Minggu, 28 Juni 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home News

WeChat Perkuat Aplikasi Video Pendek

26 Januari 2021
in News
Reading Time: 1 min read
BCA Buka Akses Untuk Alipay & WeChat Pay Bertransaksi di Indonesia

Aplikasi dompet digital WeChat Pay. (Foto: istimewa)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Pengembang WeChat pun memperkuat aplikasi video pendek. Pendiri WeChat Allen Zhang mengatakan, masa depan layanan aplikasinya ada pada video pendek.

“Ekspresi video akan menjadi tema utama dalam 10 tahun pembuatan konten ke depan,” kata Zhang dikutip dari South China Morning Post baru-baru ini.

Berdasarkan laporan China Netcasting Services Association, jumlah pengguna layanan video pendek di Tiongkok mencapai 818 juta per Juni 2020. TikTok versi Tiongkok, Douyin dan Kuaishou yang didukung oleh Tencent mendominasi pasar. Douyin memiliki 600 juta pengguna aktif harian atau daily Active user (DAU), sementara Kuaishou 305 juta.

WeChat sudah meluncurkan fitur video pendek di aplikasi bernama Channels. Namun, fitur yang diluncurkan pada tahun lalu itu baru tahap uji beta.

Perusahaan terus mengembangkan fitur tersebut dan bersaing ketat dengan TikTok. Zhang berfokus memperkuat layanan video pendek, karena potensinya sangat besar. Selama lima tahun terakhir, jumlah kiriman video harian di aplikasi WeChat meningkat 33 kali lipat. Sedangkan jumlah unggahan video di fitur Channels naik sepuluh kali lipat.

Selain video pendek, WeChat bakal menyasar pasar siaran langsung. “Di masa depan, live streaming akan menjadi cara orang mengekspresikan diri,” ujar Zhang.

Saat ini, WeChat belum memiliki layanan tersebut. Namun Zhang menyampaikan bahwa fitur ini akan hadir dalam pembaruan aplikasi berikutnya. Riset Media Research menunjukkan, fitur live streaming bisa mendorong transaksi hingga 433 miliar yuan atau sekitar Rp 885 triliun pada 2019. Tahun lalu, pendapatan e-commerce dari fitur ini mencapai 961 miliar yuan atau Rp 1.973 triliun, terutama didukung pandemi corona.

WeChat memperkuat lini bisnis dan menyasar pasar potensial baru di saat TikTok merambah fintech pembayaran lewat Douyin Pay. Layanan baru TikTok ini akan bersaing dengan WeChat Pay. Berdasarkan riset Analysys, WeChat Pay menguasai 39% pangsa pasar dan Alipay 54%.

 

STEVY WIDIA

Tags: channelslayanan video pendekTikTokWeChat
Previous Post

AnyMind Group mengakuisisi Perusahaan Lintas Batas di Jepang

Next Post

M. Deni Firdaus : Permudah Masyarakat Mencari dan Berdonor Darah

Related Posts

anak
Technology

Jutaan Akun Anak Dinonaktifkan, Platform Digital Mulai Perketat Perlindungan Pengguna Muda

27 Juni 2026
0
Industri Musik Digital
Industry

Industri Musik Digital Tumbuh, Mastercard Gelar Program Artist Accelerator SEA

25 Mei 2026
0
ByteDance
Digital Business

Laba ByteDance Anjlok 70% Akibat Investasi Besar-Besaran di Sektor Kecerdasan Buatan

22 April 2026
0
Load More
Next Post
M. Deni Firdaus : Permudah Masyarakat Mencari dan Berdonor Darah

M. Deni Firdaus : Permudah Masyarakat Mencari dan Berdonor Darah

OVO invest

Ovo dan Bareksa Ajak Milenial Untuk Berinvestasi di Reksadana Dengan Mudah

SnackVideo Hadirkan Program Baru Bersama Rey Mbayang dan Dinda Hauw

SnackVideo Hadirkan Program Baru Bersama Rey Mbayang dan Dinda Hauw

Discussion about this post

Recent Updates

anak

Jutaan Akun Anak Dinonaktifkan, Platform Digital Mulai Perketat Perlindungan Pengguna Muda

27 Juni 2026
Perempuan Kini Jadi Motor Ekonomi Restoratif Indonesia

Perempuan Kini Jadi Motor Ekonomi Restoratif Indonesia

27 Juni 2026
Coursera - Micro-credentials

Coursera: 99% Perusahaan Indonesia Rekrut Lulusan Pemilik Micro-credentials

27 Juni 2026
Amar Bank JAFF Market 2026

Dongkrak Inklusi Keuangan Kreatif, Amar Bank dan JAFF Market 2026 Gandeng BPI Perkuat Ekosistem Film

27 Juni 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
anak

Jutaan Akun Anak Dinonaktifkan, Platform Digital Mulai Perketat Perlindungan Pengguna Muda

27 Juni 2026
Perempuan Kini Jadi Motor Ekonomi Restoratif Indonesia

Perempuan Kini Jadi Motor Ekonomi Restoratif Indonesia

27 Juni 2026
Coursera - Micro-credentials

Coursera: 99% Perusahaan Indonesia Rekrut Lulusan Pemilik Micro-credentials

27 Juni 2026
Amar Bank JAFF Market 2026

Dongkrak Inklusi Keuangan Kreatif, Amar Bank dan JAFF Market 2026 Gandeng BPI Perkuat Ekosistem Film

27 Juni 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version