Mastercard Dukung Pengembangan Musisi Indonesia lewat Artist Accelerator

Juri dan finalis Mastercard Artist Accelerator 2026. (Foto: istimewa/mastercard)

youngster.id - Mastercard memperluas dukungannya terhadap ekonomi kreatif Indonesia dengan meluncurkan program Mastercard Artist Accelerator Southeast Asia (SEA) di Indonesia. Berbeda dari kompetisi musik pada umumnya, program ini dirancang untuk membantu musisi pendatang baru membangun karier yang berkelanjutan melalui pendampingan, penguatan keterampilan digital, hingga akses ke jaringan industri musik.

Langkah ini dilakukan di tengah meningkatnya minat masyarakat terhadap karya musisi lokal. Data Mastercard menunjukkan sepanjang 2025 sebanyak 77% Generasi Z dan 76% milenial di Indonesia lebih memilih menikmati konten dari kreator dalam negeri, membuka peluang lebih besar bagi talenta lokal untuk berkembang.

Senior Vice President, Head of Marketing & Communications Southeast Asia Mastercard Dheeraj Raina mengatakan, tujuan utama Mastercard Artist Accelerator bukan sekadar menemukan talenta baru, tetapi membantu musisi membangun fondasi karier yang berkelanjutan.

“Tolok ukur keberhasilan yang sesungguhnya bukanlah ketika seorang musisi ditemukan, melainkan ketika mereka memiliki bekal untuk membangun masa depan yang berkelanjutan melalui karya-karyanya. Melalui program ini, kami ingin menjembatani kesenjangan antara visibilitas dan keberlanjutan karier dengan membekali musisi melalui mentorship, wawasan bisnis, kemampuan digital, dan akses ke industri,” ucapnya dikutip Kamis (16/7/2026).

Dheeraj mengungkapkan, selama mengikuti program para peserta tidak hanya mendapatkan pelatihan artistik, tetapi juga mempelajari strategi membangun personal brand, memanfaatkan platform digital, serta memahami peluang monetisasi di industri musik yang kini semakin didorong oleh ekonomi kreator.

Sebagai penutup program perdana tersebut, Mastercard menetapkan Rimaldi sebagai pemenang setelah melalui rangkaian pelatihan, mentorship, dan babak final yang berlangsung 12 Juli 2026 di M Bloc Space, Jakarta. Musisi yang mengusung genre pop elektronik dengan sentuhan musik tradisional Indonesia itu akan memperoleh dukungan pengembangan karier, termasuk produksi single baru bersama produser musik sekaligus vocal director Kamga Mo.

Distribusi karya Rimaldi juga akan didukung oleh SoundOn, platform distribusi musik milik TikTok, sehingga lagu barunya dapat menjangkau pendengar yang lebih luas di Asia Tenggara maupun pasar internasional.

Head of SoundOn Southeast Asia, Tom Chou, mengatakan kolaborasi dengan Mastercard bertujuan membantu musisi memperluas jangkauan karya mereka melalui TikTok dan berbagai platform streaming musik.

Selain Rimaldi, peserta lain yang memenuhi persyaratan juga akan memperoleh akses ke layanan SoundOn+ untuk mendukung distribusi musik dan pengembangan audiens.

 

STEVY WIDIA

Exit mobile version