Sabtu, 4 Juli 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home News

Google Beri Rp 509 Juta untuk Pemuda Pembobol Keamanan

2 Juni 2018
in News
Reading Time: 1 min read
Google Beri Rp 509 Juta untuk Pemuda Pembobol Keamanan

Ezequiel Pereira. (Foto: CNBC)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Google memberikan uang senilai US$ 36.337 atau setara Rp 506 juta kepada Ezequiel Pereira lantaran berhasil menemukan celah keamanan melalui program bug bounty.

Pemuda asal Uruguay yang baru berusia 18 tahun ini menemukan bug awal tahun ini. Dia baru mendapatkan izin untuk mempublikasikan hasil temuannya baru-baru ini, setelah Google berhasil menambal celah yang dimaksud.

“Saya dulu menemukan sesuatu yang dihadiahi US$ 500 dan itu sangat menyenangkan, sehingga saya memutuskan untuk terus mencoba-coba sejak itu,” tutur Pereira yang dilansir CNBC baru-baru ini.

Dia mengaku tertarik pada program komputer sejak usia 10 tahun. Bahkan dia belajar coding secara otodidak. Pada tahun 2016, Google menerbangkan dia ke kantor pusat di California setelah Pereira memenangkan kontes coding.

Menariknya, celah keamanan yang ditemukan oleh Pereira itu membuat Google sekaligus mengubah sistem internal perusahaan. “Sangatlah menyenangkan, saya senang menemukan suatu hal yang sangat penting,” ucapnya.

Pada Februari, Pereira mulai kuliah jurusan teknik komputer di kota Montevideo. Pada waktu senggang, dirinya tetap mempelajari komputer secara otodidak dan mulai berburu bug. Sebelumnya, Pereira sudah menemukan celah pada Juli 2017 yang membuatnya mendapatkan hadiah US$ 10.000 (setara Rp 140 juta).

Pereira mengatakan, uang yang didapatkannya akan digunakan untuk membantu orangtua dan ditabung untuk pendidikannya. Dia berharap segera mendapatkan kampus di bidang keamanan komputer.

Google memang memiliki program bug bounty yang membebaskan siapapun untuk ikut menjaga keamanan sistemnya. Tujuannya adalah mendorong para peneliti keamanan untuk ikut menguji sistem dengan sejumlah bayaran. Google menentukan jumlah pembayaran apakah itu bisa memberi akses langsung ke server Google atau klien, tergantung tingkat eksploitasinya.

Kini, Google telah menggelontorkan total US$ 2,9 juta untuk 274 peneliti keamanan dengan nilai tertinggi US$112.500. Dari jumlah tersebut, Pereira berada di urutan nomor 12 sebagai peneliti keamanan dengan bayaran tertinggi selama program bug bounty Google. Pereira mampu mendapatkan sejumlah email yang menawarkannya pekerjaan.

 

STEVY WIDIA

Tags: bug bountyEzequiel PereiraGoogle
Previous Post

Quora vs Google, Siapa Penyedia Jawaban Yang Kredibel?

Next Post

Video Web Series Ini Ajak Orang Buat Perencanaan Keuangan Sejak Dini

Related Posts

Gen Z Mengenal Dangdut Lewat AI, Google Catat Lonjakan Pencarian hingga 90%
Technology

Gen Z Mengenal Dangdut Lewat AI, Google Catat Lonjakan Pencarian hingga 90%

22 Juni 2026
0
Anthropic
Features

Fenomena Pendanaan Startup: Bagaimana Anthropic Mengubah Arah Investasi di Silicon Valley

5 Juni 2026
0
Grup GoTo
Features

Perjalanan GoTo dari Startup Call Center hingga Raksasa Ekosistem Digital Indonesia

28 Februari 2026
0
Load More
Next Post
Video Web Series Ini Ajak Orang Buat Perencanaan Keuangan Sejak Dini

Video Web Series Ini Ajak Orang Buat Perencanaan Keuangan Sejak Dini

Traveloka Luncurkan Poin Reward Bagi Member

Transaksi Traveloka Naik 100% Saat Ramadan

Tokopedia Beri Panggung Bagi Kreator Produk Lokal

Puncak Ramadan Ekstra, Tokopedia dikunjungi 71 juta pengguna

Discussion about this post

Recent Updates

Program She Can

Program She Can, Gelar Literasi Keuangan bagi 1.200 Pasang Calon Pengantin di Pontianak

4 Juli 2026
Privy Digital Identity

Atasi Penipuan Tiket Konser, Privy Segera Integrasikan Digital ID ke Ekosistem Ticketing

4 Juli 2026
Platform SCF ICX

Catat Kinerja Impresif, Platform SCF ICX Fasilitasi Buyback Saham Investor Hingga Rp71 Miliar

4 Juli 2026
pendanaan startup Asia Tenggara

Cetak Rekor Baru, Pendanaan Startup Asia Tenggara Juni 2026 Meroket Tembus US$3,84 Miliar

4 Juli 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Program She Can

Program She Can, Gelar Literasi Keuangan bagi 1.200 Pasang Calon Pengantin di Pontianak

4 Juli 2026
Privy Digital Identity

Atasi Penipuan Tiket Konser, Privy Segera Integrasikan Digital ID ke Ekosistem Ticketing

4 Juli 2026
Platform SCF ICX

Catat Kinerja Impresif, Platform SCF ICX Fasilitasi Buyback Saham Investor Hingga Rp71 Miliar

4 Juli 2026
pendanaan startup Asia Tenggara

Cetak Rekor Baru, Pendanaan Startup Asia Tenggara Juni 2026 Meroket Tembus US$3,84 Miliar

4 Juli 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version