Jumat, 14 Agustus 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home News Industry

Indeks Literasi Keuangan Indonesia Capai 69,57% di 2026

14 Agustus 2026
in Industry
Reading Time: 2 mins read
indeks Literasi Keuangan

Indeks Literasi Keuangan Indonesia Capai 69,57% di 2026 (Foto: Ilustrasi)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), dan Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2026. Hasil survei mencatat indeks literasi keuangan masyarakat Indonesia mencapai 69,57%, sementara indeks inklusi keuangan menembus 93,61%.

Capaian ini meningkat dibandingkan SNLIK 2025 yang mencatatkan literasi sebesar 66,64% dan inklusi 92,74%. Angka ini sekaligus melampaui target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029 untuk tahun 2029, yaitu literasi 69,35% dan inklusi 93%.

SNLIK 2026 menjadi kolaborasi perdana tiga lembaga ini dengan melibatkan 75.000 responden di 38 provinsi dan 514 kabupaten/kota.

Perkotaan dan Usia Produktif Unggul

Berdasarkan demografi dan karakteristik responden, survei menunjukkan sejumlah ketimpangan serta pola distribusi di masyarakat. Dari sisi wilayah, indeks literasi dan inklusi keuangan di kawasan perkotaan mencatatkan angka lebih tinggi, yakni masing-masing sebesar 72,54% dan 95,47%, dibandingkan wilayah perdesaan yang sebesar 64,42% dan 90,39%. Sementara itu, tingkat literasi dan inklusi berdasarkan gender relatif setara, di mana literasi laki-laki berada di angka 69,54% dan perempuan 69,61%, sedangkan inklusi laki-laki mencatatkan 93,49% dan perempuan 93,73%.

Berdasarkan kelompok usia, kelompok produktif (26–35 tahun) unggul sebagai yang tertinggi dengan indeks literasi 78,70% dan inklusi 96,27%, sebaliknya kelompok usia 15–17 tahun mencatatkan literasi terendah di angka 56,04%. Selain itu, tingkat pendidikan dan jenis pekerjaan berbanding lurus dengan capaian indeks, di mana lulusan perguruan tinggi mencatatkan literasi hingga 93,46%, serta kelompok profesi pegawai, profesional, dan pensiunan menjadi kelompok dengan indeks tertinggi.

Tantangan Literasi Penjaminan Simpanan

Meskipun indeks inklusi perbankan mencapai 70,64%, survei mencatat 62,51% pemilik rekening tahu simpanannya dijamin, namun baru 46,31% yang mengenal LPS sebagai lembaga penjamin. Sementara itu, pemahaman masyarakat terhadap Penjaminan Polis Asuransi masih sangat rendah, yakni 12,47%.

Atas temuan tersebut, OJK, LPS, dan BPS berkomitmen memperkuat program literasi dan inklusi terarah, terutama bagi penduduk perdesaan, usia muda/lansia, berpendidikan rendah, serta kelompok pekerja sektor pertanian dan perikanan. (*AMBS)

 

Tags: BPSinklusi keuanganLiterasi keuanganLPSOJKRPJMNSNLIK 2026
Previous Post

Indonesia Kekurangan 6 Juta Talenta Digital, Ancaman Siber Berbasis AI Mengintai

Related Posts

Penipuan Digital
Technology

Kejahatan Berbasis AI Mulai Merambah Pinjaman Online, Identitas Peminjam Jadi Sasaran

14 Agustus 2026
0
Pembiayaan UMKM OJK
Digital Business

Tembus Rp1.948 Triliun, OJK Bentuk Working Group Akselerasi Pembiayaan UMKM

13 Agustus 2026
0
Transaksi QRIS
Digital Business

Melesat 100%, Transaksi QRIS Tembus 12,55 Miliar pada Semester I-2026

7 Agustus 2026
0
Load More

Discussion about this post

Recent Updates

indeks Literasi Keuangan

Indeks Literasi Keuangan Indonesia Capai 69,57% di 2026

14 Agustus 2026
talenta digital Indonesia

Indonesia Kekurangan 6 Juta Talenta Digital, Ancaman Siber Berbasis AI Mengintai

14 Agustus 2026
Penipuan Digital

Kejahatan Berbasis AI Mulai Merambah Pinjaman Online, Identitas Peminjam Jadi Sasaran

14 Agustus 2026
Facebook Creator Studio

Facebook Bekali Kreator dengan Asisten AI Pribadi, Jadi Lebih Fokus Berkarya

14 Agustus 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
indeks Literasi Keuangan

Indeks Literasi Keuangan Indonesia Capai 69,57% di 2026

14 Agustus 2026
talenta digital Indonesia

Indonesia Kekurangan 6 Juta Talenta Digital, Ancaman Siber Berbasis AI Mengintai

14 Agustus 2026
Penipuan Digital

Kejahatan Berbasis AI Mulai Merambah Pinjaman Online, Identitas Peminjam Jadi Sasaran

14 Agustus 2026
Facebook Creator Studio

Facebook Bekali Kreator dengan Asisten AI Pribadi, Jadi Lebih Fokus Berkarya

14 Agustus 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version