Senin, 30 Maret 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline

Didorong Populasi Gen Z, Transaksi Keuangan Online Diprediksi Capai US$1 Triliun di 2025

1 September 2020
in Headline, News
Reading Time: 2 mins read
DANA

Dukung Implementasi Pembayaran Antarnegara, Kini DANA Bisa Digunakan di Singapura. (Foto: Stevy Widia/youngster.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Saat ini terjadi adalah peningkatan pesat layanan pembayaran online dan perbankan digital di seluruh Asia Tenggara. Adanya pembatasan jarak sosial akibat pandemi telah memicu peningkatan penggunaan opsi yang lebih aman yaitu e-wallet dan aplikasi pembayaran seluler. Populasi generasi muda turut mendorong akan hal ini.

Bisnis transaksi keuangan online di wilayah ini diprediksi akan mencapai US$ 1 triliun pada 2020. Tak hanya itu, segmen dompet digital akan melonjak lima kali lipat menjadi US$114 miliar selama tahun yang sama.

“Saya yakin kedua sektor utama tersebut akan melampaui angka yang diprediksi, seiring kita masih mencoba meminimalkan kontak manusia demi kesehatan fisik. Faktanya, sebuah terbaru mencatat bahwa 40% konsumen di wilayah ini mengaku menggunakan dompet elektronik lebih dari sebelumnya,” ungkap Yeo Siang Tiong, General Manager Asia Tenggara Kaspersky dalam keterangan pers, Selasa (1/9/2020).

Menurut dia, indikator yang membuat kawasan ini menjadi lahan subur bagi perbankan digital dan sistem pembayaran online adalah kenyataan bahwa Asia Tenggara menampung negara-negara dengan populasi muda, kaum milenial dan Gen Z yang tidak terbiasa mengunjungi gedung-gedung keuangan secara fisik, mengantri lama untuk mengisi formulir dengan pena dan kertas, seperti yang dilakukan oleh generasi sebelumnya.

Baca juga :   Nadiem Makarim Peroleh Anugerah Inovasi Bisnis dari Nikkei Jepang

Faktor penting lainnya adalah masih terdapat persentase signifikan dari individu yang masih berada dalam posisi unbanked atau underbanked, yang berarti mereka tidak memiliki rekening bank atau laporan kredit sebelumnya. Hal ini terutama terjadi di negara-negara yang masih berkembang seperti Indonesia, Malaysia, Thailand, Filipina, dan Vietnam.

Yeo Siang Tiong mengatakan, pusat dari sebuah revolusi digital adalah kepercayaan. Pelanggan menggunakan e-wallet, mobile banking, dan aplikasi web yang didorong oleh kebutuhan. Sekarang, bahkan lebih dari sebelumnya, masyarakat perlu mempercayai lembaga keuangan untuk mengamankan uang yang mereka peroleh dengan susah payah dan tentunya sangat dibutuhkan.

“Transformasi digital di segala bidang, selalu menghadirkan tantangan baru, terutama bagi perbankan dan jasa keuangan. Sederhananya, merevolusi cara bank dalam melakukan transaksi berarti merombak sistem lama mereka termasuk manusia, proses, dan teknologinya,” ungkapnya.

Baca juga :   Pelaku Kejahatan Siber Manfaatkan Pertukaran Mata Uang Kripto dan Perbankan

Di sisi lain, manusia tetap menjadi mata rantai terlemah. Pelanggan, terutama yang belum terlalu aktif secara digital, kurang memiliki kesadaran yang tepat tentang risiko paling sederhana seperti phishing dan spam. Karyawan internal membutuhkan pelatihan baru dan layanan pihak ketiga juga harus dievaluasi secara komprehensif.

Seluruh proses harus disesuaikan dengan dunia digital. Data memerlukan tingkat enkripsi yang canggih, akses dan manajemen data harus ditinjau dan diberikan secara cerdas, keamanan tambahan juga diperlukan anggaran keamanan tambahan.

Dalam hal keamanan, titik akhir (endpoint) wajib menjadi fondasi utama dan bank seharusnya sudah mengetahui hal ini sekarang. Layanan keuangan, seiring mereka mengubah dan membawa lebih banyak data di belakang, harus melihat pendekatan adaptif dalam keamanan secara proaktif daripada reaktif, yaitu sudah bersiap dengan baik sebelum serangan terjadi.

Baca juga :   Akibat Pandemi, E-Wallet Jadi Metode Pembayaran Paling Banyak Digunakan

Mengingat sifat ancaman siber yang terus berkembang dan diprediksi menjadi lebih canggih, penting juga bagi lembaga keuangan memiliki alat untuk melacak ancaman yang dapat menghindari solusi titik akhir reguler, bahkan sebelum mereka melancarkan serangan. Misalnya, solusi seperti Kaspersky Anti-Targeted Attack dapat membantu mencegah apa yang ada di luar sana dan bagaimana hal tersebut dapat memengaruhi Anda sebelum serangan dimulai.

“Kita berada di tengah revolusi digital dan penggunaan pembayaran online serta dompet elektronik pasti akan tetap ada dan bahkan meningkat. Meskipun merupakan tanggung jawab besar bagi bank dan penyedia layanan keuangan untuk mengamankan sistem virtual mereka, saya yakin mereka dapat merintis jalan ke masa depan selama mereka membangun pertahanan siber dengan cerdas.” tambah Yeo Siang Tiong.

STEVY WIDIA

Tags: e-walletkasperskypembayaran onlineperbankan digital
Previous Post

Optimisme Startup Mampu Bertahan Di Tengah Pandemi

Next Post

Visa Jadi Opsi Pembayaran di Aplikasi Gojek

Related Posts

Ancaman Siber Berbasis Web
Technology

Ancaman Siber Berbasis Web di Indonesia Tembus 14,9 Juta Kasus di Tahun 2025

3 Maret 2026
0
Penipuan Secara Mandiri
Industry

83% Pembelanja Online Indonesia Deteksi Penipuan Secara Mandiri

15 Januari 2026
0
Donasi Digital GoPay Capai Rp 63 Miliar
Technology

Ancaman Kejahatan Siber Melalui Kode QR Meningkat

5 Januari 2026
0
Load More
Next Post
pembayaran digital

Visa Jadi Opsi Pembayaran di Aplikasi Gojek

podcast

Ciptakan Peluang Wirausaha Digital Lewat Kelas Belajar Podcast Siberkreasi

Facebook Luncurkan Layanan Jual Beli Online di Indonesia

Facebook Luncurkan Layanan Jual Beli Online di Indonesia

Discussion about this post

Recent Updates

Capital A Tunjuk Effendy Shahul Hamid Jadi Deputy CEO, Fokus Ekspansi Regional

Capital A Tunjuk Effendy Shahul Hamid Jadi Deputy CEO, Fokus Ekspansi Regional

30 Maret 2026
ITSEC Asia

Laba Bersih Meroket, ITSEC Asia Catat Pendapatan Rp527,1 Miliar di Tahun 2025

30 Maret 2026
KPPU Fintech

KPPU Putuskan 97 Fintech P2P Lending Bersalah Atas Perkara Kartel Bunga

30 Maret 2026
Intervyou

Intervyou Luncurkan Platform Persiapan Karir Berbasis AI di Indonesia

30 Maret 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Capital A Tunjuk Effendy Shahul Hamid Jadi Deputy CEO, Fokus Ekspansi Regional

Capital A Tunjuk Effendy Shahul Hamid Jadi Deputy CEO, Fokus Ekspansi Regional

30 Maret 2026
ITSEC Asia

Laba Bersih Meroket, ITSEC Asia Catat Pendapatan Rp527,1 Miliar di Tahun 2025

30 Maret 2026
KPPU Fintech

KPPU Putuskan 97 Fintech P2P Lending Bersalah Atas Perkara Kartel Bunga

30 Maret 2026
Intervyou

Intervyou Luncurkan Platform Persiapan Karir Berbasis AI di Indonesia

30 Maret 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version