Kamis, 18 Juni 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home News Industry

Ksatria Fest 3.0, Kompetisi Yang Mencari Idola Tradipop di Kalangan Generasi Muda

18 Juni 2026
in Industry
Reading Time: 2 mins read
Ksatria Fest 3.0, Kompetisi Yang Mencari Idola Tradipop di Kalangan Generasi Muda

Salah satu peserta Ksatria Fest 3.0. tampil di Galeri Indonesia Kaya, Jakarta. (Foto: stevywidia/youngster.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Seni tradisional masih punya tempat di kalangan generasi muda. Untuk itu, di tengah dominasi konten digital yang serba cepat, seni tari tradisional juga dituntut beradaptasi agar tetap relevan. Hal ini terlihat dari antusiasi Ksatria Fest 3.0, kompetisi tari tingkat nasional yang memadukan unsur tradisi dengan pendekatan budaya populer.

Festival yang diinisiasi Swargaloka ini juga menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengenal dan mengembangkan kekayaan budaya Indonesia melalui format yang lebih dekat dengan kehidupan mereka saat ini.

Kompetisi ini telah melalui proses kurasi terhadap 38 video karya yang masuk sejak April 2026. Telah terpilih 15 kelompok tari terbaik untuk melaju ke babak semifinal. Mereka berasal dari berbagai daerah di Indonesia, mulai dari Surakarta, Bandung, Ponorogo, Batam, Sidoarjo, Pontianak, Lampung, Pasuruan, Blitar, Lumajang, Sukabumi, Mempawah, Gorontalo, Yogyakarta, hingga Belitung.

Creative Director sekaligus inisiator Ksatria Fest, Bathara Saverigadi Dewandoro, mengatakan, konsep tradipop, yaitu memadukan unsur tari tradisi dengan pendekatan budaya populer tersebut mendapat sambutan antusias dari seluruh Indonesia. Hal ini lahir sebagai respons terhadap kebutuhan industri kreatif modern yang bergerak cepat dan mengutamakan visual yang menarik.

“Dalam industri seperti televisi atau media digital, tari tradisi sering kali dipotong secara tidak utuh karena keterbatasan durasi. Tradipop hadir sebagai jawaban, sebuah format tari yang sejak awal dirancang singkat, eye-catching, dan memiliki kekuatan visual. Namun, posisinya bukan untuk menggantikan tradisi, melainkan sebagai pintu masuk bagi generasi muda untuk mengenal kekayaan budaya yang lebih dalam,” ungkap Bathara dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (17/6/2026).

Peraih medali emas cabang Traditional Dance Sport pada Pekan Olahraga Nasional (PON) tersebut menegaskan bahwa tradipop bukan bentuk penyederhanaan budaya, melainkan strategi untuk memperkenalkan seni tradisi kepada audiens yang lebih luas, khususnya generasi muda yang akrab dengan media digital.

“Dengan pendekatan yang lebih dekat dengan budaya populer dan media digital, festival ini dapat menjadi jembatan bagi generasi muda untuk mengenal, mencintai, sekaligus melestarikan kekayaan budaya Indonesia,” kata Bathara lagi.

Anggota Dewan Juri Ksatria Fest 3.0, Siko Setyanto, mengatakan para peserta akan memperebutkan tiga gelar utama, yakni Laskar Ksatria Tari Indonesia untuk kategori kelompok, Garda Ksatria Tari Indonesia untuk kategori duet, dan Wira Ksatria Tari Indonesia untuk kategori solo.

“Para pemenang nantinya tidak hanya membawa pulang penghargaan, tetapi juga mengemban peran sebagai representasi generasi baru pelaku seni tari Indonesia,” ujarnya.

Selain itu, Ksatria Fest 3.0 juga menerapkan sistem penjurian yang melibatkan masyarakat luas. Selain dinilai oleh lima juri profesional dari bidang seni pertunjukan, peserta juga akan mendapatkan penilaian dari voters publik yang terdiri dari pelajar, pencinta tari, hingga masyarakat umum.

Sistem tersebut diterapkan untuk memastikan karya yang terpilih tidak hanya memiliki kualitas teknis yang baik, tetapi juga mampu membangun keterhubungan dan daya tarik di tengah masyarakat. Babak final dari Ksatria Fest 3.0 berlangsung di Teater Besar Taman Ismail Marzuki pada 4 Juli 2026 mendatang.

Selain kompetisi, Ksatria Fest 3.0 juga menghadirkan berbagai kegiatan edukasi dan kolaborasi yang berlangsung di sejumlah ruang seni di Jakarta, seperti Galeri Indonesia Kaya, Taman Ismail Marzuki (TIM), Teater Usmar Ismail, hingga Sasono Langen Budoyo Taman Mini Indonesia Indah (TMII).

 

STEVY WIDIA

Tags: generasi mudaKompetisi TariKsatria Fest 3.0SwargalokaTari TradisionalTradipop
Previous Post

Kisah Rumah.com: Dari Raja Properti Digital Indonesia Selama 15 Tahun, Kini Tinggal Cerita

Next Post

Sambut Piala Dunia 2026, Coca-Cola dan GGN Buka Panggung bagi Talenta Sepak Bola Muda

Related Posts

sustainability Telkomsel
Digital Business

Industri Telekomunikasi Tak Lagi Hanya Soal Jaringan, Sustainability Kini Jadi Prioritas

6 Juni 2026
0
Wirausaha Pelajar
Startup & Entrepreneurship

Keterampilan Wirausaha Makin Dibutuhkan, Program ZEP Jangkau Lebih dari 10 Ribu Pelajar

4 Juni 2026
0
IDN Akuisisi M Bloc Group
Industry

Perkuat Ekosistem Hiburan, IDN Akuisisi M Bloc Group dan Luncurkan IDN Bloc

12 Mei 2026
0
Load More
Next Post
Sambut Piala Dunia 2026, Coca-Cola dan GGN Buka Panggung bagi Talenta Sepak Bola Muda

Sambut Piala Dunia 2026, Coca-Cola dan GGN Buka Panggung bagi Talenta Sepak Bola Muda

Discussion about this post

Recent Updates

Sambut Piala Dunia 2026, Coca-Cola dan GGN Buka Panggung bagi Talenta Sepak Bola Muda

Sambut Piala Dunia 2026, Coca-Cola dan GGN Buka Panggung bagi Talenta Sepak Bola Muda

18 Juni 2026
Ksatria Fest 3.0, Kompetisi Yang Mencari Idola Tradipop di Kalangan Generasi Muda

Ksatria Fest 3.0, Kompetisi Yang Mencari Idola Tradipop di Kalangan Generasi Muda

18 Juni 2026
Rumah.com

Kisah Rumah.com: Dari Raja Properti Digital Indonesia Selama 15 Tahun, Kini Tinggal Cerita

18 Juni 2026
Kekayaan Intelektual

Menekraf: Indonesia Jadikan Kekayaan Intelektual Mesin Pertumbuhan Ekonomi Baru

18 Juni 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Sambut Piala Dunia 2026, Coca-Cola dan GGN Buka Panggung bagi Talenta Sepak Bola Muda

Sambut Piala Dunia 2026, Coca-Cola dan GGN Buka Panggung bagi Talenta Sepak Bola Muda

18 Juni 2026
Ksatria Fest 3.0, Kompetisi Yang Mencari Idola Tradipop di Kalangan Generasi Muda

Ksatria Fest 3.0, Kompetisi Yang Mencari Idola Tradipop di Kalangan Generasi Muda

18 Juni 2026
Rumah.com

Kisah Rumah.com: Dari Raja Properti Digital Indonesia Selama 15 Tahun, Kini Tinggal Cerita

18 Juni 2026
Kekayaan Intelektual

Menekraf: Indonesia Jadikan Kekayaan Intelektual Mesin Pertumbuhan Ekonomi Baru

18 Juni 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version