Rabu, 20 Mei 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home News

Perbankan Wajib Penuhi Rasio Penyaluran Kredit Bagi UMKM

24 Maret 2017
in News
Reading Time: 1 min read
Perbankan Wajib Penuhi Rasio Penyaluran Kredit Bagi UMKM

Bank Indonesia dorong perbankan untuk kredit UMKM. (Foto: Ilustrasi/Youngsters.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Bank Indonesia meminta perusahaan perbankan dapat memenuhi kewajiban rasio penyaluran kredit Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) minimal 15 % dari total kredit pada tahun ini. Dorongan kepada perbankan untuk meningkatkan porsi kredit ke UMKM karena masih rendahnya tingkat akses keuangan ke pelaku UMKM.

Direktur Departemen Pengembangan UMKM BI Yunita Resmi Sari mengatakan, hingga Maret 2017 memang masih banyak perusahaan perbankan yang belum mencapai rasio kredit UMKM sebesar 15 %. Namun, jika secara industri perbankan, rasio kredit UMKM sudah mencapai 19,2 % dari total portofolio kredit, per akhir Maret 2017.

“Kami memang harus dorong terus. Sanksi atau tambahan disiinsentif bisa saja dipertimbangkan,” kata Yunita yang dilansir Antara Kamis (23/3/2017) di Lombok.

Menurut dia dari data BI pada awal Maret 2017, masih ada 21 bank yang belum mampu menyalurkan kredit UMKM sebesar 15 % dari total portofolionya. Adapun pada 2016, ketika kewajiban minimum rasio kredit UMKM masih sebesar 10 %, beberapa bank juga tidak dapat memenuhi syarat tersebut. Alhasil perbankan tersebut terkena disinenstif pengurangan jasa giro.

Perbankan yang tidak dapat memenuhi syarat minimal kredit UMKM juga tidak berhak mendapat insentif pelonggaran batas atas rasio pinjaman terhadap pendanaan (Loan to Funding Ratio/LFR) yang menjadi 94 % dari 92 %.

Yunita mengatakan bank yang masih sulit untuk memenuhi syarat minimum kredit UMKM, salah satunya berstatus Kantor Cabang Bank Asing (KCBA). Padahal beberapa kelonggaran sudah diberikan, seperti dimasukkanya kredit ekspor non migas menjadi kategori UMKM.

“KCBA juga dapat memanfaatkan linkage untuk memenuhi porsi kredit UMKM,” ujar dia.

Kewajiban pemenuhan porsi kredit UMKM sudah dijalankan BI sejak 2015 secara bertahap. Pada 2015, perbankan harus memenuhi porsi kredit UMKM sebesar 5 % dari total portofolio kreditnya, kemudian meningkat menjadi 10 % di 2016, 15 % di tahun ini, dan 20 % di 2018.

FAHRUL ANWAR

Tags: Bank IndonesiaKreditkredit perbankanUsaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM)
Previous Post

Grab Indonesia Bermitra Dengan Koperasi

Next Post

Bekraf Gelar Coding Mom Bagi Buruh Migran

Related Posts

Ekonomi Digital Indonesia
Digital Business

Kontribusi UMKM Diproyeksikan Capai 58% Pasar E-Commerce Asia Tenggara pada 2029

18 Mei 2026
0
Amartha Asia Grassroots Forum 2026
Startup & Entrepreneurship

Indeks Inklusi Capai 80%, Amartha Dorong Penguatan “Financial Health” UMKM Akar Rumput

11 Mei 2026
0
Solusi Flip
Startup & Entrepreneurship

Solusi Flip: Berawal dari Masalah Riil, Kini Layani 16 Juta Pengguna di Ekosistem Digital

5 Mei 2026
0
Load More
Next Post
Bekraf Gelar Coding Mom Bagi Buruh Migran

Bekraf Gelar Coding Mom Bagi Buruh Migran

Coding Mum Memajukan Taraf Hidup Buruh Migran

Coding Mum Memajukan Taraf Hidup Buruh Migran

Aplikasi Paprika Mudahkan Reward Point Di Resto

Aplikasi Paprika Mudahkan Reward Point Di Resto

Discussion about this post

Recent Updates

Agen Moladin Finance Indonesia

Perluas Akses Pembiayaan UMKM, Agen Moladin Finance Tembus 7.000 Mitra

19 Mei 2026
Kredit Berkelanjutan Bank Raya

Terapkan Prinsip ESG, Kredit Berkelanjutan Bank Raya Tembus Rp3,6 Triliun

19 Mei 2026
East Ventures Sustainability Report 2026

East Ventures Rilis Sustainability Report 2026, Targetkan Emisi Nol Bersih Tahun 2030

19 Mei 2026
Pendanaan Startup Asia Tenggara 2026

Investasi Startup Asia Tenggara Naik 9%, Tracxn Catat Total Pendanaan Tembus US$303 Miliar

19 Mei 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Agen Moladin Finance Indonesia

Perluas Akses Pembiayaan UMKM, Agen Moladin Finance Tembus 7.000 Mitra

19 Mei 2026
Kredit Berkelanjutan Bank Raya

Terapkan Prinsip ESG, Kredit Berkelanjutan Bank Raya Tembus Rp3,6 Triliun

19 Mei 2026
East Ventures Sustainability Report 2026

East Ventures Rilis Sustainability Report 2026, Targetkan Emisi Nol Bersih Tahun 2030

19 Mei 2026
Pendanaan Startup Asia Tenggara 2026

Investasi Startup Asia Tenggara Naik 9%, Tracxn Catat Total Pendanaan Tembus US$303 Miliar

19 Mei 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version