Sabtu, 25 Juli 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home News Industry

Biodiversitas Jadi Peluang Bisnis Baru, Pemerintah Gandeng Dunia Usaha

24 Juli 2026
in Industry
Reading Time: 3 mins read
Biodiversitas Jadi Peluang Bisnis Baru, Pemerintah Gandeng Dunia Usaha

Pembukaan Biodiversity+ Business Forum Kamis (23/7/2026) di Jakarta. (Foto: istimewa/giz)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Kekayaan keanekaragaman hayati Indonesia kini tidak lagi dipandang hanya sebagai aset yang harus dilindungi. Pemerintah mulai mendorong biodiversitas menjadi peluang ekonomi baru dengan melibatkan dunia usaha, investor, lembaga keuangan, hingga startup dalam pengembangan berbagai proyek berbasis alam (nature-positive).

Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) Moh Jumhur Hidayat mengatakan, Indonesia harus menjadi pemain utama dalam ekonomi hijau yang bertumpu pada kekayaan biodiversitasnya sendiri.

“Kita ingin orang Indonesia menjadi pelaku utama dalam ekonomi hijau yang sedang tumbuh ini. Jangan sampai kekayaan keanekaragaman hayati yang kita miliki justru ditentukan oleh pihak lain. Indonesia harus menjadi pemimpin dalam pengembangan ekonomi berbasis keanekaragaman hayati,” katanya pada gelar Biodiversity+ Business Forum Kamis (23/7/2026) di Jakarta.

Forum yang mempertemukan pemerintah, pelaku usaha, akademisi, investor, organisasi masyarakat sipil, dan pengembang inovasi ini menjadi bagian dari upaya mempercepat kolaborasi agar pelestarian keanekaragaman hayati dapat berjalan seiring dengan pertumbuhan ekonomi.

Menurut Menteri Jumhur, sudah saatnya keanekaragaman hayati diposisikan sebagai modal alam (natural capital) yang mampu menciptakan nilai ekonomi sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan.

Sejalan dengan RPJPN 2025–2045 dan komitmen Indonesia terhadap Kunming-Montreal Global Biodiversity Framework (KMGBF), pemerintah mendorong sektor swasta menjadi mitra strategis dalam perlindungan dan pemulihan ekosistem.

Karena itu, perusahaan didorong meningkatkan kapasitas dalam memahami perubahan iklim, keanekaragaman hayati, dan instrumen ekonomi lingkungan agar mampu mengambil peluang dalam ekonomi hijau yang terus berkembang.

Salah satu langkah yang sedang disiapkan pemerintah adalah pengembangan Biodiversity Credit, yaitu instrumen pembiayaan yang memberikan nilai ekonomi pada upaya perlindungan dan pemulihan keanekaragaman hayati. Melalui skema ini, perusahaan maupun investor dapat mendukung proyek-proyek konservasi berbasis alam sekaligus memperoleh pengakuan atas kontribusinya terhadap pelestarian ekosistem.

Sementara itu, Head of Mission to the German Embassy to Indonesia, ASEAN and Timor-Leste Thomas Graf mengatakan, Indonesia memiliki salah satu kekayaan biodiversitas terbesar di dunia yang dapat menjadi fondasi pembangunan ekonomi berkelanjutan.

“Biodiversitas merupakan fondasi dari ketahanan pangan dan ekonomi, serta menjamin kesejahteraan masyarakat untuk jangka panjang. Sebagai aset ekonomi, Indonesia memiliki keanekaragaman hayati yang sangat bernilai bagi dunia. Jika dikelola dengan bertanggung jawab dapat mendukung inovasi, investasi, dan keberlanjutan kehidupan generasi yang akan datang,” kata Thomas.

Menurutnya, pengelolaan biodiversitas yang baik tidak hanya melindungi lingkungan, tetapi juga membuka peluang investasi baru dan mendorong inovasi di berbagai sektor.

Forum ini juga mendapat dukungan melalui Program Climate Impact Response and Biodiversity Management (ClimB) yang dijalankan Deutsche Gesellschaft für Internationale Zusammenarbeit (GIZ) GmbH atas mandat Pemerintah Jerman melalui International Climate Initiative (IKI).

Commission Manager of the Climate and Biodiversity Hub, GIZ Indonesia & ASEAN Karin Allgoewer mengatakan, penyusunan IBSAP 2025–2045 dilakukan agar perlindungan keanekaragaman hayati berjalan seiring dengan agenda pembangunan nasional.

“GIZ Indonesia bekerja sama dengan Kementerian PPN/Bappenas, BRIN, Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup, serta berbagai kementerian dan lembaga riset memastikan Strategi dan Rencana Aksi Keanekaragaman Hayati Indonesia selaras dengan perencanaan pembangunan nasional. Dari sini kita bisa melihat kekayaan hayati apa yang kita miliki, apa yang berisiko hilang, dan di mana kita harus bertindak untuk melindungi kekayaan tersebut,” ucapnya.

Melalui forum ini, pemerintah berharap semakin banyak kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, lembaga keuangan, investor, dan startup untuk mengembangkan proyek-proyek berbasis alam yang tidak hanya memberikan manfaat ekologis, tetapi juga menciptakan peluang bisnis baru, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan memperkuat posisi Indonesia dalam ekonomi hijau global.

STEVY WIDIA

Tags: biodiversitasBiodiversity CreditDeutsche Gesellschaft für Internationale Zusammenarbeit (GIZ)ekonomi hijauKementerian Lingkungan Hidup Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH)
Previous Post

AI Jadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi Indonesia, Nilai Ekonomi UKM Berpotensi Capai Rp910 Triliun

Next Post

Efek Aturan OJK & Restrukturisasi, Monk’s Hill Ventures Angkat Kaki dari Indonesia!

Related Posts

Aplikasi AKSARA
Industry

Aplikasi AKSARA Jadi Fondasi Data Menuju Ekonomi Hijau di Indonesia

1 Juli 2026
0
Bank DBS Indonesia Pembiayaan Berkelanjutan
Digital Business

Sokong Ekonomi Hijau, Pembiayaan Berkelanjutan Bank DBS Indonesia Tembus Rp15,6 Triliun

8 Juni 2026
0
Ekonomi Hijau
Industry

Masa Depan Ekonomi Hijau: Solusi Indonesia Atasi Krisis Iklim dan Dorong Pertumbuhan Inklusif

2 Juni 2026
0
Load More
Next Post
Monk's Hill Ventures

Efek Aturan OJK & Restrukturisasi, Monk's Hill Ventures Angkat Kaki dari Indonesia!

Indosat Business

Pengelolaan Energi Kini Jadi Kewajiban, Indosat Business Tawarkan Solusi Terintegrasi

Silent Cognitive Burden

Indonesia Terancam Silent Cognitive Burden, Ini Empat Penyebab Utamanya

Discussion about this post

Recent Updates

MAXStream TV x iQIYI

Kolaborasi MAXStream TV dan iQIYI Rilis Series ‘Bunga di Tepi Jurang’

25 Juli 2026
RevComm

Akselerasi Pengembangan AI Agent, RevComm Raih Pendanaan Seri B Rp330 Miliar

25 Juli 2026
Pertamina International Shipping

Capai Laba US$572 Juta di 2025, Pertamina International Shipping Ekspansi ke Pasar Non-Captive

25 Juli 2026
Fortinet AI FortiEndpoint

Amankan Adopsi AI di Lingkungan Kerja, Fortinet Luncurkan Kapabilitas Baru FortiEndpoint

25 Juli 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
MAXStream TV x iQIYI

Kolaborasi MAXStream TV dan iQIYI Rilis Series ‘Bunga di Tepi Jurang’

25 Juli 2026
RevComm

Akselerasi Pengembangan AI Agent, RevComm Raih Pendanaan Seri B Rp330 Miliar

25 Juli 2026
Pertamina International Shipping

Capai Laba US$572 Juta di 2025, Pertamina International Shipping Ekspansi ke Pasar Non-Captive

25 Juli 2026
Fortinet AI FortiEndpoint

Amankan Adopsi AI di Lingkungan Kerja, Fortinet Luncurkan Kapabilitas Baru FortiEndpoint

25 Juli 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version