youngster.id - Cara orang mengakses internet kini semakin beragam. Dalam hitungan menit, seseorang bisa berpindah dari media sosial ke aplikasi belanja, menonton video, lalu membuka layanan digital lain. Perilaku yang serba lintas platform ini membuat perusahaan sulit memahami siapa konsumennya dan bagaimana menyampaikan pesan yang benar-benar relevan.
Situasi ini telah mengubah industri periklanan. Jika sebelumnya keberhasilan iklan banyak ditentukan oleh jumlah tayangan, kini yang menjadi fokus adalah kemampuan memahami karakter audiens secara lebih mendalam melalui pemanfaatan data dan teknologi.
Tren inilah yang mendorong semakin banyak perusahaan mengembangkan solusi berbasis audience intelligence, yakni pendekatan yang membantu brand mengenali perilaku pengguna sehingga kampanye pemasaran dapat disusun secara lebih tepat sasaran.
Melihat kebutuhan tersebut, Telkomsel Enterprise melalui TADEX memperkenalkan Telkomsel AdTech Solution (TAS), sebuah solusi yang dirancang untuk membantu advertiser memahami audiens sekaligus mengoptimalkan campaign secara lebih terukur.
Vice President Digital Advertising, Wholesale, and Interconnect Telkomsel, Arief Pradetya, mengatakan kebutuhan industri kini bergerak menuju strategi pemasaran yang lebih berkelanjutan dengan mengandalkan teknologi dan insight sebagai dasar pengambilan keputusan.
“Melalui solusi ini, kami ingin membantu pelaku industri beradaptasi dengan perubahan perilaku pelanggan sekaligus meningkatkan efektivitas bisnis secara lebih konsisten,” ucapnya dikutip Rabu (1/7/2026).
Arief menjelaskan, melalui solusi tersebut, advertiser dapat memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai karakter audiens sehingga kampanye yang dijalankan memiliki peluang lebih besar menjangkau pengguna yang tepat. Sementara itu, publisher juga mendapatkan kesempatan meningkatkan nilai inventori iklan dan memperluas potensi monetisasi.
Selain meningkatkan akurasi penargetan, proses aktivasi campaign juga dibuat lebih sederhana melalui ekosistem TADEX yang terintegrasi. Pendekatan ini diharapkan dapat memangkas proses kerja sekaligus membantu pelaku industri menjalankan strategi pemasaran digital secara lebih efisien.
Di sisi lain, isu privasi data tetap menjadi perhatian utama. Pengelolaan data dilakukan dengan mengedepankan aspek keamanan, perlindungan privasi, dan tata kelola yang bertanggung jawab agar ekosistem periklanan digital dapat berkembang secara lebih tepercaya.
“Ke depan, kami melihat kebutuhan industri semakin berkembang ke arah strategi yang lebih berkelanjutan, di mana pemanfaatan teknologi dan insight menjadi kunci dalam menghasilkan campaign yang relevan dan berdampak,” pungkasnya.
Memasuki tahun kelima perjalanannya, TADEX juga memperkuat posisinya sebagai platform iklan programmatic lokal yang tidak hanya menyediakan teknologi, tetapi juga mendukung pelaku industri memperoleh hasil kampanye yang lebih optimal melalui pemanfaatan audience intelligence dan kolaborasi lintas industri.
Perkembangan ini menunjukkan bahwa masa depan digital advertising tidak lagi sekadar berbicara mengenai memasang iklan di sebanyak mungkin platform. Yang semakin dibutuhkan adalah kemampuan membaca perilaku pengguna secara menyeluruh agar setiap kampanye mampu menghadirkan pengalaman yang lebih relevan, efektif, sekaligus memberikan nilai tambah bagi bisnis maupun konsumen.
STEVY WIDIA
















Discussion about this post