Sabtu, 4 Juli 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home News

Strategi Marketing Digital : Jadikan Pelanggan Penasehat Brand Terbaik

9 Oktober 2019
in News
Reading Time: 2 mins read
Strategi Marketing Digital : Jadikan Pelanggan Penasehat Brand Terbaik

(ki-ka) Erick Wicaksono VP Marketing Bukalapak, Dimas Novriandi VP Digital Banking PR, Social, Content Lead Bank BTPN dan Bayu Ramadhan VP Brand & Marketing Moka. (Foto: istimewa/youngster.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Dalam membangun sebuah brand, tentunya para pegiat pemasaran memerlukan strategi utama untuk menarik perhatian pelanggan potensial yang sesuai dengan target perusahaan. Baik perusahaan besar maupun para perintis, berbagai strategi marketing gencar dilakukan untuk dapat membangun citra serta mengenalkan produk yang dimiliki.

Ini yang dibahas dalam diskusi panel bertema: Technology era: How Digital & Word of Mouth Work Together? pada acara konferensi regional Tech in Asia 2019 di JCC Senayan. Salah satunya adalah dengan mengandalkan pemasaran digital yang dapat diakses dengan mudah melalui berbagai channel seperti sosial media dan website. Di sisi lain, strategi atas ‘omongan orang’ atau rekomendasi dari orang sekitar turut diperhitungkan keberhasilannya dalam menarik lebih banyak lagi pelanggan.

Menurut data Nielsen, 92% orang mempercayakan rekomendasi yang datang dari teman atau keluarga dibandingkan dari produk dan layanan yang ditampilkan melalui iklan. Bahkan penelitian akademis pun menyatakan bahwa strategi Word of Mouth (WoM) mampu secara efektif mengkonversi target potensi pelanggan menjadi pelanggan sungguhan. Disinyalir 10% peningkatan Word of Mouth (WoM) baik secara luring maupun daring, mampu menghasilkan peningkatan penjualan sebanyak 0,2 – 1,5%.

Bayu Ramadhan, VP Brand & Marketing Moka, startup penyedia layanan point of sales untuk bisnis menyatakan bahwa strategi Word of Mouth (WoM) membantu tim dalam mempercepat waktu yang diperlukan bagi pelanggan dalam mengambil keputusan.

“Dalam market B2B (business to business), periode untuk mengambil keputusan biasanya akan lebih lama dibandingkan dengan market B2C. Di sini peran strategi Word of Mouth (WoM) dalam memotong periode waktu karena unsur trust dapat mendorong lebih cepat,” kata Bayu dalam keterangannya, Rabu (9/10/2019).

Lebih jelas lagi, Bayu menjelaskan timnya seringkali mengaplikasikan strategi ZMOT – Zero Moment of Truth berbentuk testimoni ke berbagai channel-nya termasuk media sosial. “Kami berkolaborasi dengan merchant kami yang terpercaya dan menjadi inspirasi bagi para pebisnis lainnya untuk dijadikan contoh dan panutan,” lengkapnya.

Kini, dengan berkembangnya teknologi dan cepatnya akses digital, strategi Word of Mouth (WoM) dapat lebih dimanfaatkan lagi melalui saluran daring dan turut dikombinasikan dengan pemasaran digital. Menurut Erick Wicaksono, VP Marketing Bukalapak, channel digital memiliki peran penting untuk menyebarluaskan Word of Mouth (WoM) lebih efektif. “Word of Mouth atau sistem rekomendasi ini akan lebih berdampak luas dan besar dengan bantuan digital. Orang-orang akan lebih mudah mengaksesnya,” jelas Erick.

Hal yang sama diungkapkan oleh Dimas Novriandi VP Digital Banking PR, Social, & Content Lead Bank BTPN (Jenius) yang membagi strategi Word of Mouth (WoM) menjadi dua bentuk, yaitu inspirational dan intentional. Pembeda di antara keduanya adalah inspirational merupakan gabungan dari kisah-kisah organik dari para pengguna Jenius, sedangkan intentional menggunakan pesan utama yang menggambarkan nilai Jenius dengan menggunakan peran influencer yang mereka sebut co-creators.

Ketiga pembicara setuju bahwa kehadiran Word of Mouth (WoM) dapat diartikan sebagai strategi yang mempercepat penyebaran manfaat produk dan jasa. Tidak hanya ‘rekomendasi’ yang bersifat konvensional, mengkombinasikan Word of Mouth (WoM) dengan channel digital pun dapat secara efektif menjadikan pengguna sebagai brand advisor atau pihak yang merekomendasikan produk dan jasa tersebut.

STEVY WIDIA

Tags: BTPNBukalapakMokapemasaran digital
Previous Post

OPPO Reno2 Series Optimalkan Generasi Kreatif

Next Post

200 Penulis Dari 2 Benua Ramaikan ISCLO dan SCBTII di FEB Telkom University

Related Posts

Bukalapak
Features

Anomali Bukalapak: Dari Rekor IPO Terbesar BEI, Jatuh hingga Tiba-Tiba Cetak Laba

8 Juni 2026
0
startup Indonesia bakar uang
Features

Akhirnya Untung: Perjalanan Panjang Startup Indonesia Meninggalkan Era “Bakar Uang”

1 Juni 2026
0
Bank SMBC Indonesia
Industry

Bank SMBC Indonesia Lepas Portofolio Kredit Pensiunan Rp19,93 Triliun ke BTN

25 Mei 2026
0
Load More
Next Post
200 Penulis Dari 2 Benua Ramaikan ISCLO dan SCBTII di FEB Telkom University

200 Penulis Dari 2 Benua Ramaikan ISCLO dan SCBTII di FEB Telkom University

Panasonic PYFM 2019: Berburu Talenta Sineas Muda dan Kreator Konten

Panasonic PYFM 2019: Berburu Talenta Sineas Muda dan Kreator Konten

OYO Tertarik Kelola Bisnis Kost di Indonesia

OYO Tertarik Kelola Bisnis Kost di Indonesia

Discussion about this post

Recent Updates

BTSE Indonesia

Gandeng Mitra Lokal, BTSE Group Luncurkan Platform Kripto Teregulasi OJK di Indonesia

4 Juli 2026
Meta Pocket

Tanpa Perlu Coding, Meta Luncurkan ‘Pocket’ untuk Bikin Mini-Game Berbasis AI

3 Juli 2026
Pendanaan Startup Asia Tenggara 2026

Investasi Sektor Teknologi Asia Tenggara Tembus US$7,4 Miliar di Semester I-2026

3 Juli 2026
Aplikasi Mobile OCTO CIMB Niaga

Aplikasi OCTO Siap Luncurkan Asuransi Sun Life, Tinggalkan Konsep Super App

3 Juli 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
BTSE Indonesia

Gandeng Mitra Lokal, BTSE Group Luncurkan Platform Kripto Teregulasi OJK di Indonesia

4 Juli 2026
Meta Pocket

Tanpa Perlu Coding, Meta Luncurkan ‘Pocket’ untuk Bikin Mini-Game Berbasis AI

3 Juli 2026
Pendanaan Startup Asia Tenggara 2026

Investasi Sektor Teknologi Asia Tenggara Tembus US$7,4 Miliar di Semester I-2026

3 Juli 2026
Aplikasi Mobile OCTO CIMB Niaga

Aplikasi OCTO Siap Luncurkan Asuransi Sun Life, Tinggalkan Konsep Super App

3 Juli 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version