Selasa, 7 Juli 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home News

Pertumbuhan Bisnis UKM di Lazada 300 %

4 Maret 2016
in News
Reading Time: 1 min read
Pertumbuhan Bisnis UKM di Lazada 300 %
0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Industri e-commerce Lazada mencatat pertumbuhan pebisnis UKM (Usaha Kecil Menengah) mencapai 300% sejak lima tahun lalu. Potensi bisnis e-commerce yang maju pesat ini menumbuhkan kegiatan ekonomi di Indonesia bagian timur.

“Jaringan bisnis pasar e-Commerce Lazada tersebar di 6 cabang negara di Asia Tenggara, termasuk Indonesia, Thailand, Singapura, Malaysia, Vietnam, dan Filipina.  Sejak Maret 2012, Lazada bermitra dengan 11.000 penjual dari 2 juta aneka produk. Kini kontribusinya sudah sebesar 79% selama tahun 2015,” ungkap Florian Holm, Co-CMO Lazada Group dalam roadshow bertajuk ‘Jelazada’ di Surabaya, Selasa (1/3/2016) yang dilansir Metro.

Florian menambahkan, pesatnya era teknologi informasi digital memudahkan pelaku UKM mengenal industri jual beli online. Pada 2016 ini, Lazada menunjukkan pencapaian bisnis menjadi situs belanja nomor 1 di Indonesia dengan 5 juta kunjungan situs per harinya.

Menurutnya, aksesibilitas teknologi yang meluas dan tingginya penetrasi internet, warehouse (gudang) terbesar untuk pengaturan aktivitas e-Commerce di Indonesia bagian timur dipusatkan di Surabaya. Untuk itu mereka membangunpusat gudang dan hub distribusi di Surabaya, seluas 6.200 meter persegi, menjaring produk para pelaku UKM melalui platform marketplace di era digital.

“Selain 22 pusat distribusi dan jaringan operasi yang mencakup 80 persen wilayah Indonesia. Ada kategori produk yang mendukung di antaranya, gadget mendominasi, fashion dan kecantikan,” tambahnya.

Disebutkan Florian, transaksi belanja online di Lazada lebih memilih melakukan pembayaran melalui kartu kredit  sekitar 41 persen lebih. Sementara 31 persen memiiih transfer dan 28 persen memilih mekanisme cash-on-delivery (COD).

 

STEVY WIDIA

Tags: belanja onlineIndonesia TimurLazadaUKM
Previous Post

Irena Adriana : Bisnis Kuliner Kreatif Ala British

Next Post

Olimpiade Online Nasional Memperebutkan Piala Hasri Ainun Habibie

Related Posts

Transaksi E-Commerce Indonesia 2026
Digital Business

Belanja Online Makin Agresif, Transaksi E-Commerce Indonesia Naik 18% di Awal 2026

25 Juni 2026
0
LazMall
Digital Business

Konsumen Makin Selektif, Penjualan Produk Asli di LazMall Naik 5 Kali Lipat

15 Juni 2026
0
LazMall
Digital Business

Konsumen Indonesia Makin Selektif, Belanja Dianggap Investasi Jangka Panjang

4 Juni 2026
0
Load More
Next Post
Olimpiade Online Nasional Memperebutkan Piala Hasri Ainun Habibie

Olimpiade Online Nasional Memperebutkan Piala Hasri Ainun Habibie

Telkom Kampanyekan Creative Digitalpreneur di Kalangan Anak Muda

Telkom Kampanyekan Creative Digitalpreneur di Kalangan Anak Muda

Dengan Sofa Berrybeanbag, Mahasiswa UMY Masuk Finalis WMM 2015

Dengan Sofa Berrybeanbag, Mahasiswa UMY Masuk Finalis WMM 2015

Discussion about this post

Recent Updates

industri medtech Asia Pasifik

Bain & Company: Permintaan Alat Kesehatan Asia-Pasifik Diproyeksi Tembus US$132 Miliar pada 2030

7 Juli 2026
EasyCash MOJANG Chatpindar

Atasi Kesenjangan Literasi Keuangan Digital, Easycash Luncurkan MOJANG dan ChatPindar

7 Juli 2026
regulasi transportasi online

Patuhi Regulasi Baru, inDrive Resmi Terapkan Komisi 8% untuk Layanan Roda Dua

7 Juli 2026
Shopee x Meta

Shopee dan Meta Luncurkan Program Afiliasi Langsung di Instagram Reels dan Feed

6 Juli 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
industri medtech Asia Pasifik

Bain & Company: Permintaan Alat Kesehatan Asia-Pasifik Diproyeksi Tembus US$132 Miliar pada 2030

7 Juli 2026
EasyCash MOJANG Chatpindar

Atasi Kesenjangan Literasi Keuangan Digital, Easycash Luncurkan MOJANG dan ChatPindar

7 Juli 2026
regulasi transportasi online

Patuhi Regulasi Baru, inDrive Resmi Terapkan Komisi 8% untuk Layanan Roda Dua

7 Juli 2026
Shopee x Meta

Shopee dan Meta Luncurkan Program Afiliasi Langsung di Instagram Reels dan Feed

6 Juli 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version