: Serba Digital dan Butuh Privasi

27 Juni 2026
Monash University x Muhammadiyah

Perkuat Riset Global, Monash University dan Muhammadiyah Luncurkan Program MTAP

27 Juni 2026
AI Jadi ‘Pemain’ Baru di Piala Dunia 2026

AI Jadi ‘Pemain’ Baru di Piala Dunia 2026

27 Juni 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
APEC Sustainable Bartender Championship 2026

Usung Konsep Zero-Waste, Marriott International Gelar APEC Sustainable Bartender Championship 2026

27 Juni 2026
Tren Cari Kost Mahasiswa Cove

Cove Ungkap Tren Cari Kost Mahasiswa: Serba Digital dan Butuh Privasi

27 Juni 2026
Monash University x Muhammadiyah

Perkuat Riset Global, Monash University dan Muhammadiyah Luncurkan Program MTAP

27 Juni 2026
AI Jadi ‘Pemain’ Baru di Piala Dunia 2026

AI Jadi ‘Pemain’ Baru di Piala Dunia 2026

27 Juni 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version