Senin, 7 September 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home News Digital Business

Asia Tenggara Kuasai 81% Volume Perdagangan RWA di Bitget

22 April 2026
in Digital Business
Reading Time: 2 mins read
Transaksi Kripto Indonesia

OJK Catat Investor Aset Kripto Indonesia Tembus 22,69 Juta per Juni 2026, Nilai Transaksi Rp28,58 Triliun (Foto: Ilustrasi)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Laporan terbaru dari Bitget dan Block Scholes yang dirilis pada 21 April 2026 mengungkapkan dominasi mutlak Asia Tenggara dalam perdagangan Real-World Assets (RWA) atau aset dunia nyata yang ditokenisasi. Sepanjang kuartal pertama 2026, kawasan Asia Tenggara menyumbang 81,9% dari total volume perdagangan RWA di platform Bitget.

Selain memimpin volume transaksi, wilayah ini juga mencatatkan jumlah pedagang aktif terbanyak dengan pangsa 26,2%, mengungguli Asia Selatan dan Timur Tengah yang masing-masing berkontribusi di bawah 21%.

“Pertumbuhan signifikan ini didorong oleh fleksibilitas perdagangan aset tokenisasi yang memungkinkan pengguna bereaksi secara instan terhadap peristiwa makroekonomi dan geopolitik global di luar jam operasional pasar tradisional,” kata Bitget, dikutip Rabu (22/4/2026).

Para investor di Asia Tenggara terpantau memanfaatkan versi digital dari saham teknologi, komoditas, hingga obligasi negara (U.S. Treasuries) untuk mengelola risiko saat bursa utama seperti Wall Street ditutup. Aset berbasis emas menjadi primadona terutama saat terjadi volatilitas pasar yang ekstrem pada Maret 2026, di mana pengguna beralih ke emas tokenisasi untuk mendapatkan eksposur harga selama 24 jam penuh.

Menariknya, lonjakan volume ini bukan berasal dari investor tradisional Wall Street, melainkan dari pemegang kripto eksistensi yang mencari platform satu pintu untuk mengelola seluruh eksposur aset mereka. Korelasi Bitcoin dengan indeks ekuitas yang mencapai titik tertinggi sejak akhir 2025 memperkuat sinyal bahwa pasar kripto dan pasar tradisional kini bereaksi terhadap pemicu ekonomi global yang sama.

Bitget sendiri mencatat rekor volume harian aset tradisional mencapai US$6 miliar pada 20 Maret 2026, di mana aset non-kripto kini berkontribusi antara 20% hingga 40% dari total volume platform.

Keunggulan model perdagangan ini terletak pada efisiensi biaya dan kecepatan penyelesaian transaksi instan (T+0) dibandingkan pialang tradisional yang membutuhkan waktu 1-2 hari. Meskipun menawarkan kemudahan melalui kepemilikan fraksional mulai dari US$1, laporan ini mengingatkan pengguna mengenai perbedaan hak suara dan perlindungan hukum antara aset “digital twin” dengan kepemilikan saham langsung.

 Kendati lanskap regulasi telah matang melalui GENIUS Act (2025/2026), investor diimbau tetap waspada terhadap potensi perbedaan harga yang bisa terjadi selama akhir pekan saat pasar fisik tutup. (*AMBS)

 

Tags: Asia TenggaraBitgetekonomi globalemasfintechinvestasikriptoRWASaham DigitalTokenisasi Aset
Previous Post

EY Luncurkan Agentic AI Skala Global, Transformasi Audit Masa Depan Berbasis Kecerdasan Buatan

Next Post

Hari Bumi 2026: Maybank Indonesia Kurangi Emisi Operasional 30% dan Dorong Transisi Hijau

Related Posts

pendanaan blockchain Asia Tenggara
Digital Business

Sektor Blockchain Asia Tenggara Raih Pendanaan US$6,8 Miliar, Layanan Kripto Mendominasi

3 September 2026
0
Bank Saqu Solopreneur Society
Startup & Entrepreneurship

Bank Saqu Luncurkan Solopreneur Society: The Founders Club untuk Perluas Jaringan Bisnis Pelaku Usaha

3 September 2026
0
Payfazz EDC Mini
Digital Business

Payfazz Luncurkan EDC Mini Rp849 Ribu, Bantu UMKM Perluas Layanan Keuangan

3 September 2026
0
Load More
Next Post
Maybank Indonesia - Transisi Hijau

Hari Bumi 2026: Maybank Indonesia Kurangi Emisi Operasional 30% dan Dorong Transisi Hijau

Belanja Online

Pasar Terbesar, Tapi Melambat: Ada Apa dengan E-Commerce Indonesia?

Lazada x Nestlé

Lazada dan Nestlé Integrasikan AI, Ubah Cara Belanja Jadi Lebih Personal

Discussion about this post

Recent Updates

Promo Liburan Traveloka

Perilaku Wisatawan Berubah, Traveloka Ungkap Promo Lebih Banyak Dipakai untuk ‘Upgrade’ Liburan

7 September 2026
• Living Lab Ventures Suntik Modal Bumame TWO Inc

Lewat Japan Thematic Fund, Living Lab Ventures Suntik Modal ke Bumame dan TWO Inc.

7 September 2026
Sanct Platform Personal Networking

Sanct Hadirkan Berbagai Fitur Utama di Closed Beta untuk Pererat Lingkaran Terdekat

7 September 2026
Korea Kaja! Vol.3 Kumpulkan 2.000 Karya Anak Muda

Korea Kaja! Vol.3 Kumpulkan 2.000 Karya Anak Muda

7 September 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Promo Liburan Traveloka

Perilaku Wisatawan Berubah, Traveloka Ungkap Promo Lebih Banyak Dipakai untuk ‘Upgrade’ Liburan

7 September 2026
• Living Lab Ventures Suntik Modal Bumame TWO Inc

Lewat Japan Thematic Fund, Living Lab Ventures Suntik Modal ke Bumame dan TWO Inc.

7 September 2026
Sanct Platform Personal Networking

Sanct Hadirkan Berbagai Fitur Utama di Closed Beta untuk Pererat Lingkaran Terdekat

7 September 2026
Korea Kaja! Vol.3 Kumpulkan 2.000 Karya Anak Muda

Korea Kaja! Vol.3 Kumpulkan 2.000 Karya Anak Muda

7 September 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version