youngster.id - PT XLSmart Telecom Sejahtera Tbk (XLSmart) mencatatkan progres positif dalam transformasi pascamerger sepanjang tahun 2025. Langkah strategis ini ditandai dengan pertumbuhan kinerja keuangan yang solid, percepatan integrasi jaringan, serta penguatan pengalaman pelanggan terutama untuk jaringan 5G.
Presiden Direktur & CEO XLSmart, Rajeev Sethi, mengungkapkan bahwa tahun 2025 merupakan periode krusial bagi perusahaan dalam menyatukan kekuatan pascamerger.
“Tahun 2025 menjadi periode penting bagi XLSmart dalam membangun fondasi transformasi pascamerger. Dukungan pemegang saham melalui RUPST ini menjadi dorongan bagi kami untuk terus menghadirkan layanan yang lebih baik, memperkuat kualitas jaringan, meningkatkan pengalaman pelanggan, serta menciptakan pertumbuhan yang berkelanjutan,” kata Rajeev usai Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 yang diselenggarakan pada Rabu (20/5/2026) di Jakarta.
Rajeev memaparkan, proses merger terbukti membuahkan hasil manis pada performa finansial perseroan. Sepanjang tahun 2025, XLSmart membukukan pendapatan sebesar Rp42,49 triliun, atau tumbuh 23% dibandingkan tahun sebelumnya.
Sementara itu, EBITDA yang dinormalisasi tercatat mencapai Rp20,14 triliun (tumbuh 13%), dan laba bersih yang dinormalisasi melonjak signifikan hingga 63% mencapai Rp3,00 triliun.
“Pertumbuhan impresif ini didorong oleh sinergi pascamerger yang sukses menciptakan efisiensi operasional, optimalisasi jaringan, dan peningkatan kualitas layanan,” ujarnya.
Dari sisi operasional, XLSmart mengantongi pencapaian sinergi sebesar US$252 juta pada periode Q2 hingga Q4 2025, melampaui ekspektasi awal manajemen. Proses integrasi infrastruktur pun berjalan sangat progresif. Hingga akhir tahun 2025, sekitar 70% site jaringan telekomunikasi telah berhasil terintegrasi dan menjadi fondasi penting untuk memperkuat daya saing di industri telko tanah air.
Menatap ke depan, XLSmart berkomitmen untuk terus melanjutkan transformasi bisnis secara disiplin dan berkelanjutan.
Director & Chief Regulatory Officer XLSmart, Merza Fachys, mengatakan bahwa fokus utama perusahaan ke depan adalah memperkuat keandalan jaringan, meningkatkan efisiensi internal, serta menghadirkan solusi digital yang relevan bagi segmen retail maupun korporasi.
Untuk mendukung hal tersebut, XLSmart bersiap mengikuti lelang frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz yang digelar oleh Kementerian Komunikasi dan Digital. Langkah strategis ini diambil guna mendukung perluasan cakupan layanan 5G yang lebih merata di Indonesia.
“Percepatan proses lelang ini penting agar implementasi 5G bisa segera dinikmati masyarakat secara luas pada tahun ini,” ujar Merza.
Merza mengungkapkan, integrasi yang masif dari jaringan XL dan Smartfren sukses meningkatkan jumlah infrastruktur mereka menjadi 226.000 BTS. Kondisi ini memperluas cakupan layanan pelanggan hingga 37%, di tengah pertumbuhan trafik data yang tumbuh dua digit sepanjang 2025.
Dampaknya langsung dirasakan pasar; sekitar 83% pelanggan mengonfirmasi adanya peningkatan pengalaman layanan yang lebih baik. Saat ini, XLSmart menempatkan pengembangan teknologi generasi kelima sebagai salah satu strategi pilar mereka dan mengklaim telah menjadi operator dengan cakupan layanan 5G terbesar di Indonesia.
“Kami telah selesai membangun di 43 kota di Indonesia yang seluruh kota ini full covered oleh layanan 5G kami. Kami bahkan memiliki spektrum khusus yang dididedikasikan penuh untuk layanan 5G tanpa berbagi dengan jaringan 4G. Hal ini menjadi pembeda utama kami dibandingkan operator lain di Indonesia,” pungkas Merza.
STEVY WIDIA
















Discussion about this post